
Tiba waktunya jam kelas terakhir Ice selesai, dilihatnya Ice sedang berjalan bersama teman temannya satu fakultasnya.
Dan sudah pasti disamping Ice selalu ada Lim bersamanya.
Dan seperti biasa hal itu membuat Willy merasa tidak senang, apalagi Lim selalu saja merangkul pundak Ice yang membuat Willy selalu ingin marah.
Entah kenapa Willy selalu saja emosi setiap kali ada Lim atau pemuda lain yang berada di dekat Ice, dan Willy sendiri juga merasa heran dengan apa yang dirasakannya.
"Ada apa sebenarnya? kenapa aku selalu saja emosi tiap kali melihat Ice dekat dengan pemuda lain, dan kenapa emosiku tak terkendali seperti petasan yang siap meledak jika ada yang menyulutnya."
Batin Willy masih sambil duduk dibawah pohon menanti Ice yang semakin mendekat.
"Hai Om... apakah sudah lama menunggu?"
Tanya Ice basa basi begitu dilihatnya Willy sudah menantinya.
"Iya lumayan lama kurang lebih tiga puluh menit, hey... boy take your hands off the Ice, you've had enough with Ice for today (hey... boy lepaskan tanganmu dari Ice, kamu sudah cukup bersama Ice untuk hari ini)"
Ucap Willy yang jelas tak suka dengan sikap Lim yang selalu mengambil kesempatan untuk pegang pegang Ice, itu yang dipikirkan oleh Willy.
"Om... jangan begitu, ingat kesepakatan kita jangan buat Ice malu lagi."
Kata Ice menegur Willy sambil mencubit lengan Willy, dan tingkahnya itu justru diperhatikan oleh Lim dan sudah pasti membuat si Oppa jealous.
"Aih.... sakit beb, kamu sengaja ingin menggodaku ya beb"
Ucap Willy yang tanpa di duga oleh Ice jika tindakannya mencubit lengan Willy tadi justru di jadikan alasan oleh Willy untuk bermain drama bebeb bebeban di depan teman temannya.
"Ih.. si Om apa apaan sih, malah tambah menjadi jadi."
Gerutu Ice dalam hati yang merasa sebal dengan tingkah Willy jika di depan teman-temannya Ice.
"Mboh ah... Ice capek sedang gak mau ngeladenin drama bucin bucinan-nya Om Willy."
Ucap Ice sebal sambil merengut berjalan lebih dulu meninggalkan Willy dan teman temannya.
"Beb tunggu... jangan ngambek dong, all because of you."
sambil menujuk kearah Lim saat mengatakannya.
Lim yang di tunjuk kembali menunjuk dirinya sendiri lagi dengan bertanya,
"Because of me?, hey really I didn't do anything, you're crazy."
(Gara-gara aku?, hei, aku benar-benar tidak melakukan apapun, kamu sudah gila)
__ADS_1
Teriak Lim menjawab kata kata Willy saat Willy sudah berlari mengejar Ice.
"Apasih maunya Om? kenapa selalu bertingkah seperti itu, seolah Om sengaja ya mau mempermalukan Ice di depan teman teman Ice."
Kata Ice sewot di dalam mobil yang sedang dikemudikan oleh Willy.
"Gue ngelakuin itu, buat ngelindungi kamu dari laki-laki yang kamu gak tahu baik buruknya seperti Lim atau siapapun."
Jawab Willy santai dengan pandangan tetap fokus ke jalan raya.
"Siapa yang Om anggap buruk? mereka semua teman Ice Om... just friends tak lebih, justru Om mungkin yang berbahaya dan harus Ice waspadai."
Kata Ice sambil matanya melirik ke Willy, yang cuma ditanggapi Willy dengan tertawa kecil.
"Gak usah melirik seperti itu nanti tambah cantiknya, kamu mau gue jadi khilaf Ce?"
Ucap Willy sambil tertawa melihat tingkah Ice yang terlihat lucu menggemaskan di mata Willy.
"Om... bisa gak jangan godain Ice terus, Ice nangis nih nanti."
Ucap Ice dengan memasang ekspresi mewek di wajahnya.
"Is katanya sudah lewat sweet seventeen tapi kok masih kolokan, iya.... iya... gak lagi lagi kok."
"Oh iya Ce nanti mau masak apa? di kulkas sudah gak ada apa apa lagi yang bisa dimasak."
"Ya Om maunya dimasakin apa? kalo gak ada bahan yang bisa dimasak kenapa g pesen food delivery aja Om?"
Sahut Ice yang masih males mengingat tingkah Willy tadi .
"Gue gak cocok sama food delivery, disini gue rindu masakan kampung loh Ce, kita masak menu kampung aja ya Ce."
Ucap Willy yang sebenarnya cuma mencoba merubah suasana yang kaku menjadi lebih hangat.
"Ya udah Om, kita mampir ke swalayan dulu kalo gitu, ok..."
Willy segera mengubah suasana dengan mengajak Ice berbelanja.
Di swalayan Willy dan ice berbelanja bahan untuk memasak, tak tanggung tanggung mereka berbelanja untuk cadangan selama satu minggu.
Setelah berbelanja, keduanya pulang ke apartemen dan lebih dulu membersihkan tubuh mereka dengan mandi lebih dulu sebelum memulai aktivitas memasaknya.
Entah karena terlalu lelah mungkin, sehingga selesai mandi Ice malah tertidur saat menunggu waktu sholat ashar.
Willy yang menanti Ice yang tak kunjung muncul, akhirnya mengaktifkan CCTV dikamar Ice.
__ADS_1
Dan dilihatnya Ice yang sedang tertidur di kamarnya.
Setelah tau kalau Ice sedang tertidur, akhirnya Willy memutuskan untuk memasak sendiri.
Dia memasak menu yang simpel dan gak banyak enek onek.
Menu yang di masak Willy adalah capcay dan udang goreng tepung.
Setelah selesai memasak, Willy menghampiri kamar ice untuk mengajaknya makan bersama.
"Tok.. tokk... tok"
Anggap aja suara ketukan pintu itu ya gaes.
Setelah berulang kali mengetuk pintu kamar Ice, tapi ga ada jawaban juga akhirnya Willy memutuskan untuk makan lebih dulu karena sudah gak tahan.
Baru juga Willy mau menyuapkan sesendok makanan, tiba tiba terdengar suara ice yang cempreng menghardiknya.
"Begini ya ternyata makan sendiri aja g ngajak ngajak."
Ucap Ice sambil menari bangku untuk dia duduk.
"Mari makan Ice, maaf bukannya lupa sama kamu, tapi tadi saya sudah ketuk pintu kamar kamu berulang kali loh Ce..
" Tapi lo malah sudah pules ketemunya , jadilah akhirnya gue makan sendiri nih."
Ucap Willy sambil menyuapkan sesendok makanan ke mulutnya.
Ice tak terlalu menanggapi kata kata Willy, dia memilih mengambil piring dan mengisinya dengan nasi dan lauk karya chef Willy.
Satu suapan pertama masuk kedalam mulut Ice, membuat Ice meleleh.
"Wah ternyata masakan Om Willy enak juga ya, gak nyangka Om ternyata jago memasak juga."
Puji Ice untuk masakan Willy yang ternyata cocok di lidah Ice.
"Iya selama ini sebelum ada kamu kalo saya sedang di sini terbiasa masak sendiri Ce."
ucap Willy sambil mengunyah makanannya.
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa selesai juga up 1 bab walau kemalaman dan kondisi othor yang belum sehat benar, semoga terbalaskan dengan dukungan terbaik dari kalian ya gaes
Dan semoga outhor bisa up minimal 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
__ADS_1
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍