
"Aku akan menanggungnya sendiri, kau pergilah dengan yang lainnya"
jawab Rico Rich tetap dengan ekspresi tenangnya, seolah semua tidak ada arti baginya.
"Jangan gila kamu Rico!!..., kau baca sendiri mereka berhasil menggiring opini publiks kalo aplikasi trading yang kita pasarkan adalah judi ilegal dan tidak memiliki izin"
"Kita bisa pergi bersama meninggalkan negara ini"
kata Steve berusaha merayu Rico agar mau pergi bersamanya.
"Kau belum mengenal keluarga Sanjaya dan keluarga Atmadja bila telah bertindak, mereka tidak akan membiarkan aku lolos"
"Jadi kau pergilah selagi bisa, aku akan selalu mengingatmu sebagai sahabat terbaikku"
kata Rico sambil menepuk bahu Steve.
Steve memeluk sahabatnya sebelum akhirnya dengan berat hati harus pergi meninggalkan sang sahabat, bagaimanapun dia harus tetap bisa menyelamatkan dirinya selagi masih sempat.
Tinggallah Rico seorang diri, dengan tetap berusaha tegar dan gentle dia menunggu mereka yang akan membawanya ke bui.
__ADS_1
Andai ada obat untuk penyesalan dan andai saja menyesal itu tidak belakangan sungguh dia ingin mengulang semuanya dan menghapus kisah buruk ini dari cerita hidupnya.
Andai dia tidak dibutakan oleh cintanya pada Meirita gadis yang beberapa bulan lalu pernah mengusik bisnis dan rumah tangga Sanjaya dan Rani.
Ya Meirita adalah kekasih Rico yang akhirnya menjadi gila karena tidak tahan menghadapi tekanan secara psikis saat keluarganya harus bangkrut dan berakhir di dalam bui.
Itu juga yang menjadi penyebab Rico gelap mata dan merencanakan balas dendam kepada Sanjaya tanpa mencari tahu lebih dulu penyebab semua yang dialami oleh Meirita dan keluarganya.
Siang itu beberapa petugas kepolisian berhasil membawa Rico tanpa perlawanan, walaupun tidak berhasil menemukan beberapa orang yang ikut terdaftar bekerjasama dengan Rico.
Rico digiring ke kantor polisi dengan tenang dan tetap menampilkan senyumnya seolah semuanya bukan beban atau sesuatu yang menakutkan.
"Aku tidak khawatir dengan semua harta yang disita, aku bisa mendapatkannya kembali semuanya dengan mudah nantinya"
kata hati Rico sambil tetap tersenyum .
"Aku hanya khawatir mereka menjeratku dengan pasal pembunuhan berencana"
batin Rico.
__ADS_1
Sementara di RS XX
Willy sedang menandatangi surat pernyataan untuk tindakan operasi lanjutan bagi Rani.
"Maaf Tuan, kita harus menyegerakan operasi untuk mengeluarkan janin Ny. Sanjaya sekarang juga, karena ini akan sangat berbahaya bagi kandungan Nyonya bila terlalu lama ditunda"
kata Dokter kepala berusaha menerangkan keadaan Rani kepada Willy.
Karena janin yang sudah tidak bernyawa dapat menyebabkan radang dan infeksi pada rahim Rani, maka Willy terpaksa mengambil keputusan untuk menyetujui operasi selanjutnya walaupun keadaan Rani masih keritis.
"Saya mengerti Dokter, baiklah saya akan menyetujui tindakan operasi untuk mengeluarkan janinnya, tolong usahakan yang terbaik"
Sementara keadaan Jay juga masih koma belum sadarkan diri, luka pada pasangan suami istri itu sangat parah, untung saja nyawanya masih tertolong.
Melihat keadaan kedua orang yang sangat disayanginya dan sama sama memiliki tempat yang sangat berarti dalam hidupnya membuat Willy kembali ingin meluapkan amarahnya.
*Selamat membaca para readers maaf outhor gak tepat janji untuk up setiap hari karena kesibukan outhor.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
__ADS_1
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍