
Sesampainya di rumah Mommy, Willy lebih dulu mandi membersihkan tubuhnya agar si kembar tidak banyak bertanya karena keadaannya Willy tadi yang berantakan apalagi penuh debu, pasti membuat Mika kambuh bersin bersinnya.
Setelah bersih dan lebih segar, barulah Willy menghampiri kedua bocah kembar itu di kamar bawah yang biasanya diperuntukkan untuk tamu.
Di kamarnya si kembar tampak antusias dengan lembaran kertas dan crayon, satu kamar itu jadi penuh dengan lembaran lembaran kertas yang sudah penuh dengan coretan-coretan crayon hasil karya keduanya.
Saat Willy masuk ke kamar itu tampak kedua bocah kembar itu masih asyik dengan kesibukan mereka mencoret-coret kertas menggambar banyak objek yang ada di kepala mereka, sementara di atas tempat tidur tampak Mommy-nya Willy sedang tertidur.
Willy gak nyangka ternyata Mommy-nya cukup ahli dalam mengasuh sikembar yang terkenal nakal dan tukang rusuh.
"Anak anak sedang apa nih? kok serius banget, sampe Ayah datang juga di cuekin begini, gak ada yang mau peluk atau cium ayah nih?"
Tapi tak ada jawaban dari kedua bocah kembar itu, tidak seperti biasanya yang mana mereka selalu menyambut kedatangan Willy dengan pelukan dan ciuman.
Kedua bocah kembar itu hanya menoleh sebentar kearah Willy saat mendengar suara ayah mereka, lalu keduanya kembali melanjutkan aktivitas mereka mencoret-coret di atas kertas.
Willy yang melihat bagaimana mereka bersikap barusan menjadi cengo karena dikacangin, tak percaya dengan kelakuan kedua bocah kembar yang mengabaikannya tadi.
"Apa apaan mereka ini, tidak biasanya mereka begini, baru kali ini gue merasa dikacangin oleh nih bocah kembar."
Gerutu Willy sambil melihat satu persatu lembaran kertas yang tertebaran dekat dengan kakinya.
"Ayah tenapa balu puyang, Mika tadi tetantor ayah tapi ayak tidak ada."
Tanya si cantik Mika begitu mendengar kata-kata Willy tadi.
"Maafkan ayah ya sayang, cantiknya ayah kenapa gak meluk ayah? gak kangen nih?"
"Gak mayu, Mika cedang cibuk gambar, ayah peyuk Miko aja."
Ucap si gadis cilik yang entah kenapa jadi jutek ke Willy.
"Ya udahlah kalo gak ada yang mau peluk cium ayah, ayah mau cari anak baru sama mama barunya sekalian."
"Ayah gak boyeh bejitu, gak boyeh cayi anak bayu."
Ucap si gadis kecil Mika yang langsung berlari memeluk Willy.
"Ayah gak boyeh cayi anak bayu, Mika cayang kok cama ayah."
"Iya Miko juga sayang ayah."
Ucap si jagoan pembuat rusuh Miko yang tiba-tiba ikut memeluk Willy.
"Iya.... iya.... ayah hanya becanda kok, ayah mana mungkin cari anak baru, kan ayah sudah punya Mika dan Miko."
Ucap Willy sambil memeluk dan menciumi pipi kedua bocah kembar itu.
"Hi... hi... hi... geyi ayah... cujah, ampun ayah geyi hi... hi... hi..."
"Ayah jenggotnya sudah panjang harus di cukur, sini Miko bantu cabutin kumis sama jenggotnya ayah."
Ucap Miko yang langsung mengeksekusi mencabut jenggotnya Willy.
"Auwwwwww...... sakit..... Miko !!!"
Teriak Willy kesakitan saat Miko tiba-tiba mencabut jenggotnya.
__ADS_1
Mommy-nya Willy sampai terbangun saat mendengar teriakannya.
"Will... kenapa sih teriak teriak? ganggu Mommy tidur aja, anak anak gimana gambarnya sudah selesai belum?"
"Belum Oma, Miko masih mau gambar lagi."
Ucap Miko kembali mendekat setelah tadi berlari menjauh setelah iseng mencabut jenggotnya Willy.
"Mom... anak-anak sudah makan belum tadi?"
Tanya Willy pada Mommy-nya.
"Ya pasti sudahlah, kamu itu gimana ngasuh anak-anak, kamu kemana aja tadi? sampe anak-anak kelaparan."
"Willy tadi sedang ada kerja Mom"
Ucap Willy berbohong pada si Mommy.
"Ya sudah, sekarang kamu makan dulu sana, dan anak-anak biar tidur disini dulu sayank, Mommy masih kangen sama mereka."
"Iya Mom, Willy makan dulu, kalo tentang anak-anak terserah Mommy aja, tapi jangan berteriak jika mereka membuat rusuh."
Willy lalu ke dapur untuk makan, dilihatnya seperti biasa, Kai sudah lebih dulu di dapur.
Kita tengok Ice dulu.
Sesampainya di parkiran kampus, Ice langsung memeriksa keadaan ban mobilnya yang sempat di kempesin oleh Andy sebelumnya.
Dilihatnya ban mobilnya sudah dalam keadaan tidak kempet itu artinya dirinya bisa langsung pulang sendiri tanpa harus di antar oleh mahasiswanya yang tengil itu.
Di lihatnya Nurul yang sudah menunggunya di pos satpam sekolahnya.
Nurul begitu gembiranya saat dilihatnya mobil Ice datang menjemputnya, dia langsung berlari kearah mobilnya.
"Kakak terimakasih sudah jemput Nurul."
Ucap Nurul dengan wajah bahagianya lalu masuk ke dalam mobil dan Ice langsung mengemudikan mobilnya menuju rumah Pak Amat tempatnya tinggal sejak kejadian hari itu.
Tanpa di ketahui oleh Ice, ternyata Andy masih mengikutinya dari belakang, dia ingin memastikan jika gadis yang disukainya benar benar sudah aman sampai di rumah.
"Ah... entah kenapa aku bisa langsung jatuh cinta padamu Bu dosenku yang cantik."
Ucap Andy sambil membayangkan wajah Ice yang serius saat mengajar di kelasnya.
Sebuah lagu langsung di putarnya untuk menemaninya menghilangkan rasa sunyi saat berkendara seorang diri.
Dan ternyata di kamarnya pun Willy juga sedang melihat rekaman yang menampilkan Ice sambil memutar lagu yang sama dengan yang diputar oleh Andy.
Cinta Terbaik
Lagu Cassandra
Jujur saja ku tak mampu
Hilangkan wajahmu dihatiku
Meski malah mengganggu
__ADS_1
Hilangkan senyummu dimataku
Ku sadari aku cinta padamu
Meski ku bukan yang pertama dihatimu
Tapi cintaku terbaik untukmu
Meski ku bukan bintang dilangit
Tapi cintaku yang terbaik
Jujur saja ku tak mampu
Tuk pergi menjauh darimu
Meski hatiku ragu
Kau tak disampingku setiap waktu
Ku sadari aku cinta padamu
Meski ku bukan yang pertama dihatimu
Tapi cintaku terbaik untukmu
Meski ku bukan bintang dilangit
Tapi cintaku yang terbaik
Oh meski ku bukan yang pertama dihatimu
Tapi cintaku terbaik untukmu
Meski ku bukan bintang dilangit
Tapi cintaku yang terbaik
Oh meski ku bukan yang pertama dihatimu
Tapi cintaku terbaik untukmu
Meski ku bukan bintang dilangit
Tapi cintaku yang terbaik (cintaku yang terbaik)
Tapi cintaku yang terbaik (cintaku yang terbaik)
Tapi cintaku yang terbaik
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa selesai juga up 1 bab walau selalu kemalaman dan kondisi othor yang belum sehat benar juga harus menjaga anak yang sedang sakit, semoga terbalaskan dengan dukungan terbaik dari kalian ya gaes
Dan semoga outhor bisa up minimal 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
__ADS_1