
Akhirnya tiba harinya untuk outing bersama the gangs untuk mancing sesuai yang sudah di jadwalkan oleh Kai.
Kali ini Kai memilih spot mancing ke pulau Putri salah satu area yang terluar dan terdalam dari kepulauan seribu.
Semakin dalam semakin banyak juga kesempatan mendapatkan banyak ikan.
Kali ini tak ada satupun cewek yang ikut, karena memang schedule-nya pure untuk mancing gak ada acara mojok pacaran.
Total seluruhnya mereka ber-enam, Kai, Willy, Achmad, Sammy, Baim, Fathir, inilah anggota Willy the gangs yang zaman eksisnya dulu mereka di kenal dengan The Bloody.
Serem ya nama gangs nya, karena memang serem padahal mereka enam cogan tapi siapapun yang buat masalah dengan mereka pasti akhirnya hilang tanpa jejak tak terlihat lagi di kampus.
Diantara mereka berenam hanya Willy dan Sammy yang ada darah campuran bule -nya, sedangkan yg lain keturunan timur tengah berwajah ayib hidung mancung bulu mata lentik.
Perjalanan ke spot pemancingan kali ini masih menggunakan kapal motor milik Kai, dan semua fasilitas termasuk guide fishing juga dari Kai, karena sebenarnya wisata fishing trip ini salah satu usaha milik Kai.
Mereka berangkat mulai jam 3 dini hari, sehingga sebelum subuh mereka sudah sampai di spot pemancingan, karena waktu yang bagus untuk mancing sebenarnya sebelum hari terang.
Masih diatas kapal mereka sudah mulai melempar joran pancing berharap akan ada ikan yang memakan umpan mereka.
"Wowwww..... ada yang makan umpan gue"
saat mulai menjelang terbit fajar salah seorang dari mereka teriak yang membuat perhatian yang lain tertuju kearah joran-nya.
"Strike pertama ha... ha... ha..."
Seekor ikan kakap dengan berat kira kira delapan kilogram akhirnya di dapatkan oleh Sammy.
"Hais kapan gue dapet ikannya?,sudah hampir terang juga belum ada satu ikan pun yang mendekat umpan gue"
Gerutu Fathir yang di jawab tawa dari yang lainnya.
Saat hari mulai terang, joran Willy mulai terasa ada ikan yang memakan umpannya, tapi Willy masih terus mengulur joran-nya sampe dirasanya tuh ikan beneran sudah memakan umpannya barulah Willy mulai menggulung tali joran-nya.
Strike pertama akhirnya Willy dapatkan
__ADS_1
wuahhh amazing seekor marlin yang cukup besar, butuh waktu dan tenaga ekstra untuk bisa menjinakkan seekor marlin.
Strike pertama yang penuh perjuangan akhirnya didapatkan Willy dengan susah payah.
Menjelang siang matahari mulai terasa terik panas menyengat, akhirnya mereka memutuskan untuk mendarat di pulau putri.
Spot yang cantik dan mewah itu yang pertama terlihat, tampak cottage apung di tepian pulau.
Disana bisa dikatakan spot paling lengkap ada wisata snorkeling and diving, undersea tunnel aquarium.
Tapi disayangkan dari mereka berenam tidak ada yang berminat untuk menikmati semua sarana spot yang tersedia karena tujuan mereka hanya untuk memancing.
Sesampainya didaratpun mereka langsung mencari tempat masing masing untuk memancing.
Waktu makan siang, salah satu ikan hasil memancing mereka sudah dimasak dan disajikan sebagai menu makan siang mereka oleh chef di cottage itu atas perintah Kai.
Setelah puas seharian memancing waktu tengah malam mereka kembali ke kota dengan hasil memancing mereka.
Dan Kai ikut pulang ke rumah Willy karena sudah tidak sanggup lagi kalo harus balik kerumahnya dengan bawa mobil sendirian.
Akhirnya pagi harinya, Will memerintahkan Kai menyewa seseorang untuk menyiangi ikan ikan itu dan memotongnya menjadi potongan kecil.
Hari ini Willy dan Kai berangkat kekantor siang, karena keduanya masih malas untuk bekerja, tapi apa boleh buat tak mungkin keduanya off bersamaan dan jadilah keduanya ke kantor setelah selesai jam makan siang.
Selama tidur keduanya tidur di kamar yang sama, sejak sekolah dulu Kai selalu tidur satu kamar dengan Willy, walau diberi kamar sendiri dia tidak pernah mau, dia lebih memilih tidur berdua dengan Willy.
Seperti saat ini posisi tidur keduanya bisa bikin mbok Na yang bangunin-nya geleng geleng kepala.
"Ini dari zaman dulu sampe sekarang gak berubah, kepala dimana kaki dimana, ulu ulu itu den Kai ngapain tidur sambil meluk kakinya den Willy, nah kepalanya den Willy juga bisa ngegantung kebawah gitu piye toh ya posisi tidur cah cah iki."
"Bangun ayo bangun aden berdua ini sudah siang, ndang tangi keburu rejekine mabur ora gor dipatuk ayam, wong dinane yo wes terang ki loh."
Teriak mbok Na sambil membuat suara suara gaduh biar keduanya bangun.
Yang pertama kali bangun adalah Willy, dilihatnya kakinya sedang dipeluk Kai, Willy hanya tertawa dan menyingkirkan tangan Kai dengan kaki satunya.
Tapi bukannya lepas, malah kaki satunya juga ditarik Kai dan terpaksa Willy menggunakan jurus andalannya sebuah tendangan yang membuat Kai menggelinding jatuh kebawah, dan terbangun saat mendarat dilantai he... he... he...
"Kenapa gue bisa jatoh, pasti lo yang dorong gue ya?"
__ADS_1
Ocehan Kai begitu terbangun sambil bangkit dari posisi tidurnya di lantai.
"Lo yang gila, kebiasaan dari dulu gak berubah, tidur mubeng kemana mana sampe kaki gue juga lo pelukin lo kira meluk perawan apa ya 😂😂😂"
"Eh... sudah siang gue mandi duluan"
Kai cuma nyengir sambil menggaruk tengkuknya sambil beralasan mau mandi dia berlari kearah kamar mandi.
"Woi.... mandi di kamar sebelah sono, gue juga mau mandi...!!!"
Teriakan Willy sudah gak di dengarkan lagi oleh Kai, dia sudah lebih dulu menguasai kamar mandi.
Mbok Na yang melihat keduanya cuma ketawa cekikikan.
"Sudah lama banget gak liat suasana seperti ini, sejak den Kai sudah beristri"
Gumam mbok Na sambil berbalik kembali ke arah dapur.
Tiga puluh menit kemudian Kai sudah turun dengan tampilan rapi, lebih dulu menghampiri mommy-nya Willy di kamarnya.
"Pagi Mom mmmuach...., gimana kabar Mommy sudah lebih sehat belum?"
Sapa Kai setelah sebuah ciuman dia berikan di pipi sang Mommy.
"Siang Sayang, seperti yang kamu lihat Mommy sudah lebih baik sekarang, Kai Mommy rindu Om Jay kamu"
Keluh sang Mommy pada Kai, berharap Kai bisa membujuk Willy untuk mengajaknya menengok Jai.
"Ok nanti Kai coba rayu Willy agar mau nganter Mommy tengok Om Jay, Kai kedapur dulu ya Mom, laper ini he.... he..."
Kai menepuk perutnya sambil tertawa.
"Ya sudah sana makan dulu, mbok Na masak menunya hari ini serba ikan tuh"
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa selesai juga up 1 bab tepat waktu dan semoga terbalaskan dengan dukungan terbaik dari kalian ya gaes
Dan semoga outhor bisa up 1ribu kata setiap harinya syukur syukur bisa up 2 bab ya readers.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘2👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
__ADS_1