
Pukul dua siang hari, barulah Willy terbangun dari tidurnya.
Willy buru buru menelphone sikembar Alvin dan Elvan untuk menanyakan keberadaan Ice apakah sudah pulang dari kampus atau belum.
"Al, how is ice? Has her come home from university?
"Al, apa kabarnya Ice? Apakah dia sudah pulang dari universitas?"
Tanya Willy pada Alvin begitu telponnya tersambung.
"Boss, It's only 9 in the morning here, It's still class time Boss."
"Boss, disini masih jam 9 pagi, ini masih jam kuliah Boss."
Jawab Alvin dari seberang telepon yang membuat Willy lagi lagi menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Come on Boss, her saves."
Ucap Alvin meyakinkan Willy.
"Ok sorry I forgot."
Ucap Willy lalu memutuskan sambungan teleponnya.
"Just one day, you've gone crazy Boss."
Ucap Alvin sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
Jangankan Alvin karena Willy sendiri merasa dia mulai menjadi gila, yang dipikirkannya hanya Ice terus sejak dia jauh dari Ice.
Perasaanya tidak pernah tenang, selalu menghawatirkannya, memikirkan seandainya Ice sedang bersama Lim saja membuatnya gelisah seperti gila.
"Aaaahhhh.... kenapa gue jadi begini? gue harus yakin kalo Ice baik baik saja dan dia bisa menjaga dirinya sendiri."
Teriak Willy sambil menghempaskan tubuhnya ke tempat tidur berusaha membuang galaunya.
Cukup lama Willy dengan posisinya terlentang diatas tempat tidur sambil menatap langit langit kamarnya dengan pikirannya yang sedang dia usahakan untuk membuang semua pikiran pikiran negatifnya dan menghipnotis dirinya sendiri agar tak lagi menghawatirkan Ice.
"Tenanglah Will, Ice itu gadis yang mandiri dan tangguh, dia pasti mampu menjalani empat tahun kedepan dengan baik."
Ucap batin Willy.
Setelah merasa hatinya lebih lapang dan pikirannya kembali tenang, barulah Willy turun untuk makan siang yang sudah terlambat.
Tanpa di duga duga oleh Willy jika saat ini Kaizar sudah lebih dulu menikmati makan siangnya yang ditemani Mbok Na di ruang makan.
"Jadi Willy baru nyampe pagi tadi ya Mbok? dia pulang sendirian atau bareng seseorang Mbok?"
Tanya Kai sambil mulutnya sibuk mengunyah makanannya.
"Ya sendirilah den, emangnya mau sama siapa? wong pacar juga gak punya."
__ADS_1
Kata Mbok Na.
"Ya kan siapa tau disana dia dapet jodoh Mbok."
"Lo dateng kemari cuma mau numpang makan plus ngerumpi ya bro."
Ucap Willy yang sebenarnya sudah cukup lama berdiri di pojokan sambil mendengarkan Kai yang sedang asyik ngerumpi bareng Mbok Na.
"Busyet dah ternyata orangnya denger Mbok."
Ucap Kai yang kaget karena suara Willy yang tiba-tiba muncul dari arah belakangnya.
Willy lalu berjalan mendekat karena perutnya pun sudah mulai berdemo.
"Lo kalo dateng jangan ngagetin begitu napa sih bro?!"
'Sengaja, kalo gak begini gak akan tau kalo lo hobinya ngerumpi."
Ucap Willy sambil menyendok nasi ke piring bersama lauknya.
"Kapan lo mau mulai ngantor lagi bro?"
Tanya Kaizar sambil menyudahi makannya.
"Mungkin beberapa hari lagi, gue rasanya kurang tidur sebabnya, juga masih jetlag."
Ucap Willy sambil menyuapkan makanan ke mulutnya.
"Jangan lama-lama, banyak kerjasama yang tertunda bahkan beberapa kali kita kena pinalti."
"Semuanya aman bro, aman damai terkendali."
Ucap Kai tapi dengan mata yang memberi isyarat kalau dia ingin tahu sesuatu.
"Gak usah bahas dia disini, nanti aja diatas."
Ucap Willy yang sudah menebak pikiran Kai yang mulai kumat keponya.
Setelah selesai makan siang atau sore itu akhirnya Willy mengajak Kaizar naik ke kamarnya
Belum juga duduk eh.... Kaizar mulai memberondong Willy dengan banyak pertanyaan yang salah satunya menyakan tentang Ice.
"Lo balik sendirian lalu gimana dengan Ice? dia lo tinggal sendirian disana apa gak kenapa kenapa Will?"
Tanya Kai yang sudah menahan rasa keponya sejak dimeja makan tadi.
"Ice aman, disana ada Daddy juga Alvin dan Elvan yang akan selalu menjaganya, dan juga Ice itu terbiasa mandiri bro."
"Lo yakin dia bakal baik baik aja disana? kok gue ragu ya Will."
"Terserah lo yakin gak yakin, tapi itu yang terbaik untuk saat ini, oh iya... apa lo gak ada kerjaan ya? kok bisa-bisanya lo nyantai nyamperin gue kemari."
__ADS_1
"Gue kira lo bakal ngantor hari ini, makanya gue samperin dimari."
Ucap Kai menjawab pertanyaan Willy.
"Gue masih mau istirahat dulu, udah sono balik ngantor kayak gak ada kerjaan aja, apa perlu gue kasih kerja tambahan?"
"Ogah, ini aja gue sudah puyeng mau muntah mabok kerjaan, selama gak ada lo tuh kerjaan gue semua yang ngerampungin (menyelesaikan)."
"Jadi mau lo sekarang gimana?"
"Gue mau liburan refreshing gitu! kita outing yuk."
"Paling paling mancing lagi, gue sedang gak minat mancing ke pulau, apalagi masih jetlag gini."
"Gimana kalo kita clubbing aja?, udah lama kita gak happy happy loh bro."
"Gue sedang jetlag yang ada tambah pusing, lagian gue sedang gak tertarik untuk melakukan apapun."
"Payah lo bro, kalo gitu gue minta cuti gue butuh liburan butuh refreshing!"
Ucap Kai kesal karena Willy gak mau di ajak sekedar outing untuk membuang jenuh.
"Gimana kalo kita ke cafenya Sammy kumpul bareng The Bloody?"
Usul Willy karena dia sadar jika Kai butuh penyegaran dari aktivitas kerja-nya yang menuntun dan membosankan.
"Nah boleh tuh, gue setuju banget bentar gue calling dulu yang lain ya."
Kaizar lalu menelphone satu persatu personel The Bloody.
"Kangen juga gue ngumpul dan narsis bareng mereka."
Ucap Willy sambil memejamkan matanya.
Setelah menghubungi para personel The Bloody, dan menyampaikan rencana untuk kumpul bareng di cafetaria milik Sammy, Kaizar ikutan untuk tidur lebih dulu.
"Lo geser dikit gue juga mau gelelengan bentar, ini juga sudah waktunya jam pulang kantor."
Ucap kai sambil membuka dasi dan pakaian kerjanya hanya menyisakan kaos singletnya, lalu mulai merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur samping Willy.
"Bagi gulingnya satu."
Ucap Kai langsung mengambil guling satu dan memeluknya.
Willy tak lagi menjawab mungkin karena terlalu lelah dan memang masih pengaruh jetlag, dia sudah masuk kealam mimpinya.
Sementara Kaizar pun mulai ikut tertidur.
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku. Alhamdulillah akhirnya hari ini othor bisa up walau semalem ketiduran dan terpaksa harus bolong update kemarin. Walau hari ini hanya up 1 bab ya gaes dan jangan bosan bosan untuk memberikan dukungan terbaik dari kalian tentunya gaes.
Dan semoga outhor bisa up 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
__ADS_1
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍