
Setelah beberapa hari dari masa Rani mulai sadar, akhirnya Rani sudah mulai diperbolehkan pulang ke rumahnya.
Jay juga mulai sedikit demi sedikit mendapatkan kembali setiap ingatannya tentang Rani istrinya, bertahap seiring berjalannya waktu.
Dan Willy dia mulai kembali menyibukkan dirinya dengan banyak pekerjaan untuk mengalihkan semua rasa yang dia punya tentang Rani.
Terkadang Willy menghibur dirinya di club malam bersama teman temannya, atau nge-gym untuk sekedar mengeluarkan keringat, dan terkadang melepaskan semua rasa sesaknya di ring tinju, seperti saat ini.
"Bro kita ke club tinju xxx ya, sudah lama gue gak sparing tinju, pesen ke managernya buat nyariin lawan sparing untuk gue."
Perintah Willy ke Kai, yang langsung di iyakan oleh asisten sekaligus sahabatnya itu.
"Ok bro, terakhir lo sparing lawan siapa? gimana performanya?"
Tanya Kai dengan pandangan tetap fokus ke jalan raya.
"Jo Hans He's good baru sama dia gue bisa merasa puas dia lawan yang tanggung gue salut."
"Kenapa gak minta dia lagi aja bro? gimana?"
"Boleh, coba aja request ke manager bisa gak kalo Jo Hans."
"Ok siappp bro."
Kai lalu melakukan panggilan langsung ke manager Club tinju xxx, dan menanyakan apakah Jo Hans bisa sparing sama Willy hari ini.
Setelah menunggu beberapa saat, barulah manager Club tinju xxx memberikan jawaban tentang kesedian Jo Hans untuk sparing dengan Willy.
"Manager bilang kalau Jo Hans hanya bisa nanti malam, jadi gimana say yes or not"
"Yes"
Jawab Willy yang langsung disampaikan kepada manager Club tinju xxx.
"Jadi kemana dulu nih kita selama menunggu nanti malam?"
Tanya Kai menunggu instruksi selanjutnya dari si Boss.
"Kita ke apartemen gue dulu aja bro, sudah lama gue gak tengokin, entah gimana keadaan didalamnya sekarang, apa dibersihkannya atau gak."
"Siapa yang lo maksud bro?"
Tanya Kai kepo.
"Hmmm.... ada seorang gadis kecil yang butuh uang, jadi gue menolongnya memberinya kesempatan untuk membersihkan apartemen tiap harinya."
Jawab Willy yang otomatis membuat jiwa kepo Kai tambah kepo.
"Gadis kecil? kenapa gue bisa tidak tahu?."
Tanya Kai mulai mencoba mengorek-ngorek ceritanya lebih lanjut.
"Nanti lo bisa kenalan langsung sama tuh anak, tapi jangan lo kerjaiin ya awas aja lo... kalo sampe gue tau lo ***** ***** tuh bocah."
Sahut Willy yang diakhiri dengan kalimat ancaman dan gerakan tangan eye to eye seolah mengisaratkan aku mengawasimu, dan gerakan menggorok leher yang mengisyaratkan mati kau.
"Wuih serem amat ancaman lo bro..., terus tu anak tau gak lo... dia tinggal dimana?"
Tanya Kai lagi yang masih terus kepo.
"Gak usah banyak tanya, buruan gue sudah capek ingin istirahat."
__ADS_1
Bukannya dapat jawaban tapi yang ada malah si Boss yang jadi bete.
Setelah lebih satu jam perjalanan di jalan raya yang padat, akhirnya mereka sampai di area parkiran tempat apartment-nya Willy.
Keduanya naik kelantai paling atas, Willy segera membuka pintu apartemen dengan mengetikkan beberapa sandi.
Pintu terbuka, yang menjadi pemandangan mereka saat pertama pintu terbuka adalah, seorang gadis sedang mengepel lantai dengan bernyanyi riang dan ya itu megal megol berlenggak lenggok membuat Willy dan Kai otomatis melongo dan mulut menganga saat melihatnya.
Karena sepasang telinga si gadis mengenakan earphone, jadi dia tidak mendengar saat pintu terbuka dan ada orang yang masuk.
Willy menghargai kerja si gadis jadi dia membuka sepatu dan mengenakan sandal rumah sebelum duduk di sofa dan tingkahnya yang membuka sepatu itu di tiru oleh Kai.
Kai segera menuju dapur mengambil softdrink tanpa dilihat oleh si gadis, dan tampaknya keduanya sepakat ingin nge-prank tuh gadis.
Setelah itu Kai kembali ke ruang depan dan duduk di sofa bersisihan dengan Willy duduk, keduanya memperhatikan semua tingkah konyol si gadis yang sedang mengepel lantai dengan bernyanyi dan berjoget danggut ria.
Ini Lirik Lagu Kurang Sexy - Soimah Pancawati
Mas,,opo aku iki isih kurang ayu,
Opo kurang seksi tho mas?
Mas,,opo aku iki isih kurang ayu,
Opo kurang seksi tho mas?
Kurang Ayu, Kurang Sexy
Kurang Ayu, Kurang Sexy
Kurang Ayu, Kurang Sexy
Kurang Ayu, Kurang Sexy
Memuji diriku rasanya terbang ke awan
lupa daratan akhirnya kita pacaran
merasa cocok kemudian kita lamaran
setelah menikah kabeh jadi berubah
mas ku yang dulu saiki ko ke yang polah
sabeni metu
hati ku risau karena jarang dijamah
Mas,,opo aku iki isih kurang ayu,
Opo kurang seksi tho mas?
Mas,,opo aku iki isih kurang ayu,
Opo kurang seksi tho mas?
Kurang Ayu, Kurang Sexy
Kurang Ayu, Kurang Sexy
Kurang Ayu, Kurang Sexy
__ADS_1
Kurang Ayu, Kurang Sexy
Stres aku, mumet aku
padahal aku udah diet, dan lain sebagainya
sulam alis, biar tampil mempesona
padahal aku aslinya engga ada biaya
Tapi tetap aja kamu engga melirik ku
Saking stresnya aku goda berondong mulu
menghibur sepi ku
Mas,,opo aku iki isih kurang ayu,
Opo kurang seksi tho mas?
Mas,,opo aku iki isih kurang ayu,
Opo kurang seksi tho mas?
Kurang Ayu, Kurang Sexy
Kurang Ayu, Kurang Sexy
Kurang Ayu, Kurang Sexy
Kurang Ayu, Kurang Sexy
Mas,,opo aku iki isih kurang ayu,
Opo kurang seksi tho mas?
Mas,,opo aku iki isih kurang ayu,
Opo kurang seksi tho mas?
Willy memperhatikan tingkah konyol si gadis dengan sikap malas menyandarkan kepalanya dengan posisi tangan dibelakang kepala dan kaki yang diletakkan diatas meja.
Sedangkan Kai sudah dari awal menahan geli melihat pertunjukkan live show si gadis, seandainya saja tidak ada Willy pasti sudah dia rekam dan dijadikannya live streaming, pasti langsung booming followers he...
Saat si gadis memutar tubuhnya hendak mengepel sekitar sofa dan tiba-tiba ekspresinya langsung berubah.
Sekejap dia tercengang melihat sang pemilik apartemen sedang duduk malas disana menatapnya, dan seorang laki-laki asing yang tidak dikenalnya sedang tertawa sambil melambaikan tangan kearahnya.
Namun sekejap kemudian si gadis langsung menjerit dan melempar tongkat pelnya ke arah Willy, lalu berlari masuk ke dalam salah satu kamar tidur.
Willy yang terkejut saat tongkat pel melayang kearahnya segera menangkapnya.
"Happp... hais hampir saja, dasar gadis ceroboh yang aneh."
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa selesai juga up 1 bab walau semalam ketiduran dan semoga terbalaskan dengan dukungan terbaik dari kalian ya gaes
Dan semoga outhor bisa up 1ribu kata setiap harinya syukur syukur bisa up 2 bab ya readers.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
__ADS_1