Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong

Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong
*"Mika Miko Kangen Ajumma"


__ADS_3

Disaat Ice sibuk dengan kegiatan toko bunganya yang diberinya nama Java** Florist.


Maka berbeda dengan Willy yang masih terus mencari Ice dari satu kota ke kota lainnya, Willy hanya akan pulang lima hari sekali untuk menengok si kembar dan beristirahat sejenak sebelum esoknya kembali mencari Ice.


Willy bahkan mempercayakan semua pekerjaan kantornya kepada Kaizar.


Hari ini hari disaat Willy kembali untuk melepas rindunya kepada kedua buah hatinya, seolah bertemu dengan kedua bocah kembar itu merupakan mood booster untuknya dan mampu mengembalikan semangat hidupnya lagi.


Setelah sampai Willy memilih mandi di apartemennya lebih dulu agar lebih segar sebelum menemui kedua bocah kembar kesayangannya.


Dia tak ingin membuat kedua bocah kembar itu ilfill jika melihatnya datang dalam keadaan kumal, apalagi si cantik Mika yang memiliki sindrom misophobia sudah dapat dipastikan tak akan mau di dekatinyajl jika dirinya datang masih dalam keadaan kumal.


*Footer*


Mysophobia adalah ketakutan berlebihan dan tidak masuk akal terhadap kontaminasi bakteri, kotoran, debu, kuman, dan risiko infeksi penyakit. Penyakit takut kotor ini juga dikenal dengan sebutan fobia kuman (germophobia) atau fobia kotor.


Seseorang yang memiliki fobia kuman akan menghalalkan segala macam cara untuk menghindari paparan bakteri. Sebagai contoh, dengan menghindari kontak fisik seperti berjabat tangan dengan orang lain atau tidak memegang tombol lift langsung dengan tangan.


Mereka juga akan melakukan berbagai cara untuk membersihkan tubuh dan lingkungan sekitar mereka dari kontaminasi bakteri, dan menjaganya agar tetap selalu bersih.


Orang yang mengalami fobia biasanya akan panik, ketakutan, dan berusaha keras untuk menjauhi hal-hal yang ditakutinya. Saat ketakutan itu muncul, mungkin tubuh mereka akan gemetaran, sesak napas, berkeringat, dan detak jantung menjadi lebih cepat.


Sebagaimana fobia pada umumnya, mysophobia juga menimbulkan gejala serupa. Lebih spesifik, orang yang fobia kotor juga akan menunjukkan perilaku berikut ini:


Bersih-bersih ruangan secara berlebihan.


Sering mencuci tanganΒ danΒ mandi beberapa kali dalam sehari.


Tidak mau berbagi barang pribadi.


Sedapat mungkin menghindari toilet umum.


Tidak mau kontak fisik dengan orang lain.


Sering menghindari keramaian atau binatang.


Kerap menolak berbagi makanan.


Muntah-muntah karena jijikΒ melihat sesuatu yang kotor.


Seseorang yang memiliki mysophobia bahkan bisa menangis dan menjerit ketakutan ketika dirinya merasa terkena kotoran atau kuman bakteri.

__ADS_1


Kembali ke Willy yang datang ke rumah Mommy-nya untuk bertemu dengan sikembar dan selalu tak pernah lupa membawa oleh-oleh untuk kedua bocah kembar itu.


Seperti biasanya saat sampai Willy akan disambut dengan teriakan dan pelukan dari kedua bocah kembar itu.


Willy merendahkan tubuhnya dengan berjongkok dan merentangkan kedua tangannya untuk menangkap menyambut pelukan kedua bocah kembar yang sedang berlari kearahnya.


"Ayah.....!"


Teriak kedua bocah kembar itu sambil berlari menuju Willy saat melihat Ayah mereka datang dengan bungkusan besar di tangannya.


Willy segera meletakkan bungkusan yang dibawanya dan segera menyambut kedua bocah kembar itu dengan pelukannya.


"Aduhhhh...."


Teriak Willy yang terjatuh saat mendapati pelukan kedua bocah kembar itu.


"Ayah... maaf.... mananya yann catit? biyar Mito yann uyut nanti."


Ucap si cantik Mika sambil menarik tangan Willy untuk membantu membangunkan Willy dari posisi terjatuhnya tadi.


"Mmmuach.... Ayah gakpapa sayank, Ayah cuma terjatuh karena terdorong saat Mika dan Mito datang memeluk Ayah tadi."


"Beneyan Ayah gakpapa gak ada yann catit?"


Tanya Mika yang menunjukkan ekspresi khawatir di wajahnya.


"Iya sayang, Ayah baik baik saja nih lihat gak ada yang luka kan?"


Kata Willy sambil menunjukkan bagian lengan tangannya jika tak ada yang terluka.


"Sini peluk Ayah dulu, Ayah kangen banget."


Ucap Willy sambil meraih kedua bocah kembar itu kedalam pelukannya.


"Mika juga tanen cama Ayah mmmuach..."


Ucap si kecil Mika, yang berbeda dengan jagoan kecil kita si Miko yang merasa malu untuk mengungkapkan perasaan rindunya.


Miko selalu mensugesti dirinya jika laki laki itu harus cool sehingga dia selalu bertingkah sok dewasa walau terkadang justru membuat orang yang melihatnya ingin tertawa.


"Berpeyukan... Ayah apa becok juga atan pelgi lagi? Mika macih tanen."

__ADS_1


Ucap di kecil Mika yang masih terus memeluk Willy.


Sedangkan Miko sudah sibuk membongkar kantung yang berisi oleh oleh yang dibawa oleh Willy tadi.


Dilihatnya ada mainan kotak kotak yang disebut Lego yang dapat di susun dan di bentuk sesuai keinginan anak anak untuk melatih skill mereka dalam mencipta.


Ada juga barbie yang lengkap dengan pernak pernik aksesorisnya dan sudah bisa di tebak oleh Miko jika itu untuk Mika.


Selain itu juga ada banyak snack dan juga coklat untuk Mika dan Miko, Miko lebih dulu memilih beberapa snack yang dia sukai dan tak lupa juga coklat kesukaannya.


Setelah itu Miko buru buru masuk ke kamarnya untuk menyimpan snack miliknya agar tak dilihat oleh Mika.


Setalah menyimpan semua snack miliknya, Miko kembali ke berkumpul dengan Willy dan Mika juga sang Oma.


"Gimana Will, apa sudah mendapat hasil? apa kamu sudah tahu dimana gadis itu?"


Tanya Mommy-nya Willy yang ternyata juga sudah mengetahui cerita tentang Ice dari sang Daddy yang terpaksa harus bercerita kepada sang Mommy karena khawatir dengan keselamatan Ice.


"Belum Mom, tapi bagaimana Mommy bisa tahu? apa Kaizar yang menceritakan pada Mommy?"


Tanya Willy yang merasa heran karena sang Mommy tiba-tiba bertanya.


"Daddy yang telepon dan bercerita semuanya, dia khawatir dengan keselamatan gadis itu ehm... siapa nama Mommy lupa."


Kata Mommy yang menceritakan tentang Daddy-nya Willy yang sudah lama tak pernah menelponnya tiba tiba menelpon hanya untuk bercerita perihal Ice dan hubungan Willy dengan Ice.


"Ice namanya Mom, sampai sekarang Willy masih belum menemukan jejaknya, tapi jangan khawatir karena tim IT juga sudah bergerak meretas setiap kota yang kemungkinan pernah di datangi oleh Ice."


"Ajumma? Ayah cedann belcelita tentann Ajumma? tenapa Ajumma tak pelnah datann Ayah?"


Tanya Mika yang tak sengaja mendengar nama Ice disebut oleh sang Ayah.


"Dimana ka Ice? Miko kangen ingin bertemu dengan ka Ice?"


*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa selesai juga up 1 bab walau kembali kemalaman dan kondisi othor yang belum fit juga kondisi anak yang Alhamdulillah baru mulai sehat ditambah juga sibuk, semoga saja terbalaskan dengan dukungan terbaik dari kalian ya gaes


Dan semoga outhor bisa up minimal 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.


Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment πŸ˜˜πŸ‘*


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘,πŸ˜˜πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

__ADS_1


__ADS_2