
Ke-esokan pagi saat Ice bangun, Willy sudah gak ada di apartemen.
Ice merasa sedih banget mengira kalo Willy sudah terbang pulang ke Indonesia.
Saat sudah rapi dan ingin ke kampus, tak sengaja ice melihat ada selembar kertas memo berisikan pesan agar dirinya tidak usah kuliah dulu sampai alerginya sembuh benar.
"Ce kalo sudah bangun gak usah pergi ke kampus dulu, sampai kamu sembuh lagi."
Ice tersenyum kecut membacanya, dia mengira jika Willy sudah perjalanan pulang ke Indonesia.
Dibawah memo itu ternyata masih ada memo lain lagi yang isinya...
"Ice jangan lupa makan, tadi gue sudah masak nasi goreng."
Ucap Willy mengingatkan Ice agar tidak lupa makan.
Ice membuka tutup nasi nya dan benar saja ada nasi goreng special disana.
Rasa hati tak ingin makan, tapi nasi goreng buatan Willy sungguh menggoda membuat Ice akhirnya ingin memakan habis semuanya.
Saat Ice sedang menyuapkan sesendok nasi goreng ke mulutnya, tiba tiba terdengar bel pintu berbunyi menandakan ada tamu di depan pintu.
Ice buru buru keluar kamar menuju pintu dan lebih dulu melihat ke layar yang mempelihatkan rekaman CCTV untuk melihat siapa orangnya yang datang ke apartemennya.
Dilihatnya Willy sedang berdiri di depan pintu dengan tangan yang penuh dengan barang bawaan entah apa yang dibawanya.
Ice buru buru membukakan pintu untuk Willy dan segera membantu membawakan sebagian bawaan Willy itu masuk ke dalam.
"Ice kira Om sudah terbang pulang ke Indonesia."
Kata Ice sambil meletakkan barang bawaannya ke atas meja.
"Gak mungkinlah gue ninggalin kamu yang sedang gak sehat, setelah kamu sembuh baru gue berangkat."
Ucap Willy sambil meletakkan semua barang bawaannya.
"Ini untuk apa Om beli barang barang beginian sebanyak ini?"
Dilihatnya tas, dompet, sepatu bahkan perangkat kecantikan semuanya branded terkenal, yang di bawa Willy tadi semuanya adalah product yang di sukai wanita tentu saja menimbulkan banyak tanda tanya di pikiran Ice.
"Ini semua pesanan Mommy, repot memang tapi mau gimana lagi, kalo gak di turutin pasti nanti bakal panjang ceramahnya."
Ucap Willy menjelaskan tentang barang barang yang di belinya.
__ADS_1
"Wah ternyata Om anak Mommy ya, ulu ulu manisnya."
Goda Ice sambil mencubit pipi Willy.
Willy yang mendapat cubitan dipipinya cuma bengong dengan tingkah absurt Ice, dia gak menyangka jika akan mendapatkan perlakuan yang menggemaskan dari Ice.
"Ce gimana alerginya masih gatel gak?"
Tanya Willy berusaha mengalihkan perasaan aneh yang tiba-tiba muncul saat Ice mencubit pipinya tadi dan berusaha untuk tak terlalu memikirkannya.
"Masih Om masih gatel, juga nafas Ice juga masih sesak ini."
Sahut Ice sambil membantu mengemas semua barang yang di beli oleh Willy tadi.
"Ini barang mau masuk bagasi , atau dipaketkan Om?
Tanya Ice yang masih sibuk mengemasnya menjadi satu kotak dan sesekali menggaruk kulitnya yang gatal.
"Masih gatal banget kah Ce?"
Tanya Willy yang memperhatikan Ice berkali-kali masih menggaruk kulitnya yang gatal karena alergi.
"Iya Om gatal kayak ada banyak semutnya."
"Jangan digaruk terus Ce, nanti luka lecet semua kulit kamu, tadi sudah minum obatnya belum?"
Kata Willy yang prihatin melihat Ice yang berulang kali menggaruk kulitnya yang mulai memerah di beberapa bagian.
" Om pulang tadi Ice sedang makan jadi belum minum obat, kalo sudah minum obat pasti saat ini Ice sudah pingsan Om."
Sahut Ice lagi menjawab pertanyaan Willy dan masih juga bisa bergurau.
"Ada ada aja kamu Ce, pake pingsan segala."
Kata Willy sambil tersenyum geli.
"Udah selesai nih Om, udah ah Ice minum obat dulu, sudah gak tahan gatel banget."
Ice buru buru meminum obat alergi-nya, dan tak lama kemudian mulai tertidur karena efek samping dari obatnya.
Saat Ice sudah tertidur, Willy lalu menelphone Dokter yang memeriksa Ice kemarin dan menanyakan apakah alergi Ice masih lama untuk sembuhnya.
"Hello Doctor, Well wants to ask, when do you think the allergy will health?"
__ADS_1
"Hallo Dokter saya ingin menanyakan, kapan kira kira alerginya akan sembuh?"
Tanya Willy pada Dokter yang memeriksa Ice kemarin.
"Sir must be patient, the allergic reaction can continue for two or three days, the medicine I have prescribed can at least reduce the reaction from the allergy."
"Tuan harus bersabar, reaksi alerginya bisa berlanjut selama dua atau tiga hari, obat yang saya resepkan setidaknya dapat mengurangi reaksi dari alerginya."
Ucap Dokter dari seberang telepon.
"That means it's not treating it, it's just reducing the allergic reaction, huh."
"Bearti bukan mengobati, hanya mengurangi reaksi alerginya ya."
Ucap Willy yang terdengar agak kecewa dengan jawaban si Dokter.
"That's right sir, because an allergy is not a disease, it's just the body's reaction to the food or drink consumed by a person."
"Benar Tuan, karena alergi bukanlah penyakit, itu hanya reaksi tubuh terhadap makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh seseorang."
Jawab Dokter yang berusaha memberikan pengertian kepada Willy dari seberang telepon.
"Ok, thank you very much Doctor, Have a good your activity"
"Ok, terima kasih banyak Dokter, selamat kembali beraktivitas."
Willy lalu mengakhiri teleponnya.
"Bagaimana caranya agar Ice bisa segera sembuh dari reaksi alerginya? ayo Will pikirkan sesuatu."
Ucap Willy pada dirinya sendiri sambil duduk menghadap ke danau menikmati pemandangan Lake Zurich yang ramai oleh angsa putih yang cantik dengan menghisap sebatang rokok di bibirnya.
"Mungkin Mommy bisa memberi solusi, apa aku harus telepon Mommy ya? tapi pasti akan banyak pertanyaan dari Mommy, tapi apa boleh buat di coba aja dulu, gue gak tega lihat Ice yang selalu menggaruk kulitnya."
Willy lalu melakukan panggilan telepon ke Mommy-nya demi Ice.
"Hallo anak nakal kenapa tidak pernah telepon Mommy, kenapa baru sekarang?"
Sebelum Willy mengatakan hallo, Mommy-nya sudah lebih dulu memberondongnya dengan banyak ceramahnya dan pasti memarahimya.
"Mom... bagaimana Willy mau berkata-kata kalo Mommy gak stop stop ceramahnya, Willy terlalu sibuk Mom oh iya Mom Willy mau tanya sesuatu"
*Alhamdulillah akhirnya hari ini outhor selesai juga update-nya walaupun gak bisa up tepat waktu karena outhor ketiduran semalam dan akhirnya baru bisa up pagi ini ya gaes, do'a kan semoga outhor tetap sehat dan bisa rutin up setiap harinya ya gaes. Ikuti terus ceritaku dan jangan lupa untuk tetap dukung author dengan vote like koment dan rate 😘👍*
__ADS_1
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍