Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong

Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong
*"Kecurigaan Jay"


__ADS_3

"Kenapa tidak mengabari istri saya, kenapa justru mengabari Willy???"


Tanya Jay yang tampak bingung dengan jawaban Dokter tadi.


"Karena keluarga yang bertanggung jawab atas perawatan tuan disini ditandatangani oleh tuan Willy, begitu tuan."


Jawab Dokter tersebut sehingga para Dokter yang lain menarik nafas lega setelah sempat menahan nafas seolah olah siap scott jantung.


Jay yang merasa janggal dengan jawaban Dokter itupun hanya diam memendam tanda tanya dipikirannya.


"Ya sudahlah, nanti aku bisa tanyakan semuanya pada Willy"


Batin Jay sambil berusaha menyamankan posisi tubuhnya yang mulai terasa linu semua.


"Dokter tolong tubuh saya terasa sakit sekali persendian terasa linu"


Keluh Jay mengatakan semua yang dirasakannya.


"Tidak apa apa tuan, itu wajar karena anda sebelumnya mengalami koma sehingga anda kekurangan cairan, walaupun sudah dibantu oleh cairan elektrolit melalui infus tapi itu tidak menjamin kebutuhan cairan tubuh anda benar benar terpenuhi"


Kata Dokter lain menerangkan salah satu penyebab rasa linu yang dirasakan pasien yang sadar pasca koma.


"Cobalah untuk mengkonsumsi makanan lunak juga minuman yang mengandung gula (manis) untuk mencukupi kebutuhan asupan kalori bagi tubuh anda tuan, itu cukup manjur untuk menghilangkan sara linu nyeri yang anda rasakan"


Kata Dokter lain lagi mencoba menerangkan.


Dikediaman utama keluarga Atmadja


Saat Willy sudah tertidur tiba tiba terdengar alunan lagu yang menjadi ringtone ponselnya.

__ADS_1


Setelang berulang kali berbunyi, akhirnya Willy pun terbangun karena suara bisingnya.


"emmm....tengah malam begini siapa yang menelphone? gak tau apa menggangu orang tidur aja"


Gerutu Willy sambil tangannya berusaha mencari handphone nya diatas nakas samping tempat tidurnya tetap dengan mata yang masih terpejem.


Setelah dirasakan tangannya mendapatkan handphonenya, Willy langsung mengklik ikon jawab menerima panggilan tanpa melihat lebih dulu siapa yang menelphone.


"Halo...ada apa? huammm....darimana ini em huammm... apa!!!!!"


Seketika itu juga matanya membuka dan lupa dengan kantuknya saat mendapat kabar dari layanan Rumah Sakit yang mengatakan lalo Om Jay-nya sudah sadar dari koma.


"Apa benar Om Jay sudah sadar? apa keadaannya baik baik saja setelah terbangun pasca komanya?"


Willy buru buru berganti pakaian sambil mendengarkan berita yang disampaikan oleh pihak layangan Rumah Sakit.


Buru buru Willy mengambil kunci kendarannya dan mulai mengendarainya menuju Rumah Sakit XX.


Setelah sampai di Rumah Sakit XX, Willy langsung menuju ke ruang perawatan Jay, Dia tak sabar ingin segera melihat keadaan Om Jay-nya.


Walau rasa cemburu terhadap Om Jay-nya karena telah menikahi Rani, tapi Jay tetaplah Om-nya yang sejak kecil selalu bersamanya.


Sejak kecil mereka memang selalu bersama karena usia mereka yang sebaya sehingga kadang mereka seperti kakak adik terkadang juga sebagai sahabat.


Readers pasti bertanya-tanya bagaiman usia Om dan keponakan bisa sama, itu karena Jay dan mommy-nya Willy satu ayah tapi berbeda Ibu.


Willy langsung masuk kedalam kamar tempat Jay dirawat, dilihatnya Om Jay-nya sedang tertidur.


Tapi karena Willy penasaran dengan informasi dari pihak Rumah Sakit yang mengatakan kalo Om Jay sudah sembuh, dia langsung menggoyang goyangkan tubuh Jay agar terbangun.

__ADS_1


",Om bangunlah Om kalo kau benar-benar sudah sadar dari koma mu"


kata Jay sambil menggoyang goyangkan tubuh Jay.


"emmm....berisik mengganggu orang tidur saja kau ini"


kata Jay malas, bukannya membuka matanya tapi dia malah merubah posisi tidurnya berbalik membelakangi Willy.


"His...bangunlah Om, masih kurang kah tidurmu selama ini sampai membuat semua khawatir dan membuat mommy selalu menangis"


Tegur Willy, yang merasa geram dengan tingkah Om Jay-nya yang absurd itu.


"Baiklah...katakan kenapa kau harus repot-repot datang kemari malam malam?"


Tanya Jay sambil memutar posisi tubuhnya menghadap ke Willy.


"Ya itu karena aku menghawatirkan kamu Om, dan aku adalah keluargamu yang bertanggung jawab atas perawatan dirimu disini"


Jawab Willy kesal dengan tingkah Om Jay-nya yang terkadang membuat orang kesal.


"Oh iya kemana Rani? istriku itu seharusnya yang pertama datang saat mendapat kabar kalau aku sudah sadar, bukan begitu Will?!"


Tanya Jay tapi pertanyaan terkesan penuh rasa curiga.


*Selamat membaca para readers maaf outhor gak tepat janji untuk up setiap hari karena kesibukan outhor.


Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍

__ADS_1


__ADS_2