Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong

Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong
*"Cinta Yang Penuh Kesakitan"


__ADS_3

Setelah puas dengan aktivitas ala emak emak maminya Willy tidak langsung mengantarkan Rani pulang tapi masih betah menggandengnya dan membawanya pulang ke rumahnya.


"Mbak, aku mau pulang nanti kalo mas jay pulang gimana?"


"Kamu tunggu bentar ya"


maminya Willy merogoh tasnya dan mengeluarkan hpnya,


"Halo...jay aku pinjem istrimu dulu ya, dah bye"


yang disebrang belum lagi sempat bersuara langsung ditutupnya lg hpnya.


Jay hanya bisa menarik nafasnya dan mengelus dada dengan kelakuan kakak perempuannya itu.


"yuk, jay udak mbak kabari jadi udah gak ada masalahkan"


kata maminya Willy dengan santainya dan langsung menarik tangan Rani menuju mobil yang sudah menunggu sedari tadi.


"Mang pulang"


"siap nyonya"


Tak butuh waktu lama mereka sudah sampai dikediaman keluarga Atmadja yang cukup megah, tapi tidak membuat Rani merubah ekspresinya karena sebelum menikah dengan Sanjaya dia sudah pernah dibawa berkunjung ke rumah ini oleh Sanjaya lebih dulu.


"Ayo masuk jangan sungkan, anggap rumah sendiri"


ajak maminya Willy sambil menggandeng Rani


masuk kedalam rumahnya.


Didalam Willy sudah menunggu kedatangan Rani dengan duduk di sofa sambil membaca sebuah tabloid bisnis, dengan posisi membelakangi pintu masuk sehingga Rani tidak mengenalinya.

__ADS_1


"Sayang mbak masuk kedalam dulu ya, kamu bisa duduk dulu kebetulan itu si mumi juga ada jadi bisa menemanimu sebentar"


"Gak apa apakan mbak tinggal kedalam sebentar"


"iya gak papa mbak, aku bisa nunggu disini"


"Sayang titip tante kecilmu dulu ya! mami mau berganti baju dulu gerah"


teriak maminya Willy sambil berlalu meninggalkan Rani diruang tamu bersama Willy.


"mbok na tolong minumnya untuk tante kecilku"


teriak Willy


Saat Rani sudah duduk di sofa yang berseberangan dengan Willy, Willy lalu meletakkan tabloidnya dan menyapanya,


"Buat dirimu nyaman, apa kau bahagia sekarang?"


tanya Willy ambigu sambil menatap Rani sendu.


"Kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku, apakah karena kau terlalu bahagia dengan pernikahanmu?"


tanya Willy lagi.


"ka...kak Willy...maaf....."


jawabnya lirih sambil menunduk dengan air mata yang telah berurai.


Melihat wanita yang sangat dicintainya menangis membuat Willy merasa hatinya seakan diremas.


Dengan susah payah Willy berusaha berpindah tempat kedekat Rani lalu memeluknya,

__ADS_1


"Jangan menangis jangan menangis, bukan maksudku, aku tahu disini aku yang salah karena terlambat menemukan mu"


Tapi kata kata itu semakin menambah deras air mata Rani, sebisa mungkin dia menahan suara tangisnya membuat tubuhnya bergetar keras dalam pelukan Willy.


"Jangan menangis lagi semua salahku, saat ini aku hanya berharap agar kau bahagia bersama om jay"


Willy melepaskan pelukannya dan menatap mata Rani penuh kasih sayang dan kerinduan.


"Berjanjilah kau akan menjalani kehidupanmu bersama om jay dengan bahagia, ok"


kata Willy yang lebih tepatnya berpesan pada Rani.


Bagaimanapun Willy sangat mencintai Rani, dan dia sangat tahu bagaimana Rani juga mencintainya.


"Bila om jay membuatmu menangis maka datanglah padaku aku akan merebutmu darinya aku yang akan merawatmu"


kata Willy sambil mengusap lembut pipi Rani menghapus air matanya.


Walau rasanya dia sangat ingin kembali memeluk dan mencium Rani tapi dia berusaha menjaga harga diri wanita yang sangat dicintainya ini.


Willy juga tak ingin maminya melihat interaksi antara dirinya dengan Rani yang saat ini hanya diketahui maminya hanya sebatas keponakan dan tante kecilnya.


Satu yang selalu dipegangnya


"mencintai itu harus bisa menjaga dan memuliakannya bukan merusaknya dengan berkedok demi cinta"


walaupun saat ini takdir tidak berpihak pada mereka.


Mungkin seperti ini yang namanya mencintai tak harus memiliki.


Cinta mereka memang cinta yang penuh kesakitan, sakit walau tak saling menyakiti.

__ADS_1


*Hai readers selulu semangat mengikuti ceritaku ini ya, jangan lupa dukungannya untuk tetap tinggalkan jejakmu like vote dan coment 👍😘*


👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2