
Tak lama sampailah mereka di depan sebuah cafe shop yang terlihat cukup ramai pengunjungnya.
Setelah turun dari mobil, pemuda itu lalu menggandeng tangan Ice menuju sebuah meja yang masih kosong dan kebetulan posisinya mojok.
"Silahkan duduk Bu dosen yang cantik, maaf mungkin kalo diluar bolehlah panggil nama aja ya, Ice yang manis."
Ucap pemuda bernama Andy itu sambil menarik bangku untuk Ice duduk.
"Silahkan dosen cantikku gadisku pujaan hatiku."
Ucap Andy yang mulai mengeluarkan gombalannya.
"Tidak usah berlebihan begitu emmm... bang Andy, karena diantara kita tak ada hubungan apapun selain mahasiswa dan dosen."
Ucap Ice mengingatkan pemuda yang menjadi mahasiswanya itu.
"Jangan terlalu kaku cantik, karena saat ini kita sedang memulai menjalin hubungan dan aku yakin kedepannya kita akan saling mencintai."
Ucap pemuda itu dengan percaya diri yang membuat Ice ingin muntah pelangi rasanya, tapi saat melihat wajahnya yang ganteng membuat Ice urung untuk muntah pelangi.
"Mungkin tak ada salahnya untuk memulai hubungan yang baru dengan yang lain, toh Om Willy juga sudah memiliki istri dan anak kembar."
Pikir Ice yang memang sedang berusaha untuk move on.
"Untuk apa masih memikirkan orang yang sudah tak lagi menginginkan aku, baiklah aku akan coba untuk membuka hati bagi cinta yang baru."
Ucap batin Ice masih dengan memandangi wajah ganteng di hadapannya.
"Apa sudah puas memandang wajah tampanku ini cantik? sampai segitunya, aku tau aku ini tampan dan banyak gadis yang ingin jadi pacarku tapi kamulah yang terpilih sayank ku."
Ucap pemuda di depannya ini yang ternyata narsis habis dan tak bosan bosannya gembelin Ice.
"Ehem... maaf."
Ucap Ice yang tiba-tiba merasa malu dan jadi salah tingkah.
"Udah yang santai jangan malu, yang ada entar malah malu maluin, liat tuh muka kamu merah sudah kayak tomat masak he... he... he....."
"Emmm..... jadi kita disini mau ngapain nih, masa cuma disuruh dengerin gombalan kamu bang."
Ucap Ice yang berusaha menutupi rasa malunya.
"Ya pasti teraktir kamu makan lah cantik, seperti perkataan ku di awal tadi waktu ngajak kamu kesini."
Ucap Andy lalu melambaikan tangannya memanggil waiters.
__ADS_1
Lalu datanglah seorang gadis berpakaian seragam waiters dengan membawa buku menu.
"Silahkan kakak mau pesan apa?"
Kata gadis waiters dengan memberikan buku menu ke Andy dan Ice.
"Cantik kamu mau makan minum apa?"
Tanya Andy pada Ice yang tampak tak berminat.
"Terserah kamu lah, saya belum lapar."
Jawab Ice tak bersemangat.
"Ya udah mbak pesen sup jagung dua dan minumnya orange jus juga dua."
"Silahkan di tunggu ya kakak."
Ucap gadis waiters itu dengan membawa memo pesanan Andy.
"Kenapa sih? kamu kelihatan banget gak suka jalan bareng aku, atau kamu sudah punya pacar atau suami?"
Tanya Andy pada Ice yang hanya di jawab Ice dengan memutar matanya, kebiasaannya jika sedang boring dengan kata-kata orang yang sedang bersamanya.
"Iya benar, kata kata anda sangat tepat, wanita ini sudah bersuami dan dia ini istri saya."
Ice yang tak menyangka jika Willy akan datang menghampiri dirinya saat bersama Andy, merasa seolah tak percaya jika laki laki yang ada di belakangnya beneran Willy itupun langsung memutar tubuhnya kebelakang untuk melihatnya.
"Oh God, beneran kamu Om."
Ucap Ice lirih sambil menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya seolah tak percaya jika laki laki ini beneran Willy.
Laki laki yang sempat singgah di hatinya, memberikan banyak kenangan manis, laki laki yang pernah menjadi dewa penolongnya saat dirinya tak memiliki siapapun, laki laki yang menjadi cinta pertama nya tapi juga yang belum lama ini seolah mencampakkannya, dan menganggapnya tak berarti apapun, laki laki yang membuatnya merasakan sakit saat terakhir kali mereka bertemu.
"Apa maksud anda Tuan, maaf saya tidak mengenal anda."
Ucap Ice dengan nada dingin, dan dengan hati yang dibuatnya tegar walau ada yang terasa perih di dadanya saat mengatakan semua itu.
"Apa maksud kamu Ice, apa kamu sudah lupa siapa gue?"
Tanya Willy merasa tak percaya jika Ice akan mengatakan tak mengenalnya.
"Bang ayo kita pergi dari sini, saya merasa tidak nyaman."
Ucap Ice dengan tangan yang langsung menggandeng tangan Andy untuk pergi meninggalkan Willy.
__ADS_1
"Iya sayank, maaf Tuan karena kekasih saya merasa tidak nyaman dengan kehadiran Anda jadi kami permisi dulu."
Ucap Andy sebelum pergi meninggalkan Willy yang sedang menahan emosinya.
"Argh.... Ice.... damn it !!!...."
Teriak Willy sambil mengacak rambutnya frustasi karena sikap Ice yang memilih meninggalkannya.
Ice meminta Andy untuk mengantarnya ke parkiran kampus tempat mobilnya dia tinggalkan karena bannya yang dikempesin Andy sebelumnya.
Selama perjalanan mengantarkan Ice, Andy berusaha mencari tahu, ada masalah apa sebenarnya Ice dengan laki-laki yang mengaku suaminya Ice di cafe tadi.
"Ehmm... yank Ice, maaf boleh tanya tentang tadi gak?"
Kata Andy pelan takut membuat Ice marah.
"Gak usah dibahas masalah tadi karena tidak penting juga untuk anda tahu."
Ucap Ice jutek karena mendadak badmood setelah Willy datang tadi.
"Emmm... baiklah cantik, tapi jika kamu butuh teman cerita dan tempat untuk bersandar, aku akan selalu ada untuk kamu."
Kata Andy yang tak surut tekadnya untuk mendapatkan Ice.
"Hemmm.... terimakasih, tapi saat ini yang saya butuhkan hanya me time, saya butuh waktu untuk sendiri."
Ucap Ice yang masih menjaga jarak tak ingin terlalu akrab dengan Andy atau siapapun dulu.
"Baiklah tak masalah, aku akan selalu sabar menunggu hingga kamu mau membuka hatimu untukku."
"Terimakasih bang, maaf karena acara hari ini berantakan."
"Ha... ha... ha... santuy aja cantik, biasalah tanjakan kecil begitu di awal perjalanan, gue selalu optimis kok."
"Terimakasih."
Ucap Ice yang dia sendiri tidak tahu untuk apa mengucapkan kata itu.
"Iya sayank, makasih juga sudah bersedia jalan bareng aku, walaupun semuanya kacau tak sesuai my planm"
Jawab Andy masih sambil tersenyum dan fokus tetep pada jalan raya.
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa selesai juga up 1 bab walau semalam ketiduran dan kondisi othor yang belum sehat benar, semoga terbalaskan dengan dukungan terbaik dari kalian ya gaes
Dan semoga outhor bisa up minimal 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
__ADS_1
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍