
Willy langsung masuk kedalam kamar tempat Jay dirawat, dilihatnya Om Jay-nya sedang tertidur.
Tapi karena Willy penasaran dengan informasi dari pihak Rumah Sakit yang mengatakan kalo Om Jay sudah sembuh, dia langsung menggoyang goyangkan tubuh Jay agar terbangun.
",Om bangunlah Om kalo kau benar-benar sudah sadar dari koma mu"
kata Jay sambil menggoyang goyangkan tubuh Jay.
"emmm....berisik mengganggu orang tidur saja kau ini"
kata Jay malas, bukannya membuka matanya tapi dia malah merubah posisi tidurnya berbalik membelakangi Willy.
"His...bangunlah Om, masih kurang kah tidurmu selama ini sampai membuat semua orang khawatir dan membuat mommy selalu menangis"
Tegur Willy, yang merasa geram dengan tingkah Om Jay-nya yang absurd itu.
"Baiklah...katakan kenapa kau harus repot-repot datang kemari malam malam?"
Tanya Jay sambil memutar posisi tubuhnya menghadap ke Willy.
"Ya itu karena aku menghawatirkan kamu Om, dan aku adalah keluargamu yang bertanggung jawab atas perawatan dirimu disini"
Jawab Willy kesal dengan tingkah Om Jay-nya yang terkadang membuat orang kesal.
"Oh iya kemana Rani? istriku itu seharusnya yang pertama datang saat mendapat kabar kalau aku sudah sadar, bukan begitu Will?!"
Tanya Jay tapi pertanyaan terkesan penuh rasa curiga.
__ADS_1
"Hmm...kalo tentang itu kita bicarakan besok saja Om, sekarang tidurlah lagi karena gue juga mau pulang"
Willy buru buru memutar tubuhnya bermaksud pulang untuk istirahat walau alasan sebenarnya untuk menghindari topik yang membahas keadaan Rani.
Willy tak ingin Om Jay-nya yang baru saja sadar harus syok saat mendengar cerita perihal Rani istrinya.
Dia khawatir Om Jay-nya akan kembali drop apabila mendengar kabar tentang keadaan Rani yang sebenarnya.
"Will....tunggu, jawab dulu pertanyaan ku tadi!, kenapa bukan Rani yang datang? ada apa dengannya?"
Willy yang melangkah sampai di depan pintu kamar rawat Jay harus menghentikan langkahnya, seolah ada batu besar yang menghantam hatinya.
Dia merasakan berat yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata, entah bagaimana harus mengatakannya pada Om Jay-nya.
Tapi dia tidak mengatakan apa-apa, hanya berdiri mematung tanpa satu kata penjelasan, dia pun tak lagi memutar tubuhnya.
Meninggalkan Jay yang semakin curiga dengan sikap Willy saat dia bertanya perihal Rani.
"Ada apa sebenarnya ini? kenapa Willy juga terlihat aneh? dia terkesan menghindar saat aku bertanya perihal Rani"
Batin Jay yang hanya bisa memperhatikan kepergian Willy yang terkesan sedang menghindar.
"Aku akan tanyakan lagi besok kalo dia kemari"
kata Jay berbicara sendiri kemudian berusaha menyamankan dirinya untuk kembali tidur.
Sementara Willy setelah meninggalkan Jay diruang rawatnya, dia tidak langsung pulang.
__ADS_1
Dia lebih dulu ke ruang ICU ruangan tempat Rani dirawat setalah operasinya yang kedua.
Sebelum masuk keruang tempat Rani dirawat, Willy lebih dulu harus memakai pakaian khusus untuk pengunjung pasien yang dirawat di ICU.
Diruang rawat Rani, Willy duduk dibangku di samping brankar tempat Rani tertidur taksadarkan diri.
Dia menggenggam tangan Rani dan mengecupnya, entalah seperti apa perasaan Willy saat ini, saat melihat wanita yang dicintainya dalam keadaanya tak sadarkan diri.
"Sayang bangunlah, aku tahu kamu wanita yang kuat, kamu pasti akan bisa melewati masa masa kritismu ini."
Tak terasa akhirnya Willy tertidur dalam keadaan duduk dan tangan yang masih setia menggenggam tangan Rani dan kepala yang disandarkan di dikasur tempat Rani tertidur dengan wajah menghadap kearah muka rani.
Dan baru terbangun saat seorang perawat yang hendak membersihkan tubuh Rani datang dan membangunkannya.
"Selamat pagi tuan, maaf kami harus membersihkan tubuh pasien dan mengganti pakaiannya."
Kata seorang perawat yang membangunkan tidurnya.
"Hmm.... maaf saya ketiduran suster, silahkan saya juga harus permisi tolong jaga dia baik baik."
Pesan Willy sambil bangkit berdiri setelah terbangun dari tidurnya.
*Selamat membaca para readers maaf outhor gak tepat janji untuk up setiap hari karena kesibukan outhor.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
__ADS_1