Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong

Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong
*"Halah Le Turu Ngebo"


__ADS_3

Sementara di kantornya


Kai sibuk menyelesaikan semua tugasnya dan baru menyadari kalo Boss nya tidak terlihat batang hidungnya sejak pagi ketika dia akan menyampaikan schedule meeting nya dengan beberapa clien dihari ini.


"Boss kau ada jadwal bertemu tuan....eee...eng ing eng, oh shitt...!!!, kemana dia?? bisa bisanya menghilang saat seperti ini!!!"


Kata kata Kai terhenti dan disambung dengan umpatan saat dia mengangkat pandangannya dan melihat ruangan si Boss kosong tak nampak tanda tanda si Boss ada disana.


Kai buru buru mengeluarkan ponselnya dan melakukan panggilan pada id si Boss, tapi berulang kali nada panggil diulang tetap gak ada jawaban dari yang di telpon-nya.


"Oh shitt...shitt...ayolah Boss cepat terima panggilanku, damn it dimana kau Boss?? kenapa selalu begini setiap kali akan meeting dengan clien"


Kai sangat kesal juga gelisah saat panggilan telpon-nya gak di terima Willy.


"Bagaimana ini?? hah... kenapa aku jadi bodoh, aku bisa mencari lokasinya sekarang"


Kai mulai membuka beberapa laptopnya dan mengklik beberapa rangkaian kombinasi angka dan huruf semacam sandi taklama mulai tampak di layar laptopnya satu titik berkedip-kedip pada denah peta yang tampak di layar komputer yang menunjukkan lokasinya.


"Hais.....ternyata dia ada di rumah mommy, sedang apa dia sudah sesiang ini masih di rumah??"


Kai kembali mengetik beberapa rangkaian kombinasi huruf dan angka lagi, taklama kemudian tampak di layar monitornya Willy yang sedang tertidur diatas tempat tidurnya dengan pulasnya.


"Tampaknya nyaman sekali hidupmu Boss sampai siang begini juga masih tidur, hah...sultan mah bebas"


Gumamnya sambil berlalu hendak menjemput sang Boss kerumahnya.


Tak berapa lama berkendaraan akhirnya Kai sampai di rumah besar mommy-nya Willy.


Dia langsung masuk dan lebih dulu ke dapur untuk menyapa mbok Na.


"Pagi mbok.... mmmuach....sedang apa mbok kok sibuk banget?"


Kai langsung memeluk mbok Na dari belakang dan mencium pipinya, dia selalu begitu bila deket mbok Na.

__ADS_1


Baginya mbok Na itu tak beda dengan orangtuanya, karena sejak sekolah Kai selalu bersama Willy.


"Eh...comot...*****....comot...eh... alah kan jadi kumat latahnya si mbok"


Mbok Na buru buru menutup mulutnya dengan kedua tangannya untuk menghentikan latahnya.


"Den Kai aduh kebiasan bener, senengnya buat si mbok kaget"


"Mmuach...sudah mbok stop latahnya kangen nih"


Kai kembali mencium pipi mbok Na yang sudah dianggapnya seperti keluarga sendiri.


"Den Kai jangan begitu lagi ah, mbok kan jadi kumat latahnya"


kata mbok Na sambil menjewer telinga Kai.


"A...aaaduuuhhhh....i....yaaaa....mbok ampun gak lagi lagi, suwer tekewer kewer✌️he...he...he..."


"Nah si mbok yang terbaik, tau aja kalo Kai belum makan dan sedang laper he....he...he...."


Kai membuka kulkas lalu mengambil satu softdrink dan meminumnya.


"Mbok Na sudah masak apa? Kai makan yang sudah si mbok masak wae"


"Ya wes kalo begitu, den Kai makan aja yang sudah si mbok masak itu semua sudah mbok tata dimeja"


Kata mbok Na sambil membersihkan meja dapurnya.


"Willy gak dibangunin mbok? ini sudah siang loh, dan ada jadwal meeting juga dengan rekan bisnisnya"


Kata Kai sambil menyendok menu makan siang yang tertata cantik di meja makan dan sangat menggugah selera.


"Lah si mbok malah ra terti kalo den Willy masih ada dirumah, ya wes mbok mau bangunin den Willy dulu sekaligus bawain makan buat nyonya"

__ADS_1


"Mmmm....iya...mbok buruan ini sudah siang"


Sahut Kai dengan mulut yang sedang mengunyah makanannya.


Mbok Na lebih dulu mengantarkan makan siang untuk mommy-nya Willy ke kamarnya, karena sejak kecelakaan yang dialami oleh Jay dan Rani mommy-nya Willy tidak mau keluar dari kamarnya.


Dia merasa sangat sedih dan takut adik satu-satunya seayah itu akan meninggalkannya.


Setelahnya mbok Na buru buru membangunkan Willy di kamarnya.


"Tok....tok....tok..."


Bunyi pintu yang diketuk berkali-kali, tapi masih tidak bisa membangunkan Willy.


"Den bangun den, ini sudah siang, ada den Kai loh ini"


Mbok Na berkali kali memanggil Willy tapi tetap gak ada jawaban, juga gak ada pintu terbuka.


Karena sudah berulang kali mengetuk pintu dan teriak memanggil tapi g bisa membuat Willy terbangun, akhirnya mbok Na menyerah dan balik kedapur untuk memberitahu Kai.


"Gimana mbok, sudah bangun belum Willy???"


tanya Kai yang melihat mbok Na baru turun dari lantai atas tempat kamar Willy berada.


"Halah le turu ngebo, sudah si mbok ketuk ketuk itu pintu sambil teriak teriak juga den Willy nya gak bangun bangun"


jawab si mbok Na kesel karena sudah berulang kali mengetuk pintu jg berteriak tapi Willy tak juga bangun.


*Selamat membaca para readers akhirnya othor selesai juga up 1 bab hari ini disela sela kesibukan outhor.


Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment πŸ˜˜πŸ‘*


πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

__ADS_1


__ADS_2