
Willy memperhatikan tingkah konyol si gadis dengan sikap malas menyandarkan kepalanya dengan posisi tangan dibelakang kepala dan kaki yang diletakkan diatas meja.
Sedangkan Kai sudah dari awal menahan geli melihat pertunjukkan live show si gadis, seandainya saja tidak ada Willy pasti sudah dia rekam dan dijadikannya live streaming, pasti langsung booming followers he...
Saat si gadis memutar tubuhnya hendak mengepel sekitar sofa dan tiba-tiba ekspresinya langsung berubah.
Sekejap dia tercengang melihat sang pemilik apartemen sedang duduk malas disana menatapnya, dan seorang laki-laki asing yang tidak dikenalnya sedang tertawa sambil melambaikan tangan kearahnya.
Namun sekejap kemudian si gadis langsung menjerit dan melempar tongkat pelnya ke arah Willy, lalu berlari masuk ke dalam salah satu kamar tidur.
Willy yang terkejut saat tongkat pel melayang kearahnya segera menangkapnya.
"Happp... hais hampir saja, dasar gadis ceroboh yang aneh."
Gerutu Willy sambil berdiri memberikan tongkat pel ke pada Kai.
"Kenapa kasih ke gue? ogah gue kalo harus ganti jabatan jadi tukang pel, kalo naik jabatan gantiin lo baru mau gue."
Seru Kai sambil meletakkan tongkat pel kedapur.
Sementara Willy mengetuk kamar tempat si gadis tadi bersembunyi.
"Tokk.... tokkk.... Iceee.... buka pintunya, aku lapar... kamu masak apa gak tadi?"
Willy mengetuk pintu kamar dan bersuara selembut mungkin agar si gadis mau membuka pintu dan keluar dari persembunyiannya.
"krieetttt..."
Bunyi pintu di buka dan kepala si gadis melongo mengintip keluar.
"Maaf Om emm.... tadi tong... kat pelnya ee... kena gak?"
Tanya si gadis dengan ekpresi lucu dan cengar cengir.
"Kena lah, kamu lemparnya pas banget tadi, terus kenapa lemparnya ke gue bukan ke dia."
Jawab Willy sambil memperhatikan wajah imut si gadis.
"Emmm... tadi kan refleks Om sebab kaget, Om sih bikin kaget tau tau sudah ada disana."
Jawab si gadis malah lebih kenceng suaranya dari Willy.
"Kamu masak gak tadi, gue laper belum makan."
Kata Willy yang memang benar seharian tadi baru makan pagi doang di rumah, selepasnya belum makan karena terlalu sibuk sampai makan siangpun lewat.
"Ada tadi Ice masak sayur lodeh, tempe goreng tepung krispi, ikan asin, sama sambal terasi, menu kampung semua Om... apa Om doyan?"
__ADS_1
Kata si gadis kecil yang ternyata bernama Ice.
"Asalkan cocok di lidah dan gak beracun, bolehlah menu kampung selama layak di konsumsi."
Sahut Kai yang tiba-tiba bersuara.
"Buruan siapin gih, gue laper banget."
Kata Willy, dan si gadispun keluar dari kamar untuk menyisipkan masakan yang sudah dimasaknya tadi.
"Padahal Ice masak cuma untuk Ice sendiri, terpaksa deh nanti makan mie instan, mau masak lagi juga males kalo sudah malem nantinya."
Gumam si gadis sambil tangannya menata semua masakan diatas meja makan.
"Ommm..... sudah siap, silahkan makan tuan tuan, semoga rasanya cocok dilidah Om berdua he... he.... "
Teriak si gadis memanggil Willy dan mempersilahkannya untuk makan.
"Masak apa ini sedikit banget, kamu sudah makan belum?"
Seru Kai saat melihat dimeja hanya ada semangkuk sayur lodeh, tempe goreng 5 biji, ikan asin juga sedikit dan semangkuk kecil sambal terasi.
"Tadi siang sudah makan, iya memang cuma segitu masaknya, kan Ice gak tau kalo Om Willy bakal datang ke mari."
Jawab Ice polos sambil membereskan tongkat pel tadi ke tempat penyimpanan peralatan bersih bersih.
"Ok Boss, ingat lain kali kalo mau masak, WA dulu tanya kita bakal mampir makan kesini gak bagitu."
Sahut Kai mengiyakan perintah si Boss, yang langsung disambung ceramah ke si Gadis.
"Ih si Om yang salah, yang harusnya WA itu ya Om berdua kalo mau kemari harusnya kabari Ice dulu biar Ice masakin."
Jawab si gadis yang nyolot gak suka karena merasa di salahkan.
"Kam.... tintong... "
Belum sempat Kai menyelesaikan kata katanya, suara bel sudah berbunyi menandakan ada seorang tamu.
Si gadis buru buru kedepan membuka pintu, yang sebelumnya lebih dulu dia melihat layar cctv untuk mengetahui siapa yang datang.
Seorang kurir pengantar makanan menyerahkan kantong berisi makanan ke si gadis.
"Ini pesanannya ya Mbak, tolong tanda tangan disini."
Kata si kurir sambil memberikan kantong berisi makanan yang di order olah Kai tadi.
"Terimakasih ya Mas, tunggu sebentar saya panggil dulu yang mesen tadi biar dia yang bayar."
__ADS_1
Kata si Gadis sambil hendak masuk kedalam memanggil Willy.
"Gak usah Mbak, semua sudah dilunasi kok saat order tadi."
Seru si Mas kurir nya, lalu permisi pergi.
Di Gadis langsung menata semua makanan yang sudah di pesan tadi diatas meja makan.
Ternyata Kai memesan capcay, sotong lombok ijo, sama nasi tiga porsi besar untuk mereka bertiga.
Si Gadis menempatkan nasinya ke dalam tempat nasi karena dia pikir gak mungkin tiap orang bisa habis makan nasi satu porsi besar.
Setelah semua tertata diatas meja makan, barulah si gadis memangil keduanya lagi untuk makan sore bersama.
"Ommm.... sudah siap... yuk makan"
Teriak si Gadis memanggil keduanya untuk makan.
"Anak Gadis gak boleh teriak teriak begitu, kalem yang manis gitu."
Hardik Kai saat mendekat ke meja makan.
"Kalo Ice kalem justru jadi aneh Om, Ice mah gak bisa yang gaya kalem sok dibuat anggun bgitu."
Sahut Ice sewot sebab sejak awal Kai selalu intrupsi terus dengan sikapnya Ice.
"Ya udah gak ada yang maksa kamu berubah, tapi ada baiknya mulai sekarang belajarlah untuk lebih ber-etika, ayo sekarang kita makan."
Kata Willy yang menengahi perdebatan antara Kai dan Ice.
"Gue heran kok bisa ya lo lembut banget sama nih cewek udik?"
Kata Kai yang masih aja julid sama si gadis yang gak tau dimana Willy mungutnya.
"Mau makan apa ngajak perang nih Om? gue sudah mode kalem nih malah paling kalem loh."
Sahut Ice yang kembali sewot setelah di anggap udik.
"Udah ayo makan... gak usah dengerin nih Om kepo, oh iya sini-in itu masakan kamu tadi."
Willy lagi-lagi menengahi cekcok keduanya, dan meminta masakan yang dimasak oleh Ice untuk memperbaiki mode gadis itu.
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa selesai juga up 1 bab walau kemalam dan semoga terbalaskan dengan dukungan terbaik dari kalian ya gaes
Dan semoga outhor bisa up 1ribu kata setiap harinya syukur syukur bisa up 2 bab ya readers.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
__ADS_1
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍