
Sementara itu saat ini sikembar Mika dan Miko sedang berada di dalam mobil sepasang suami istri yang sangat fenomenal.
Pria yang sebenarnya adalah salah satu anggota gang The Bloody yang bernama Sammy pemilik kedai kopi yang selalu di jadikan tempat kumpulnya para personel The Bloody.
Sammy membuka pintu mobilnya menggunakan automatic key,namun tiba tiba istrinya yang bernama Marie menarik lengannya menuju seorang penjual permen kapas.
Sammy yang lupa mengunci kembali pintu mobilnya, langsung mengikuti Marie yang menarik lengannya menuju penjual permen kapas.
Tanpa Sammy sadari, dua bocah kembar yang sedang bersembunyi dari Ice itu lalu masuk kedalam mobil dan bersembunyi di dalam bangku penumpang, yang mereka kira adalah mobil mereka karena mobil dan warnanya sama.
"Mito ayo tita macuk ke mobin aja, pasti Ajumma titak bica temuin tita."
Ajak Mika sambil menarik tangan Miko kembarannya untuk masuk kedalam mobil yang mereka kira adalah mobil mereka karena mobil dan warnanya yang sama.
Kedua anak kembar itupun lalu masuk dan bersembunyi di balik jok.
Senang telah mendapatkan permen kapas yang di inginkannya, Marie tersenyum lebar sambil bergelanyut manja di lengan suaminya.
Sampai samar samar terdengar suara anak kecil dari kursi penumpang di belakang mereka.
"Mika mau pelmen tapas"
"Miko juga mau"
Sammy dan Marie saling pandang lalu perlahan keduanya menengok kebelakang dan mendapati dua bocah berwajah malaikat menatap mereka dengan puppy eyes.
"Sam... anak siapa ini?"
Marie dan Sammy terheran-heran bagaimana ada dua bocah manis di dalam mobil mereka.
"Darimana mereka? dan bagaimana mereka bisa masuk dan berada dalam mobilnya?"
Pertanyaan inilah yang muncul dalam kepala Sammy dan Marie.
"Hai bocah, kalian anak siapa? dan bagaimana bisa masuk ke mobil-ku?"
Tanya Sammy dengan nada sedikit membentak membuat Mika langsung menciut takut.
Alhasil Mika dan Miko langsung melipat bibirnya kedalam, lama lama bibir keduanya bergetar, suara tangis merekapun mulai pecah memenuhi mobil yang berkapasitas maksimal untuk lima orang itu.
"Mika atut Om dalak"
"Miko juga takut huwa.... ayah !..."
Kedua bocah kembar itu akhirnya menangis berteriak teriak ketakutan.
__ADS_1
Marie yang melihat tingkah suaminya yang garang ke pada kedua bocah kembar itupun merasa kesal, dipukulnya lengan Sammy gemas.
"bicara sama anak kecil tuh yang lembut hon, ih... gimana sih?... kamukan calon papa juga."
Akhirnya Marie meminta Sammy untuk menepikan mobilnya, wanita itu lalu berpindah duduk kebelakang menemani dua bocah kembar yang sekarang sedang terisak-isak.
"Kalian suka permen kapas? mau gak? boleh tante tahu nama kalian siapa?"
Tanya Marie selembut mungkin pada kedua bocah kembar itu.
"Aku Miko"
Jawab Miko sambil menghapus ingusnya pake ujung bajunya.
"Atu Mika, ante ciapa ya? ini tan mobin Mika, tok ante cama om ada di mobin Mika?"
Tanya si gadis kecil yang mulai kambuh cerewetnya, dengan wajah heran menatap Marie.
"Jadi mobil kalian sama seperti ini? dan mengira ini mobil kalian ya?"
Tanya Marie lagi sambil menyuapkan permen kapas kemulut Mika dan Miko.
Yang dijawab kedua bocah kembar itu dengan menganggukkan kepalanya sebagai bentuk konfirmasi.
"Sepertinya mobil kita kembar dengan mobil mereka yank, makanya mereka pikir ini mobil mereka."
"Mereka lucu banget hon, yang gadis kecil ini masih cedal tapi cerewet, yang cowok sudah pandai lancar bicaranya tapi dingin kayak kulkas."
Ucap Marie yang memang sangat menginginkan anak.
Setelah lima tahun pernikahan mereka masih belum di karuniai anak, membuat Marie sangat antuasias pada si kembar.
Sammy yang melihat sikap hangat Marie pada si kembar hanya tersenyum sambil tetap fokus ke jalan raya.
Marie menyuapkan permen kapas bergantian pada Mika dan Miko, senyumnya selalu terkembang saat memperhatikan si kembar.
"Wah.... kalian kembar ya?"
Tanya Marie sambil mencemol pipi kedua bocah kembar itu dengan gemas, baru sadar jika wajah keduanya mirip.
Mika dan Miko hanya menjawab dengan menganggukkan kepalanya karena mulut mereka penuh dengan permen kapas.
"Yank coba deh cek itu tas si gadis kecil, siapa tahu ada nemu sesuatu yang bisa bantu kita buat mengantarkan mereka balik ke orangtuanya."
Kata Sammy menyarankan agar Marie memeriksa tas Mika.
__ADS_1
Marie melakukan apa yang disarankan oleh suaminya, dia membongkar tas ransel kecil milik Mika.
"Hon !... ada ponsel."
Teriak Marie dari belakang.
Sedikit harapan menghampiri pasangan suami istri itu.
Setidaknya dengan ponsel itu mereka bisa mengabari orang tua si kembar tentang keberadaan kedua bocah kembar ini.
Marie hanya sempat melihat wallpaper ponsel itu sekejap kemudian ponsel tiba-tiba mati lowbat kehabisan daya.
"Yah... jangan mati... jangan mati..., aih kan !.... ponselnya mati hon."
Teriak Marie mengeluh karena ponsel langsung mati setelah menyala sebentar.
Sammy sedikit mengintip ke belakang untuk melihat istrinya yang kebingungan karena ponsel si kembar lowbat.
Marie lanjut memeriksa isi tas Mika untuk mencari cari yang bisa dijadikan petunjuk guna mengantarkan si kembar pada orangtuanya, tapi sayang nihil.
Saat berhenti di lampu merah, Sammy kembali menengok ke belakang untuk bertanya pada kedua bocah kembar itu, siapa orang tuanya dan dimana alamat rumahnya.
Wajah kedua bocah kembar itu langsung terlihat sedih, tapi bibir mereka tersenyum saat menjawab pertanyaan Sammy dan berkata jika kedua orang tuanya berada di surga.
"Tata ayah Wi, papa cudah ada di curga dan ada yang lebih cayang pada nya, Mika hayus jadi anak yann baik calo mau tetemu cama papa mama."
Ucap Mika dengan mata berbinar.
"Cekayang Mika tan Mito cuma unya Ayah Wil."
Mendadak ada yang terasa sesak didada Marie dan Sammy.
Ternyata ada anak yang nasibnya lebih miris dari mereka, ditinggal kedua orangtuanya sejak berumur empat tahun, pastilah hidup kedua bocah kembar ini sangat berat.
"Dadaku sesak sakit banget, lihat mereka berdua yang sudah ditinggal oleh orang tuanya di umur yang baru empat tahun."
Ucap Marie dengan mata yang mengembun tak kuasa merasakan sedih.
"Atau kita adopsi aja mereka ya hon?"
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku. Alhamdulillah akhirnya hari ini othor bisa up walau kemalaman dan hari ini hanya bisa up 1 bab ya gaes dan jangan bosan bosan untuk memberikan dukungan terbaik dari kalian tentunya gaes.
Dan semoga outhor bisa up 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
__ADS_1
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍