
Ice berusaha untuk kembali tidur tapi tak bisa, setelah puas balik ke kanan balik lagi ke kiri akhirnya Ice memilih mengambil air wudhu dan sholat qiyamullail dua raka'at, setelah itu barulah Ice kembali bisa tidur dengan tenang hingga akhirnya adzan subuh membangunkannya.
"Uhhh... sudah subuh aja, krek... krek..."
Ucap Ice sambil melakukan perenggangan pada otot-otot nya juga otot lehernya yang kaku setelah pertarungan semalam.
"Lama gak latihan juga gak pernah fight, rasanya nih badan sakit semua setelah mukulin orang semalem."
Seloroh Ice sambil berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci muka, sikat gigi, pipis dan terakhir berwudhu.
Komplit banget jadwalnya Ice di kamar mandi kalo pagi hari ya.
Setelah melakukan sholat subuh, Ice memilih untuk tidur lagi, dia malas untuk joging setelah olah raga otot semalam.
Sebelum kembali tidur, Ice lebih dulu memasak nasi menggunakan Magicom yang dibelinya kemarin, dengan rencana begitu bangun tidur sudah ada nasi dan tinggal memasak lauknya, atau sekedar membuat nasi goreng.
Ternyata bukan hanya Ice yang kembali tidur setelah sholat subuh, si ganteng tetangga sebelah kamar kostnya juga sama seperti Ice, dia memilih kembali tidur karena semalam tidur terlalu larut malam setelah lebih dulu berkonsultasi pada Dokter Pribadinya perihal jantungnya yang berdetak kencang.
Flashback on
"Apaan sih lo... sudah lewat tengah malem gini masih juga gangguin orang, lo gak punya jam apa ya dul? ganggu orang sedang kelon wae."
Ucap seseorang yang sedang di telpon oleh si ganteng.
"Dokter Achmad yang paling yuhu entar disambung lagi kelonnya di ronde kedua ketiga dan seterusnya sampe lo kelojotan juga gakpapa, tapi sekarang gue butuh bantuan lo bro."
"Cepet buruan minta bantuan apaan, lagi nanggung nih.. beb.. oh... (terdengar sayup sayup suara wanita disela sela percakapan mereka) iya bentar yank ini si dudul beneran gak tau waktu ganggu aja."
Ucap pria di seberang yang di panggil Dokter Achmad oleh si ganteng.
__ADS_1
"Kwekekekk maaf bro gue ganggu, gini gue sejak tadi mendadak dada gue berdebar-debar terus bahkan degub jantung gue keras banget sampe kedengar suaranya, apa gue kena serangan jantung ya? apa gue bakal mati bro?"
"Coba lo cerita yang jelas kapan dan saat apa dada lo juga jantung lo berdegub keras."
"Ehmmm.... bentar gue ingat ingat emmm... kalo gak salah sejak semalem waktu ketemu tetangga sebelah gue, anehnya tiap kali ketemu dia jantung gue dag dig dug gak karuan dan berdegub kenceng banget."
"Kalo sekarang gimana masih begitu atau gak?"
"Aneh nya sudah gak, tapi tetap aja gue khawatir kalo gue terkena serangan jantung bro, kali ini lo harus bantu gue, gue belum kawin gue belum mau mati bro."
Ucap si ganteng yang membuat pria diseberang yang mendengar kata-katanya gak tau harus menangis atau ngakak tapi yang jelas saat ini dia ingin nuntasin pekerjaannya yang nanggung stop di tengah jalan gara gara si ganteng berulang kali menelponnya tadi.
"Lo mau tau apa jawaban gue? saat ini juga gue mau mukul wajah lo sampe babak belur seandainya lo deket sini, tut.... tut... tut...(nada yang menandakan jika panggilan sudah di tutup)."
"Halo... halo... ahhh... lo belum kasih jawaban gue sakit apa, tapi asal main tutup telpon."
Flashback off
Setelah mandi dan membayar uang menginap semalam, Willy kembali melajukan mobilnya melanjutkan perjalanan menuju kota selanjutnya.
"Gue akan cari lo sampe ketemu Ce, walau sampe ujung dunia juga gue bakal cari lo Ce... tapi mimpi semalam kenapa seperti nyata banget."
Seloroh Willy yang berbicara sendiri sambil mengingat mimpinya semalam.
"Apa mimpi semalam sebagai pertanda atau pesan dari Ice kalo dia gak mau kembali ke gue? apakah dia beneran mau pergi jauh ninggalin gue?"
"Gue gak akan lepasin kamu Ce, walau kamu ingin pergi dari gue, gue akan tetap cari kamu, gue akan kejar kamu dari nol lagi seandainya kamu ingin menjauh dari gue."
Karena perut yang terasa lapar, akhirnya Ice terpaksa bangun dari tidurnya lalu dilihatnya isi kulkas memastikan apa saja yang bisa dimasaknya.
__ADS_1
"Ada cabe, bawang, eh ternyata ada sosis ada daun bawang juga, ya udahlah masak nasi goreng aja dulu."
Ice lalu meracik bahan bahan untuk membuat nasi goreng, cabai dan bawang cuma diiris kasar, sosis dan daun bawang juga di iris agak kasar.
Setelah semua siap, Ice mulai menyalakan kompor dan mulai menumis bumbu cabai dan bawang, tak lupa garam dan sedikit penyedap baru nasi dimasukkan dan diaduk sampai semua bumbu tercampur rata.
Ice ingat kemarin juga ada beli kecap dan saus, dilihatnya kembali isi kulkas akhirnya ketemu juga tuh kecap.
Kecap lalu di siramkan di atas nasi goreng setelah diaduk rata dan warnanya mulai coklat keemasan barulah potongan sosis dan irisan daun bawang diaduk rata di nasi goreng.
"Hummm yummy mantap, si ganteng ada gak ya, intip dulu lah."
Ice berjalan keluar kamar kostnya yang lebih pantas disebut kontrakan karena selain kamar tidur dan kamar mandi juga ada dapur dan ruang tengah.
Sesampainya di depan pintu kamar si ganteng, Ice bingung juga malu waktu mau mengetuk pintu kamar kostnya si ganteng begitu ingat kejadian semalem.
Wajah Ice langsung bersemu merah karena merasa malu begitu kembali mengingatnya.
"Ketuk ajalah masa bodoh toh semalem dia sendiri yang bilang masuk aja pintu gak dikunci, jadi bukan salah Ice lah."
"Tok... tok... tok... assalamu'alaikum, mas ganteng... sudah bangun belum? gak ada jawaban, apa orangnya sudah gak di kamar kali ya... udahlah kalo orangnya sudah pergi."
Bunyi pintu diketuk dan Ice yang mulai mengucapkan salam, tapi tak terdengar ada jawaban dari dalam.
Didalam kamarnya si ganteng yang sudah bangun buru buru memakai celana santainya begitu mendengar ada yang mengetuk pintunya.
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa selesai juga up 1 bab walau kembali kemalaman dan kondisi othor yang belum sehat benar juga harus menjaga anak yang sedang sakit dan juga sibuk karena anak yang sedang ulangan juga, dan semoga terbalaskan dengan dukungan terbaik dari kalian ya gaes
Dan semoga outhor bisa up minimal 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
__ADS_1
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍