Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong

Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong
*"Mimpi"


__ADS_3

Dua mangkuk mie sudah siap.


Satu mangkuk dengan dua telur milik siganteng, dan satu mangkuk lagi miliknya hanya dengan satu telur.


"Untuk dirinya sendiri dua telur, dan ngasih ke aku satu telur, pelit banget tuh orang perhitungan banget."


Gerutu Ice sambil membawa satu mangkuk mie dengan dua telur setengah matang untuk siganteng tetangga kamar sebelahnya.


Begitu sampai depan pintu kamar si ganteng, Ice ingat siganteng tadi bilang masuk aja pintu gak di kunci, Ice pun membuka pintu dan masuk mengantarkan mie kuah pesanan si ganteng.


"Kemana dia? kok sepi, masa iya dari tadi belum selesai mandi, sudahlah gue tinggal balik keburu mie kuah gue medok gak enak entar."


"Mas Ganteng ini mienya aku letakkan di meja depan ya, buruan keburu dingin medok mienya entar gak enak loh."


Teriak Ice saat akan keluar dari kamar kost tetangganya si ganteng muka arab.


Saat Ice akan melangkah kakinya menuju pintu, tiba-tiba terdengar pintu kamar mandi si ganteng terbuka, refleks Ice memutar tubuhnya untuk melihat dan....


"Aaahhhhh.... Duarrrr...."


Ice dan si ganteng bersamaan berteriak, si ganteng langsung kembali masuk ke kamar mandi dan asal membanting daun pintunya, sementara Ice langsung berlari keluar kamar si ganteng dan juga asal membanting daun pintunya.


"Aihhh.... ini sial atau rejeki sih, bisa lihat body seksi si ganteng."


Ucap Ice yang sudah sampai dalam kamarnya sendiri.


Ice lalu memakan mie kuahnya seperti orang yang kesurupan masih sambil teringat body seksi si ganteng yang gak sengaja dilihatnya.


Flashback on


Si ganteng yang baru selesai bercukur jenggot juga sedikit merapikan kumisnya setelah mandi dan hanya mengenakan boxer gak ingat kalo tadi dia pesan aga Ice langsung masuk, dan juga gak denger teriakan Ice karena suara air krannya yang berisik.

__ADS_1


Selesai bercukur dan hanya memakai boxer si ganteng tanpa pemberitahuan keluar dari kamar mandi dan begitulah Ice yang melihatnya karena kaget dan syok akhirnya teriak histeris, begitupun di ganteng begitu melihat ada Ice juga ikutan menjerit.


Flashback off


Setelah yakin jika kamarnya tak ada orang lain setelah Ice keluar tadi, si ganteng lalu dengan mengendap endap keluar dari kamar mandinya lalu buru buru mengunci pintu kamar kostnya.


"Aduh.... kenapa gue bisa lupa kalo tadi gue minta dia buatin mie dan gak ngunci pintu, jantung gue sampe hampir lompat keluar tadi, gak biasanya jantung gue berdegub kenceng banget begini, kayaknya gue beneran harus periksa ke Dokter Spesialis Jantung nih besok."


gumamnya bicara sendiri sambil menyantap mie kuah instan buatan Ice.


Saat ini Willy sedang gelisah, dilihatnya Ice pergi bergandengan tangan dengan pria lain, berulang kali Willy berteriak memanggilnya tapi seolah Ice tak mendengarnya.


Willy berusaha berlari mengejar Ice tapi entah kenapa terasa sangat jauh.


"Ice.... Ce..... kembali jangan pergi Ce... gue minta maaf jangan pergi Ce !..."


Berulang kali Willy berteriak memanggilnya tapi Ice terus berjalan menjauh bersama pria yang hanya bisa dilihat punggungnya oleh Willy.


Willy menangis terisak-isak sambil terus memanggil nama Ice, saat Willy berusaha untuk mengejar Ice lagi tiba-tiba dia kembali terjatuh dan kali ini terasa banget sakitnya hingga Willy tersadar dirinya jatuh dari tempat tidur.


"Hah... hah... mimpi... untunglah cuma mimpi, tapi kenapa semuanya terasa teramat nyata, Ice jangan pernah meninggalkan gue apapun keadaannya kembalilah Ce, gue janji kali ini gue gak akan nyia nyiain kamu."


Ucap Willy sambil menghapus air matanya yang ternyata saat bermimpi tadi dirinya benar benar menangis.


Ice yang sedang tidur seolah sayup sayup mendengar seseorang yang sedang memanggilnya, karena penasaran Ice memutar tubuhnya melihat siapa kiranya orang yang sedang berteriak memanggilnya.


Dilihatnya Om Willy sedang berlari memanggilnya dan memintanya untuk kembali, tapi hati Ice menolak untuk kembali dan entah kenapa walau dilihatnya Willy berlari ingin menghampirinya tapi jarak diantara mereka tak juga mendekat.


Dilihatnya Om Willy terjatuh dan menangis memanggilnya, saat dirinya merasa iba ingin menolong Om Willy tapi ada tangan yang menahannya melarangnya untuk menolong Om Willy.


Saat Ice berontak dari tangan yang menahannya itu tiba-tiba saja Ice terbangun karena tangannya merasa sakit setelah tak sengaja teratuk dinding saat berontak ingin melepaskan diri dari tangan yang menahannya sewaktu ingin menolong Willy.

__ADS_1


"Addduuuhhhhh.... sakitnya.... hah mimpi, kenapa harus mimpi seperti ini sih"


Ucap Ice sambil duduk lalu berjalan untuk mengambil minum.


"Ice harap Om Willy hidup dengan baik dan baik baik saja, ini hanya mimpi gak mungkinkan Om Willy seperti itu, dia sudah berkeluarga sudah punya istri dan sikembar, aku harus bisa melupakannya."


Monolog Ice yang berpikir jika Willy pastinya hidup bahagia bersama keluarganya.


"Baru juga jam tiga lebih, belum masuk subuh tidur lagi dulu lah."


Ice berusaha untuk kembali tidur tapi tak bisa, setelah puas balik ke kanan balik lagi ke kiri akhirnya Ice memilih mengambil air wudhu dan sholat qiyamullail dua raka'at, setelah itu barulah Ice kembali bisa tidur dengan tenang hingga akhirnya adzan subuh membangunkannya.


"Uhhh... sudah subuh aja, krek... krek..."


Ucap Ice sambil melakukan perenggangan pada otot-otot nya juga otot lehernya yang kaku setelah pertarungan semalam.


"Lama gak latihan juga gak pernah fight, rasanya nih badan sakit semua setelah mukulin orang semalem."


Seloroh Ice sambil berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci muka, sikat gigi, pipis dan terakhir berwudhu.


Komplit banget jadwalnya Ice di kamar mandi kalo pagi hari ya.


Setelah melakukan sholat subuh, Ice memilih untuk tidur lagi, dia malas untuk joging setelah olah raga otot semalam.


Sebelum kembali tidur, Ice lebih dulu memasak nasi menggunakan Magicom yang dibelinya kemarin, dengan rencana begitu bangun tidur sudah ada nasi dan tinggal memasak lauknya, atau sekedar membuat nasi goreng.


Ternyata bukan hanya Ice yang kembali tidur setelah sholat subuh, si ganteng tetangga sebelah kamar kostnya juga sama seperti Ice, dia memilih kembali tidur karena semalam tidur terlalu larut malam setelah lebih dulu berkonsultasi pada Dokter Pribadinya perihal jantungnya yang berdetak kencang.


*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa selesai juga tambah up 1 bab lagi dan Alhamdulillah gak kemalaman, semoga aja othor bisa nambah up lagi untuk hari ini karena harus nutup yang bolong bolong beberapa hari kemarin.


Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*

__ADS_1


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍


__ADS_2