
Di Zurich pukul 06.00 waktu setempat.
Ice baru selesai mandi dan hanya mengenakan kimono handuk terlihat mulai menggantinya dengan pakaian yang pantas untuk bersiap ke kampus.
Tanpa diketahui oleh Ice jika semua aktivitas-nya itu dilihat oleh Willy melalui rekaman kamera CCTV yang terpasang di kamarnya.
Jangan ditiru ya readers karena itu bukan hal baik yang pantas ditiru, karena itu dinamakan menguntit melanggar privasi orang lain apapun alasannya, apalagi sampai pada hal hal pribadi yang sangat privasi seperti berganti pakaian seperti itu.
Willy yang jail saat melihat Ice sedang berganti pakaian dan hanya mengenakan CD dan Bra, tiba tiba muncul ide nakal agar dia bisa melihat Ice dengan posisi menghadap kamera CCTV.
Bagaimanapun Willy adalah laki laki normal dan menyukai hal hal semacam itu.
Willy lalu melakukan panggilan ke nomor Ice, Ice yang melihat ponselnya berderingpun langsung mengambilnya dan melihat ID pemanggil tertulis Omami segera menekan ikon terima.
Tanpa diketahui oleh Ice jika posisinya saat ini sedang menghadap ke arah kamera CCTV, sehingga Willy dapat melihat dengan jelas kedua gunung kembar yang tertutup kain Bra berenda hitam couple dengan CD hitamnya tampak contras dengan kulitnya yang khas kulit asia.
Membuat Willy yang melihatnya berulang kali menelan salivanya, dan lupa jika saat ini ponselnya sedang tersambung dengan ponsel milik Ice.
"Oh ****,You make the old sleeper wake up baby."
Ucap Willy spontan yang di dengar oleh Ice.
"Hallo Om, apa yang kamu bilang tadi maksudnya apa?"
Tanya Ice dari seberang telpon-nya.
"Oh hai baby, kamu tampak cantik saat ini apa kabarmu."
Ucap Willy begitu mendengar suara Ice dari seberang telpon-nya.
"Ice sedang siap siap mau ke kampus Om, ini baru mau pake baju."
Ucap Ice polos.
"Kamu seksi beb kalo pake itu."
Ucap Willy keceplosan yang membuat Ice diseberang sana bingung.
"Maksudnya Om?"
Tanya Ice sambil bersiap mengenakan celana jeans-nya.
"Kamu seksi pake apapun beb, apalagi yang warna hitam."
Ucap Willy sambil menggaruk kepalanya saat sadar hampir aja buat Ice curiga.
"Kaos hitam ya, Ice ada bentar."
Sahut Ice sambil berbalik mencari kaos berwarna hitam di lemari pakaiannya.
__ADS_1
Willy yang melihat Ice berbalik menghadap lemari pakaian sehingga membelakangi kamera CCTV pun menjadi gemas dan frustasi saat kehilangan pemandangan dua bukit indah Ice hanya bisa mengacak rambutnya kasar.
Setelah menemukan kaos hitamnya Ice segera mengenakannya, membuat Willy yang hampir s*ng* semakin frustasi.
"Rasanya gue yang gak tahan jika harus jauh dari kamu lama Ce."
Ucap Willy saat Ice sedang merapikan pakaiannya sehingga tak mendengar apa yang dikatakan Willy dikarenakan ponselnya yang diletakkan di atas tempat tidur.
"Ice mau sarapan dulu Om, tapi belum masak sebab semalem Ice gak bisa tidur, jadi selesai subuh tadi Ice tidur dulu."
Kata Ice sambil menuju meja makan lalu menuang susu dan mengambil tiga lembar roti kemudian diolesinya dengan selai strawberry.
"Sarapan yang banyak Ce jadi semangat belajarnya."
Ucap Willy yang memperhatikan Ice hanya sarapan tiga lembar roti dan segelas susu.
"Ice sudah semangat saat Om telpon Ice seperti ini, Ice kangen Om, Ice kesepian sendirian disini."
Ucap Ice tanpa menyembunyikan perasaannya pada Willy.
"Gue juga kangen kamu Ce, apa lagi ciuman kemarin bikin kangen kamu terus."
Nah ini Willy beneran jujur apa sedang ngegombal ya.
"Jangan mulai deh Om gombalnya, kapan Om kesini tengok Ice?"
Tanya Ice sambil menggigit rotinya.
Batin Willy sambil tersenyum memperhatikan Ice.
"Baru juga gue nyampe Ce, masa sudah diminta balik ke sana lagi, kamu kerumah Daddy Arjun aja kalo gitu biar gak kesepian, disanakan ada Daddy juga Alvin dan Elvan."
Jawab Willy menyarankan agar Ice tinggal di rumah Daddy-nya saja selama Willy di Indonesia.
"Tapi disana Ice gak sebebas disini Om, ibaratnya Ice mau jungkir balik juga gak ada yang melarang."
Ucap Ice sambil menghabiskan susunya.
"Ya udah senyaman kamu aja Ce mau tetap di apartemen atau di mansion, kalo merasa sepi kamu mainlah ke mansion."
"Iya Om, udah dulu ya Om, Ice ngampus dulu."
Ucap Ice sambil berjalan menuju luar apartment sambil membawa tas punggunggnya.
"Ok hati hati ya beb salam untuk Alvin dan Elvan, bye."
Ucap Willy mengakhiri telponnya sambil memperhatikan Ice yang sudah berjalan keluar apartemen dan terlihat Alvin yang sudah menunggu di parkiran.
Setelah yakin Ice naik kemobil yang dikendarai Alvin, barulah Willy menutup rekaman CCTV nya lalu menutup laptopnya.
__ADS_1
Karena selama penerbangan tidak bisa tidur, akhirnya Willy tertidur setelah puas memantau Ice tadi.
Sementara dikampus, Lim yang melihat Ice datang diatar oleh pria lain dan bukan Willy merasa heran dan tak tahan untuk bertanya pada Ice.
"Morning sweety, siapa yang mengantarmu tadi Ce? kok belum pernah lihat ya."
Sapa si Oppa sambil bertanya
"Too Oppa, wah Oppa kepo nih?"
Ucap Ice lupa kalo disini mana ada yang ngerti apa itu kepo.
"Apa itu kepo Ice?"
Tanya Oppa Lim dengan ekspresi innocent yang membuat Ice menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya saat sadar dia mengucapkan kata-kata pada tempat yang salah.
"Forget it, itu bukan apa-apa Oppa hanya nama makanan."
Ucap Ice sambil tersenyum kecil saat mengatakannya.
"Baiklah sekarang ceritakan lebih dulu siapa yang mengantarmu tadi? kemana itu uncle yang selalu jealous itu."
Ucap si Oppa yang belum puas sebelum Ice menjawab pertanyaannya.
"Oh dia teman, dan dia yang akan selalu mengantar jemput Ice sekarang."
Jawab Ice jujur karena memang itu kenyataannya.
"Oh... lalu kemana si uncle itu?"
Tanya Lim lagi yang masih kepo tentang keberadaan Willy yang tak mengantarkan Ice tadi.
"Om Willy sedang balik ke Indonesia, karenanya pria tadi yang mengantar Ice mulai sekarang."
Jawab Ice lagi yang selalu jujur apa adanya.
"Good kalo begitu tidak akan ada lagi yang menggangu kita saat bersama."
Ucap Lim sambil menggandeng tangan Ice menuju kelas mata kuliah pertama mereka.
"Wah... sepertinya Oppa bahagia sekali ya, jika Om Will gak ada he... he.... he...."
Ucap Ice sambil tertawa kecil, dia tahu Lim dan Willy selalu saja tidak akur bila bertemu.
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku. Alhamdulillah akhirnya hari ini othor bisa up walau hanya 1 bab lagi ya gaes dan jangan bosan bosan untuk memberikan dukungan terbaik dari kalian tentunya gaes.
Dan semoga outhor bisa up 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
__ADS_1
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍