
Sudah cukup lama Willy menyimpan dan menahan hasratnya padanya Ice, kali ini dia tak ingin menahannya lagi, satu nama yang membuatnya selalu cemburu telah memicu rasa egonya untuk menunjukkan bahwa dialah pemilik gadis kecil ini.
"Ini ciuman karena kamu telah menyebut namanya, dan yang ini karena kamu hanya milik ku."
Willy kembali ******* bibir mungil Ice yang tak pernah tersentuh oleh siapapun sebelumnya, membuat Ice meneteskan air matanya.
Tapi tak membuat Willy berhenti sampai disitu.
"Yang ini untuk ciuman perpisahan agar kamu ingat, gue akan jemput kamu empat tahun lagi, jadi jaga diri baik-baik dan ingat ini semua hanya milik gue."
Kata Willy posesif dan ******* bibir mungil Ice untuk yang terakhir dan mengakhirinya dengan memeluk Ice dalam dekapannya.
"Maaf untuk semua ciuman tadi, Gue baru sadar kalo sudah mencintai kamu Ce, maaf untuk perpisahan yang sudah buat kamu syok karena ciuman tadi."
"Kamu jahat Om, huuuu.... hu... kamu sudah merampok ciuman pertama Ice, first kiss yang gak romantis kamu harus tanggung jawab Om."
Ucap Ice sambil menangis sesunggukkan sambil mengusap bibirnya yang terasa panas dan jontor gara gara ciuman Willy.
"Udah ah gak usah nangis, gue pasti akan tanggung jawab tapi gak sekarang, tunggu sampe kamu menyelesaikan pendidikan kamu disini."
"Gak ada romantis romantisnya, masa nyium kaya merampok gitu."
"Maaf Ice sayank, itu juga karena kamu yang mancing mancing gue tadi, pake nyebut nyebut nama si Oppa korea itu."
"Ice kan bener tadi nanya pulangnya g ada yang jemput bearti bolehkan dianter Oppa..."
"Stop Ce atau kamu sengaja minta gue cium lagi? nanti Alvin yang akan jemput kamu."
Ucap Willy mengingatkan Ice untuk tidak lagi menyebut nama Oppa Lim.
Entah kenapa Willy selalu emosi tiap kali Ice menyebut nama Oppa Lim.
Ice buru buru menutupi mulutnya dengan kedua telapak tangannya, begitu Willy mengancam akan menciumnya lagi.
"Dan ingat no pacaran, kamu disini cuma untuk belajar ingat itu."
Willy kembali mengingatkan Ice untuk tidak pacaran yang sebenarnya dia tak ingin Ice dekat dengan pria manapun selain dirinya.
Willy sendiri juga merasa heran dengan sifat posesifnya yang terlalu berlebihan bila tentang Ice.
"Tapi Ice kan juga ingin seperti yang lain Om, ngerasain rasanya punya pacar juga pacaran gitu."
__ADS_1
Sahut Ice memanyunkan bibirnya dengan ekspresi cemberut.
"Ce... kamu masih gak ngerti kah yang gue bilang tadi, semua ini ini dan ini(menunjuk bibir, mata dan dada Ice) semua ini punya gue, tunggu empat tahun lagi kamu akan bisa merasakan semuanya.
Ucap Willy sambil tersenyum nakal ke Ice.
"Huuuu... kenapa nasib Ice begini amat sih, kenapa harus sama Om Om seperti kamu Om? bayangin aja kalo sekarang aja sudah Om Om lalu empat tahun kemudian jadi Aki Aki dong hwaaaaa... Ice gak mau."
Ucap Ice sambil ngebayangin sedang duduk dipelaminan dengan Willy, tapi tiba-tiba Willy berubah jadi Kakek Kakek empat tahun kemudian,membuat Ice histeris sendiri.
Willy yang sedang mengemudikan mobilnya langsung mengerem mendadak karena terkejut saat Ice tiba-tiba berteriak histeris.
"Kamu kenapa sih Ce? bikin kaget aja, kalo mendadak gue nabrak gara gara kamu teriak gak jelas begitu gimana coba?"
"Om... Ice gak mau nikah sama Aki Aki."
Bukannya menjawab pertanyaan Willy, tapi Ice justru mengucapkan kata-kata yang membuat Willy membelalakkan matanya tak percaya saat mendengar kata-kata Ice.
"Kamu jangan ngawur ah Ce, kalo ngantuk turun cuci muka dulu Ce biar waras tuh otak kamu, emang siapa Aki Aki nya yang bakal nikah sama kamu?"
"Ya Om lah! siapa lagi? coba Om bayangin saat ini aja Om tuh sudah Om Om nah empat tahun kemudian pasti sudah jadi Aki Aki kan!"
Lagi lagi kata kata yang keluar dari mulut Ice membuat Willy hilang fokus dan batuk-batuk keselak sehingga harus mengerem mendadak.
"Apa kamu pernah dengar pepatah yang mengatakan yang tua dan dewasa itu lebih berpengalaman dan membuat penasaran dan lebih asyik."
Ucap Willy sambil tersenyum menggoda Ice.
"Pepatah dari mana itu? yang ada yang tua itu sudah peot keriput wekkkk."
"Kamu lihat gue udah keriput belum Ce? apa perlu gue buktiin?"
Tanya Willy menggoda Ice.
"Serah kamu lah Om, Om bakalan dateng tengok Ice gak? kalo Ice kangen gimana?"
"Katanya gue udah Aki Aki keriput peot masa dikangenin?"
"Ice sedang serius ini Om, ci*man tadi.. apa Om serius?"
Tanya Ice sambil memainkan jari jarinya tak berani menatap Willy.
__ADS_1
"Tentang hati gue selalu serius Ce, gue gak suka php in orang, gue serius cinta kamu Ce dan maaf gue baru nyadarinya sekarang disaat kita justru akan berpisah."
"Om bisa gak tetap disini aja?"
"Gak bisa Ce, yang sabar ya... gue akan usahain untuk tengok kamu tapi gak janji ya."
Percakapan keduanya harus terhenti karena tanpa terasa mereka telah sampai di depan kampus.
"Udah sampai tuh, belajar yang tekun ya Ce yang semangat dan ingat no pacaran."
Ucap Willy sambil membuka otomatis pintu mobilnya.
Tapi Ice gak langsung turun keluar, dia justru mendekat kearah Willy lalu memeluknya.
"Janji ya Om, akan tengokin Ice, I love you Om."
Ucap Ice saat memeluk Willy lalu memberanikan diri memberikan kecupan kecil di bibir Willy.
Tapi Willy menahannya saat Ice akan menyudahi kecupannya, Willy justru melanjutkan kecupan menjadi ci*man dan ******* membuat Ice hampir kehabisan nafas.
"Bernafas gadis bodoh, terimakasih untuk first kiss nya dan ingat jaga semua ini untuk gue, gue janji akan berusaha untuk datang tengokin kamu."
Ucap Willy sambil menghapus saliva yang membahasahi bibir Ice.
"Udah sana kuliah dulu yang pinter, love you Ice."
Ucap Willy dengan berat melepas pelukannya.
"Love you too Om"
ucap Ice yang merona pipinya langsung keluar dari mobil dan berlari menuju kampus.
Tanpa Ice sadari jika tadi ada Lim yang melihat Willy dan Ice saat sedang berci*man dan saling memeluk, dan Willy yang mengetahui jika Lim melihat mereka sedang berci*manpun semakin memperdalam ci*mannya dengan sengaja untuk menunjukkan ke Oppa korea itu jika Ice adalah miliknya.
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa kasih bonus tambahan 1 bab lagi ya gaes dan semoga terbalaskan dengan dukungan terbaik dari kalian tentunya gaes.
Dan semoga outhor bisa up 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
__ADS_1