Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong

Om Aku Mencintai Istrimu To Be Om Kalo Cinta Bilang Dong
*"Mami, I am Home"


__ADS_3

"Ke apartemen atau ke rumah"


tanya Kai sambil terus mengemudikan mobilnya.


"Ke rumah saja Kai, aku rindu mami"


jawab Willy masih sambil memejamkan matanya.


"Kai, selama aku tidak disini, ada kejadian apa saja?"


tanya Willy pada sahabatnya itu.


"Yang jelas banyak pekerjaan yang harus aku handel sendiri sampai aku berencana membalik nama kepemilikan perusahaan menjadi atas nama ku"


kata Kai bercanda sambil tetap mengemudikan mobilnya, tapi hanya dianggap angin lalu oleh willy.


Setelah hampir satu jam lebih perjalanan akhirnya mereka sampai dikediaman keluarga Atmadja.


Setelah memasuki perkarangan rumah, Willy dan Kai keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah yang selalu tampak sunyi.


Begitu sampai Willy segera berteriak memanggil maminya,


"Mami, I am home"


"Berisik...!!!, anak minim akhlak kayak gini ini nih, pulang bukannya ngucap salam tapi teriak teriak kayak orang hutan"


teriak balik mami-nya Willy, bahkan lebih panjang tu omelannya langsung nyambung.


"Heh...anak sama emak sama tu, asalnya sama sama dari hutan kali ya"


batin Kai sambil geleng-geleng kepala memperhatikan sikap sepasang emak dan anak yang sama somplaknya.


"Oh Willy, miss you so much"


kata sang mami yang langsung memeluk putranya itu.

__ADS_1


"Bisa ya, langsung berubah begitu emosinya"


batin Kai lagi, heran memperhatikan sikap sepasang emak dan anak itu yang cepat sekali berubahnya.


"Willy juga rindu mami"


kata Willy masih sambil memeluk mami-nya.


"Sudah lepas, kamu anak nakal ya...! bisa bisanya menghilang begitu saja tanpa memberi tahu mami lebih dulu"


omel mami-nya yang kembali ke mode cerewetnya sambil menjewer telinga Willy.


"Aduh...duh...aduh...aduh....mami....sakittt...,ini kuping bisa lepas mam, nanti berkurang level gantengku mam"


rengek Willy yang sedang dijewer oleh mami-nya.


"Hah...ganteng-mu itu juga gak ada gunanya kalo kadaluwarsa, gak laku laku"


kata mami-nya Willy yang tiba-tiba berubah lagi moodnya mode ngambek.


kata Willy sambil cengar-cengir merayu mami-nya lagi.


"Kai kau menginap, atau mau langsung pulang?"


tanya mami-nya Willy mengganti topik pembicaraan.


"Mau numpang makan dulu mam, dari tadi belum di charge ini"


kata Kai tanpa malu, karena dia sudah terbiasa ikut di keluarga Willy sejak sekolah dulu.


"Ya sudah kalian mandi dulu gih, biar bik Asih mami suruh siapkan makanannya"


"Ok mam"


kata kedua-nya serempak, lalu pergi menuju kamar Willy.

__ADS_1


Dari dulu Kai tidak mau tidur dikamar yang disiapkan untuknya di rumah itu, dia selalu tidur dikamar Willy, alasannya lebih seru dan mereka bisa bercanda kalo tidur sekamar begitulah dunia laki laki.


Tak lama kemudian, keduanya muncul dengan tampilan yang sudah segar dan segera menuju meja yang sudah dipenuhi dengan berbagai macam masakan kesukaan keduanya.


Keduanya makan dengan lahapnya, tanpa ada perbincangan hanya suara dentingan kecil sendok garpu di piring.


Selesai makan keduanya kembali melanjutkan obrolan mereka diruang tengah bersama mami-nya Willy.


"Mam dapat salam dari Daddy, apa mam tidak rindu pada Daddy?"


"Hah...tidak usah membahas buaya tua itu lagi"


kata mami-nya sambil mengganti channel TV nya.


"Apa mam belum melupakan semua salah paham itu?, itu sudah sangat lama berlalu mam"


"Hem..."


hanya itu yang keluar dari mulut mami-nya


"Daddy masih sangat dan selalu mencintaimu mam, percayalah padanya"


bujuk Willy pada mami-nya.


"Ya, mami tak pernah menolaknya,tapi Daddy yang sudah tak mau kembali, hem...mami tak ingin berharap apapun"


"Jadi biarkan semua berjalan apa adanya will"


jawab mami-nya kemudian meninggalkan Willy dan Kai.


Mami-nya memilih masuk ke kamarnya sendiri, dia tak ingin siapapun mengetahui suasana hatinya saat ini yang sedang nano-nano.


*Untuk para readers yang masih selalu setia mengikuti ceritaku, jangan lupa tinggalkan jejakmu like vote dan coment 👍😘*


👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2