Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong

Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong
*"Kerbau Gila Sakit Boyok'"


__ADS_3

"Lah si mbok malah ra terti kalo den Willy masih ada dirumah, ya wes mbok mau bangunin den Willy dulu sekaligus bawain makan buat nyonya"


"Mmmm....iya...mbok buruan ini sudah siang"


Sahut Kai dengan mulut yang sedang mengunyah makanannya.


Mbok Na lebih dulu mengantarkan makan siang untuk mommy-nya Willy ke kamarnya, karena sejak kecelakaan yang dialami oleh Jay dan Rani mommy-nya Willy tidak mau keluar dari kamarnya.


Dia merasa sangat sedih dan takut adik satu-satunya seayah itu akan meninggalkannya.


Setelahnya mbok Na buru buru membangunkan Willy di kamarnya.


"Tok....tok....tok..."


Bunyi pintu yang diketuk berkali-kali, tapi masih tidak bisa membangunkan Willy.


"Den bangun den, ini sudah siang, ada den Kai loh ini"


Mbok Na berkali kali memanggil Willy tapi tetap gak ada jawaban, juga gak ada pintu terbuka.


Karena sudah berulang kali mengetuk pintu dan teriak memanggil tapi g bisa membuat Willy terbangun, akhirnya mbok Na menyerah dan balik kedapur untuk memberitahu Kai.


"Gimana mbok, sudah bangun belum Willy???"


tanya Kai yang melihat mbok Na baru turun dari lantai atas tempat kamar Willy berada.


"Halah le turu ngebo, sudah si mbok ketuk ketuk itu pintu sambil teriak teriak juga den Willy nya gak bangun bangun"


Jawab si mbok Na kesel karena sudah berulang kali mengetuk pintu jg berteriak tapi Willy tak juga bangun.


"Ya sudah mbok biar Kai sendiri yang bangunin itu kebo"


Ceplos Willy sambil bangkit dari duduknya hendak membangunnkan Willy.


"Husss....omongan opo kui, gak baik biar bagaimanapun itu Den Willy temennya Den Kai malah Boss nya Den Kai, jadi gak boleh sembarangan manggil kebo opo kui ra pareng ra apik ra sopan"

__ADS_1


Tegur mbok Na yang mulai mode cerewetnya.


"mmmuach...iya mbok gak lagi lagi, dia Willy Boss nya Kai gak boleh sembarangan manggil kebo kwekkekek 🀣🀣🀣🀣"


Jawab Kai sambil tertawa berlari ke atas menuju kamar Willy setelah mencium pipi mbok Na.


"Anak muda saiki kok dho ra iso bedakan mana kata kata seng apik pentes utowo ra toh'


Kata mbok Na komat kamit sendiri sambil geleng geleng kepala melihat kelakuan Kai.


Didepan kamar Willy


Kai sedang menggedor gedor pintu kamarnya sambil teriak teriak memanggilnya.


"Dor....dor....dor.....dorrrr"


suara pintu di gedor loh ini bukan suara tembakan Kwekekekk.


"Boss bangun woiiii.....sudah siang...!!!!"


"Willy buruan bangun.....woiiiiii.....urgent.....!!!!"


"Tuh anak berapa hari gak tidur sih kok masih gak bisa bangun?? padahal sudah gue gedor gedor nih pintu"


"Apa harus gue dobrak aja ya ini pintu?? masa bodohlah kalo dia marah garaΒ² gue rusak pintunya, paling juga potong gaji"


Kai mulai siap siap ambil posisi buat dobrak itu pintu.


"Hiat...... hua..... bruakkkkk..... adduuuhhhh.....!!"


Tiba-tiba pintu terbuka bersamaan Kai yang menerjang pintu dan alhasilnya Kai melaju tak terkendali dan menerjang nakas sebelum akhirnya tersungkur.


"Aaaaaaduuuuhhhhhh...... saaakiiiittttt........!!!"


Willy memandang kejadian tersebut dengan ekspresi bingun mata yang tadinya masih ngantuk tiba tiba terbuka membelalak melihat aksi Kai barusan.

__ADS_1


"Lo kenapa bro???"


Tanya Willy tidak mengerti masih dengan ekpresi heran juga bingung.


"Aaaaddduuuuhhhhh.....tolongin dulu kenapa bro....boyok gue sakitttt!!!"


"Hais...sini, lo juga tadi ngapain? kenapa kayak kerbau gila gitu, asal main serodok wae"


Willy membantu Kai bangun dari posisi jatuhnya.


Sambil menahan rasa sakit senut senut diboyoknya Kai berjalan tertatih tatih kearah sofa.


"Ini gara gara lo yang gak bangun bangun, padahal mbok Na juga gue dari tadi sudah teriak teriak sambil gedor gedor pintu lamar lo"


"Masa sih? kok gue gak tau ya, jam berapa sekarang bro???"


"Nah itu dia!! cepet buruan mandi kita harus ketemu klien sebentar lagi"


"Gue tanya ini jam berapa???"


"Jam 2 lebih Boss buruan, meetingnya jam 3"


"Aku lupa maaf bro, thanks ya sudah ngingetin, gue gak nyangka bisa tidur sepulas tadi he...he....he...."


"Ya udah buruan mandi sono, adduuuhhhh...boyok gue kayaknya keseleo ini"


Kai menggerutu sambil mengurut urut boyoknya yang terasa sakit, untuk duduk juga serba salah


"Kudu di urut ini, Boss lo harus tanggung jawab"


*Selamat membaca para readers akhirnya othor selesai juga up 1 bab hari ini disela sela kesibukan outhor.


Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment πŸ˜˜πŸ‘*


πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

__ADS_1


__ADS_2