
Ice menundukkan pandangannya dengan ketakutan dan mata terpejam.
"Ingat ya, gue gak akan maafin kamu Ce!... jika terjadi sesuatu pada sikembar."
Ucapan ancaman Willy pada Ice.
Walau berkata mengancam, tapi apa yang dikatakan Kaizar tadi semuanya benar, baik Ice maupun si kembar sungguh ketiganya sangat bearti bagi Willy.
"Tuan maafkan saya,"
Ucap Ice lirih dan suaranya mendadak serak karena terus menangis.
"Sudah Ce... jangan nangis lagi, polisi juga sedang mencari mereka."
Ucap Kaizar lirih yang merasa bersalah.
"Maaf kan saya Ce, semua karena saya"
Batin Kaizar.
Ice semakin ketakutan, sampe malu pun dia abaikan.
Semua orang yg menatapnya dengan berbagai asumsi, tentunya semua pikiran buruk tentang Ice.
"Boss tenangkan hatimu, akan lebih baik kita cari si kembar."
Ucap Kaizar sambil mendorong tubuh Willy agar menjauhi ice.
"Kau juga salah, telah menitipkan anakku pada gadis bodoh seperti dia, dimana otakmu Kai.
Willy berbalik pergi untuk mencari si kembar, sampai ke ujung dunia pun Willy akan mencari si kembar sampai ketemu.
Ice berlari menyusul Willy yang di ikuti Kaizar.
"Udah Ce... jangan khawatir, polisi juga sedang mencari mereka, sekarang kamu pulanglah biar ini menjadi tanggung jawab gue."
Ucap Kaizar yang tak tega melihat keadaan Ice yang baru sampai di Indonesia tapi sudah harus menghadapi masalah tak terduga seperti ini.
"Jangan membelanya Kai! ini semua tidak akan terjadi jika dia tidak ceroboh."
Teriak Willy yang sudah lebih dulu masuk ke dalam mobil.
"Saya tidak mau pulang, saya mau ikut mencari si kembar Tuan hik... hik... ini semua salah saya."
Ucap Ice sambil terisak-isak.
Ice sungguh merasa bersalah karena tidak dapat menjaga si kembar dengan amanah, Ice merasa benar benar lalai dalam menjaga si kembar.
__ADS_1
Ice sendiri juga tak habis pikir, bagaimana keduanya hilang padahal hanya bermain bola dan ayunan di taman bermain.
"Tidak mungkinkan kalo mereka di culik?"
Ya Tuhan rasanya Ice gak mau hidup lagi, Ice merasa sangat khawatir pada dua bocah kembar yang baru dikenalnya itu.
Bagaimana nasibnya? pasti mereka sangat ketakutan tanpa orang yang dikenalnya.
Karena bagaimanapun sikembar bahkan belum genap empat tahun, belum bisa dilepas di luar rumah tanpa pengawasan.
"Kamu!... kalo sampe mereka tergores sedikit saja, kamu akan mendapatkan balasan seratus kali lipat lebih menyakitkan."
Kali ini Willy benar benar murka, pikiran dan emosinya hilang sudah semua, yang ada hanya rasa takut dan khawatir berlebihan.
"Maafkan saya Tuan."
Tak ada kata lain yang mampu Ice ucapkan, Ice benar benar merasakan sedih karena tak dapat menjaga si kembar dengan benar.
"Maaf kamu sudah tidak berguna Ice !...."
Teriak Willy yang masih diliputi amarah, membuat Ice semakin merasa sedih.
Semua yang terjadi hari ini benar-benar jauh dari ekspektasi Ice sebelumnya.
Ice yang baru saja kembali menginjakkan kakinya di tanah air, kini harus terluka dan menangis karena merasa bersalah.
Sebelumnya Ice berhayal jika dirinya akan memulai hidupnya dengan baik di tanah air, tapi kenyataan tak seindah angan.
Apakah Willy telah melupakan semua janjinya pada Ice empat tahun yang lalu?
Semua pertanyaan yang ada di kepala Ice kini bahkan telah berubah menjadi kesedihan dan rasa bersalah Ice karena tak dapat menjaga si kembar dengan benar.
"Maaf..."
Kata ini yang terus terucap di sela sela iasakan tangisnya Ice.
Seandainya Ice tahu akan begini jadinya, ingin rasanya Ice mengulang waktu dan tak ingin kembali ke sini.
Sementara itu saat ini sikembar Mika dan Miko sedang berada di dalam mobil sepasang suami istri yang sangat fenomenal.
Pria yang sebenarnya adalah salah satu anggota gang The Bloody yang bernama Sammy pemilik kedai kopi yang selalu di jadikan tempat kumpulnya para personel The Bloody.
Sammy membuka pintu mobilnya menggunakan automatic key,namun tiba tiba istrinya yang bernama Marie menarik lengannya menuju seorang penjual permen kapas.
Sammy yang lupa mengunci kembali pintu mobilnya, langsung mengikuti Marie yang menarik lengannya menuju penjual permen kapas.
Tanpa Sammy sadari, dua bocah kembar yang sedang bersembunyi dari Ice itu lalu masuk kedalam mobil dan bersembunyi di dalam bangku penumpang, yang mereka kira adalah mobil mereka karena mobil dan warnanya sama.
__ADS_1
"Mito ayo tita macuk ke mobin aja, pasti Ajumma titak bica temuin tita."
Ajak Mika sambil menari tangan Miko kembarannya untuk masuk kedalam mobil yang mereka kira adalah mobil mereka karena mobil dan warnanya yang sama.
Kedua anak kembar itupun lalu masuk dan bersembunyi di balik jok.
Senang telah mendapatkan permen kapas yang di inginkannya, Marie tersenyum lebar sambil bergelanyut manja di lengan suaminya.
Sepasang suami istri fenomenal itu menuju mobilnya, mereka tak pernah sadar ada dua bocah kembar sedang duduk santai di bangku penumpang.
Sammy menjalankan mobilnya, dan sesekali Marie menyuapkan permen kapas ke mulut suaminya itu sambil bergurau gurauan orang dewasa.
Sampai samar samar terdengar suara anak kecil dari kursi penumpang di belakang mereka.
"Mika mau pelmen tapas"
"Miko juga mau"
Sammy dan Marie saling pandang lalu perlahan keduanya menengok kebelakang dan mendapati dua bocah berwajah malaikat menatap mereka dengan puppy eyes.
"Sam... anak siapa ini?"
Marie dan Sammy terheran-heran bagaimana ada dua bocah manis di dalam mobil mereka.
*Darimana mereka? dan bagaimana mereka bisa masuk dan berada dalam mobilnya?"
Pertanyaan inilah yang muncul dalam kepala Sammy dan Marie.
"Hai bocah, kalian anak siapa? dan bagaimana bisa masuk ke mobil-ku?"
Tanya Sammy dengan nada sedikit membentak membuat Mika langsung menciut takut.
Alhasil Mika dan Miko langsung melipat bibirnya kedalam, lama lama bibir keduanya bergetar, suara tangis merekapun mulai pecah memenuhi mobil yang berkapasitas maksimal untuk lima orang itu.
"Mika atut Om dalak"
"Miko juga takut huwa.... ayah !..."
Kedua bocah kembar itu akhirnya menangis berteriak teriak ketakutan.
Marie yang melihat tingkah suaminya yang garang ke pada kedua bocah kembar itupun merasa kesal, dipukunya lengan Sammy gemas.
"bicara sama anak kecil tuh yang lembut hon, ih... gimana sih?... kamukan calon papa juga."
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku. Alhamdulillah akhirnya hari ini othor bisa up walau kemalaman dan hari ini hanya bisa up 1 bab ya gaes dan jangan bosan bosan untuk memberikan dukungan terbaik dari kalian tentunya gaes.
Dan semoga outhor bisa up 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
__ADS_1
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍