
Kini hari hari Ice di isi dengan kesibukkannya di toko bunga, terkadang saat pelanggan sedang ramai-ramainya, Fathir juga datang membantu Ice.
Setiap hari omzet yang dihasilkannya dari menjual bunga bunga cukup memberikan keuntungan, walau belum bisa dikatakan keuntungan karena harus mengembalikan modal awal lebih dulu.
Karena selalu sibuk dan terkadang tak memiliki waktu untuk istirahat, Ice diperbolehkan Fathir mengambil satu orang pekerja untuk menolongnya di toko bunganya.
Pagi ini Ice menyerahkan toko bunganya untuk dijaga oleh pegawainya, dan dirinya sendiri memilih untuk ikut memanen memetik bunga bunga di taman, untuk menghibur dirinya dan membuang rasa bosannya.
Bagaimanapun Ice terkadang merasakan rindu dengan orang-orang yang selama ini dekat dengan dirinya seperti Willy, Daddy Arjun, Pak Amat dan keluarganya.
"Ahh.... senangnya bisa memetik dan mencium harum bunga bunga di taman seperti mimpi rasanya."
"Apa kamu menyukai kegiatan kamu disini Ce?"
Tanya Fathir yang melihat betapa riangnya Ice saat memetik bunga bunga seperti layaknya gadis kecil.
"Kau tau mas? Ice bahkan pernah bermimpi bermain berlarian ditaman beraneka bunga, Ice bahkan mengira ini bagian dari mimpi Ice dan tidak pernah membayangkan bahwa semua mimpi Ice itu kini menjadi nyata."
Ucap Ice sambil tersenyum dan berputar di antara bunga bunga.
Dia mengekpresikan semua rasa yang dirasakan saat ini penuh keindahan seolah dirinya kupu-kupu diantara bunga bunga yang bermekaran.
Fathir yang memperhatikan tingkah laku Ice bahkan tak pernah berhenti tersenyum, entah mengapa saat melihat Ice yang selalu tampil apa adanya dan selalu bisa berekspresi lepas, itu mampu membuat Fathir merasakan kehangatan dalam hatinya.
Hati yang selama ini sunyi dan tak ada yang mampu mengetuk apalagi mengisinya dengan rasa cinta, kali ini selalu menghangat setiap kali bersama Ice.
"Ce sudah saatnya maksi, kita makan siang dulu yuk."
"Ahh.... ternyata sudah siang, padahal Ice masih ingin disini berlama-lama."
Ucap Ice sambil meletakkan bunga bunga yang dipetiknya kedalam keranjang yang dibawa oleh pegawai yang bertugas khusus memetik bunga.
"Masih ada waktu, bisa dilanjut lagi nanti setelah maksi atau besok lagi Ce."
Ucap Fathir sambil memperbaiki letak topi anyaman yang dipakai Ice.
__ADS_1
"Iya mas, ya udah ayo kita maksi dulu."
Ucap Ice sambil menggandeng tangan Fathir dan membuat Fathir lagi lagi harus memegang dadanya yang berdetak kencang tak beraturan.
"Kita maksi di kantin atau kemana mas?"
Tanya Ice sambil mencuci tangannya di kran air yang disediakan di taman itu.
"Kamu maunya makan dimana Ce, gue ngikut aja."
"Mana bisa begitu mas, kali ini mas ganteng mau makan dimana biar gantian Ice yang ngikutin seleranya kamu mas."
"Kalo gitu kita makan ke luar ya, gue pingin makan yang seger seger."
"Bakso? atau soto mas?"
"Bukan dua duanya, gue pingin makan sup cream asparagus."
Ucap Fathir yang mulai membayangkan segarnya sup cream asparagus yang meal and creamy di mulut.
Akhirnya kedua berboncengan dengan mengendarai motor siganteng menuju rumah makan yang menjual aneka sup.
Sesampainya di rumah makan yang menyediakan masakan western dan juga aneka sup. Siganteng Fathir langsung memesan sup cream asparagus dan baked red potato wedges, Sementara Ice lebih memilih sup kimlo komplet dengan sepiring nasi karena Ice merasa kurang mantap kalo gak pake nasi apalagi habis berkebun yang membuatnya merasakan butuh lebih banyak asupan.
"Gimana Ce suka gak dengan makanan disini? gue biasanya makan disini kalo jenuh makan nasi."
"Iya Ice suka kok, tapi aneh aja mas lihat kamu yang indo timur tengah kok lebih suka makanan western di banding makanan ala timur tengah."
"Gak kayak gitu juga Ce, itu karena menu makanan timur tengah disini susah didapat, paling juga yang lagi trend dan bisa di temui dimana mana tuh ya kebab itu."
"Iya juga sih mas, tapi kapan kapan ajak Ice makan makanan timur tengah ya mas."
"Boleh, tapi gak disini, ke arab mau?"
"Gak ah ngapain mau makan aja jauh banget harus ke arab, kalo berhaji iya Ice mau kesana."
__ADS_1
"Ha.... ha... ha.... ya udah, lain kali kalo ada yang recommended baru gue ajak."
"Sekarang kita balik lagi yuk Ce, toko kamu belum kamu tengok lagi loh setelah pagi tadi."
"Iya mas, kuy lah kita balik, sekalian mau nutup toko dulu, kemungkinan besok Ice gak bisa ke toko mas, Ice mau istirahat dulu mau puas puasin tidur seharian."
"Anak gadis kok rencana tidur seharian, bisa jauh jodoh loh."
Kata di ganteng Fathir mengolok olok Ice.
"Biarin, yang penting Ice mau tidur sepuas puasnya besok, sejak awal buka toko bunga belum sempet istirahat nih badan."
"Ya udah puas puasin aja tidur, besok biar gue bantu ngawasin toko bunga kamu."
"Mas, kamu juga jangan lupa dengan pekerjaan kamu, Ice perhatikan sejak awal Ice buka toko bunga, kamu selalu ada bantu Ice dan gak pernah ngerjain pekerjaan kamu sendiri loh, apa kata para pegawai kamu yang selalu memperhatikan kita, pasti kita sudah jadi tranding gosip buat mereka."
"Ya biarin aja, gue gak masalah dan gak merasa terganggu kok."
"Kalo pacar atau istri kamu tahu gimana coba mas? Ice gak mau dituduh pelakor perebut suami orang dan gak mau ada yang terluka karena kedekatan kita mas."
Ucap Ice yang malah ditanggapi dengan tawa ngakak oleh si ganteng Fathir.
"Ha.... ha.... ha.... mana ada begitu Ce, gue gak bakalan ngekost kalo sudah punya bini, pacar juga gak ada karena selama ini gue sibuk bertani dan berkebun, mana ada gadis yang suka dengan petani kayak gue yang selalu bau tanah dan lumpur."
Ucap si ganteng Fathir sambil mengusap rambut kepala Ice.
"Mas kamu berantakin rambut Ice lagi, tunggu... kaki Ice pegal semua rasanya."
Ice berlari mengejar si ganteng Fathir yang sudah lebih dulu keluar menuju motornya setelah membayar semua bill nya.
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa selesai juga up 1 bab walau kembali kemalaman dan kondisi othor yang belum fit juga kondisi anak yang Alhamdulillah baru mulai sehat ditambah juga sibuk, semoga saja terbalaskan dengan dukungan terbaik dari kalian ya gaes
Dan semoga outhor bisa up minimal 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
__ADS_1
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍