
Lain sanjaya lain pula dengan keadaan Willy
saat ini Willy baru sampai di apartemen pribadinya yang menghadap langsung ke lake Zurich.
Willy lebih dulu membersihkan dirinya sebelum beristirahat setelah satu hari penuh menjalani penerbangan.
Maksud hatinya ingin beristirahat tapi matanya enggan untuk tidur.
Willy berdiri dibelakang jendela dengan sebatang rokok yang dihisapnya memandang hamparan danau Zurich tetapi pikirannya entah kemana.
Tubuhnya memang bisa pergi jauh dari wanita yang dicintainya tapi tidak dengan hati dan pikirannya.
Entah sudah berapa batang rokok yang dihisapnya, berkali kali dia menepuk dadanya berharap rasa sakit itu hilang.
Apartment Lake Zurich Penthouse Swiss
sumber Google
Kembali ke keadaan Sanjaya dikantor.
Sanjaya benar benar galau karena masalah yang ditimbulkan oleh rekan bisnisnya yang telah mengambil hp miliknya bahkan dengan lancang mengaku ngaku sebagai kekasihnya.
Yang parahnya lagi wanita itu memposisikan seakan-akan dirinya (Sanjaya) sempat tidur dengannya malam itu.
"Tidak ada pilihan lain, cepat hubungi CV.xxx sampaikan bahwa saya memutuskan kerjasama kita, dan segera kamu bayar finalti-nya"
__ADS_1
"Dan juga minta agar Manager mereka nona Meirita mengembalikan ponsel saya"
Perintah Sanjaya pada asistennya yang bernama Azriel.
"Baik pak akan segera saya kerjakan, permisi'
jawab asisten Azriel.
Sanjaya tak ingin bersusah payah mengurus masalah ponselnya langsung pada Meirita, dia merasa jijik dan alergi pada wanita ular seperti itu.
"Tunggu, setelah itu babat habis semua usaha mereka jangan biarkan satupun masih berdiri"
siap Bos, jawab Azriel lalu segera pergi untuk langsung melaksanakan perinta Bos-nya
Di CV.xxx tepatnya diruangan CEO yang tak lain merupakan ruangan ayah dari Meirita.
"Ayah, aku tidak mau tau pokoknya Sanjaya harus jadi milikku bagaimanapun caranya"
"Tenanglah setelah rencana marger kita ini berjalan maka sudah dipastikan Sanjaya masuk dalam perangkap kita dan kamu bisa melakukan apapun padanya"
kata tuan Wahyo Sugondo memanjakan putrinya itu.
"Ayah kau memang yang terbaik, emmuah lope u ayah"
kata Meirita penuh semangat sambil meninggalkan kecupan dipipi ayahnya sebelum berlalu pergi kembali keruang kerjanya sendiri.
Yang sebenarnya tanpa diduga oleh pasangan ayah dan anak itu kalo rencana mereka sebentar lagi hanya tinggal angan angan belaka, karena asisten Azriel dari Sanjaya Group didampingi oleh kuasa hukum Sanjaya Group telah memasuki lobi kantor mereka.
__ADS_1
"Tolong saya ingin bertemu dengan tuan Wahyo Sugondo dan nona Meirita"
kata Azriel asisten dari Sanjaya Group.
"Apakah tuan sudah membuat janji temu?"
tanya sang receptionis
"Anda bisa menyampaikannya langsung dan katakan asisten dari Sanjaya Group datang"
jawab Azriel dingin membuat sang receptionis langsung menghubungi kontak sang CEO
Tak lama kemudian sang CEO yang ditunggu bersama putrinya itu datang menyambut Azriel.
"Tuan Azriel maaf harus menunggu"
kata mereka sambil mengulurkan tangannya tapi tidak disambut oleh Azriel dan membuat wajah mereka seketika memerah menahan malu juga amarah.
"Tidak perlu berbasa basi tuan Wahyo Sugondo dan nona Meirita, silahkan tanda tangani surat pemutusan kerjasamanya dan ini finalti dari Sanjaya Group sesuai pasal-pasal yang sudah disetujui sebelumnya"
kata Azriel langsung ke poinnya tak ingin membuang-buang waktu dan kuasa hukum yang bersamanya segera menyerahkan semua berkas berkas yang berkaitan dengan pemutusan hubungan kerjasama antar perusahaan mereka.
"Dan untuk anda nona Meirita, saya harap bisa mengembalikan ponsel milik Bos saya sekarang juga dan persiapkan diri anda menghadapi tuntutan dipengadilan"
kata Azriel kemudian yang membuat Meirita langsung mematung dengan wajah yang pucat.
"Sekarang ponselnya, nona Meirita apakah belum jelas? gertak Azriel sambil menyiapkan ponselnya sendiri untuk merekam saat Meirita mengembalikan ponsel Bos-nya untuk mendukung pasal pasal yang akan dikenakan untuk menjerat Meirita dimeja hukum.
__ADS_1
*Terimakasih banyak untuk semua readers sudah setia mengikuti dan memberikan dukungannya, jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejakmu like vote dan coment 👍😘*
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘