
Willy yang akhirnya diantar Kai berangkat ke bandara dan beruntungnya saat Kai memesan tiketnya masih tersisa satu bangku untuk penerbangan sore ini juga.
"Gue akan pergi untuk mengurus semut semut itu, lo tolong kabari ke Mommy kalo gue mendadak ada yang harus dikerjakan di Zurich."
Pesan Willy pada Kai saat dia akan segera masuk ke stasiun pemberangkatan.
Kai menjawabnya dengan satu tepukan di punggungnya dan satu ucapan penyemangat.
"Lo pasti bisa nyelametin Ice bro, hati hati bye."
Ucap Kaizar lalu melambaikan tangannya pada Willy.
Taklama dari itu pesawat yang ditumpangi Willy pun mulai mengudara.
Dan Kai juga langsung kembali pulang kekantor lebih dulu untuk membereskan beberapa pekerjaan yang belum terselesaikan karena harus tertunda saat mengantarkan Willy ke bandara tadi.
Setelah melakukan penerbangan selama kurang lebih 21jam akhirnya Willy sampai juga di bandara udara internasional Zurich.
Sesampainya di sana saat waktu setempat menjukkan pukul satu siang, Willy langsung menuju mansion Daddy-nya untuk menemui Alvin dan Elvan.
Setelah sampai Willy tidak masuk ke dalam kediaman utama, tapi Willy langsung ke bangunan samping tempat kamar Alvin dan Elvan.
Setelah bertemu Alvin dan Elvan, Willy bersama keduanya segera memindahi keberadaan Ice dan melalui satelit mereka bisa melihat keadaan Ice dan orang orang yang telah menyekapnya.
Next
Dua mobil mewah melaju dengan kecepatan tinggi menuju luar kota.
"They really have awakened the lion from its slumber."
"Mereka benar benar telah membangunkan singa dari tidurnya."
Bisik Elvan kepada Alvin dengan geramnya.
"Can you say we're going to party this time?"
"Apa kali ini bisa dikatakan kita akan berpesta?"
Tanya Alvin dengan seringai yang menyeramkan sudah tak tampak lagi wajah yang biasanya kocak penuh canda.
"It seems so"
"Sepertinya begitu"
__ADS_1
Jawab Willy singkat dengan menambah kecepatan laju mobilnya.
Saat ini Willy, Alvin dan Elvan sedang perjalanan menuju ketempat Ice disekap.
Mereka menyusul rombongan Rico dan para tim keamanan yang sudah lebih dulu berangkat sejak kemarin.
Saat ini di luar kota, dalam sebuah hutan di perbukitan,terlihat seorang gadis muda yang sedang terikat pada sebuah batang pohon.
Seorang laki laki yang menutup wajahnya dengan masker yang merupakan ketua dari kelompok Wolf Flores menyeretnya dengan kejam ke sebuah gubuk.
Terlihat Ice yang meringis menahan semua rasa sakit disekujur tubuhnya, tapi sebisa mungkin Ice menahan air matanya agar tak menangis.
Kali ini Ice benar benar merasa ketakutan.
"Is this time I will die here?, Papi Mami I'm sorry Ice maybe Ice will never be able to continue Ice's goal of being able to take back our company."
"Apakah kali ini aku akan mati disini?, Papi Mami Maafkan Ice mungkin Ice tak akan pernah bisa melanjutkan tujuan Ice untuk bisa mengambil kembali perusahaan kita."
Batin Ice dengan rasa sedih dan putus asa.
Ketua kelompok Wolf Flores yang melihat raut wajah Ice yang khawatir juga sedih dia mengira kalo saat ini Ice pasti sedang ketakutan, dia lalu tersenyum bahagia.
Dia benar-benar bersemangat dan bahagia melihat raut wajah Ice yang dikiranya sedang ketakutan.
"Aku tidak menyangka akan menemukan gadis sekuat dirimu."
Ucap si ketua kelompok Wolf Flores itu yang menghentikan langkahnya di hadapan Ice yang tergolek diatas balai dengan keadaan terikat.
Ketua dari kelompok Wolf Flores itu lalu memandang anak buahnya.
"Come here, you all can enjoy her body but on one condition, you must be able to make her cry and cry very pitifully."
"Kemarilah, kalian semua bisa menikmati tubuhnya tapi dengan satu syarat, kalian harus bisa membuatnya menangis dan menangis dengan sangat menyedihkan."
"I really want to enjoy every pain and cry that comes out of his mouth."
"Aku sangat ingin menikmati setiap rasa sakit dan tangisan yang keluar dari mulutnya."
Ucap ketua kelompok Wolf Flores dengan tersenyum yang ternyata seorang psikopat.
Kelima anak buah yang bersamanya terlihat sangat bahagia dan bersemangat, mereka berlomba-lomba untuk memenangkannya.
Setelah mendekat kata kata dari ketua kelompok Wolf Flores itu, wajah Ice langsung memucat, walaupun dia seorang penyandang sabuk hitam tapi dengan keadaan kaki dan tangan terikat saat ini dia benar-benar lemah dan tak dapat melindungi dirinya.
__ADS_1
Dia benar-benar tidak menyangka akan diculik oleh sekelompok orang-orang psikopat seperti mereka yang mungkin sangat gila dan kejam.
Ketua kelompok Wolf Flores itu tertawa keras melihat reaksi tubuh Ice yang mulai terlihat ketakutan dan pucat.
"You are very beautiful but unfortunately I am not at all interested in your body and small breasts."
"Kau sangat cantik tapi sayang aku sama sekali tidak tertarik dengan tubuh dan bagian dadamu yang kecil itu."
Ucap ketua dari kelompok Wolf Flores itu.
Ice hanya diam dengan pandangan kosong, saat ini dia benar-benar tidak dapat melakukan perlawanan dengan kodisinya yang terikat.
Saat ini seandainya melawan pun juga percuma walau setangguh apapun Ice hanyalah seorang gadis yang tidak akan mungkin bisa mengalahkan mereka yang jumlahnya banyak.
"Om Willy"
Ice mengingat sosok Willy yang berjanji akan menjaga dan melindunginya.
"Kau bohong Om, kau benar-benar laki laki yang menyebalkan, dimana kau saat ini."
Ice tersenyum pahit saat mengingat Willy yang tak ada disaat dirinya dalam bahaya.
Ketua kelompok Wolf Flores itu menatap tajam kearah Ice.
"Do you know? Because of you I was dumped by my parents."
"Apa kau tau? karena dirimulah aku dibuang oleh kedua orang tuaku."
Ucap ketua kelompok Wolf Flores itu.
"You are the daughter of a Hendra Wijaya and Anggita Putri, they have abandoned me because of your presence, they have the heart to throw me away."
"Kau putri dari seorang Hendra Wijaya dan Anggita Putri, mereka telah membuangku karena kehadiran mu, mereka dengan tega membuangku."
Ucap ketua kelompok Wolf Flores itu yang tidak dimengerti oleh Ice sama sekali, Ice hanya tau kedua nama yang disebutkan oleh laki-laki itu benar adanya.
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku. Alhamdulillah akhirnya hari ini othor bisa up walau kemalaman dan hari ini hanya bisa up 1 bab ya gaes dan jangan bosan bosan untuk memberikan dukungan terbaik dari kalian tentunya gaes.
Dan semoga outhor bisa up 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
__ADS_1