
Dua minggu kemudian setelah kepulangan Willy dan Ice dari Magelang, seperti yang direncanakan oleh Willy, setelah semua urusan administrasi dan surat menyurat yang menjadi syarat pernikahan sudah siap maka pernikahan Willy dan Ice pun segera dilaksanakan.
Pesta pernikahan digelar dengan megah dan akbar di hole salah satu hotel bintang lima terbesar di Jakarta, semua pembisnis yang menjadi partner kerja dari Atmadja Group dan Sanjaya Group hadir dalam acara pernikahan sang pewaris Sanjaya Group.
Dalam momen pernikahan Willy dan Ice ini yang paling berbahagia tentunya adalah Ratih Sanjaya Mommy-nya Willy sudah sejak lama menginginkan anak semata wayangnya ini menikah dengan gadis yang dicintainya.
Dan orang yang tak kalah bahagia adalah Daddy Arjun ayahnya Willy yang sudah sejak awal menganggap Ice sebagai anaknya dan selalu berharap agar Willy segera menikahi Ice sejak awal berkenalan dengan Ice.
Selain para partner bisnis dari Atmadja Group dan Sanjaya Group, hadir juga The Bloody Gangs teman teman Willy yang diantaranya ada Fathir tentunya.
The Bloody Gangs hadir dengan penampilan yang menarik perhatian banyak tamu yang hadir dan tentunya bagi para gadis, wajah tampan mereka dengan seragam kemeja hitamnya cukup menghinoptis mereka.
Fathir sejak awal datang, matanya tak pernah lepas dari memandang wajah sang pengantin wanita yang merupakan cinta pertamanya, cinta yang tak pernah dia undang tapi hadir tiba-tiba dan meninggalkan kesedihan.
Dia tahu cintanya adalah cinta sepihak tanpa di ketahui oleh gadis yang di cintanya, tapi Fathir tak pernah menyesal karena telah mencintai Ice.
"Bro jaga pandangan lo, sekarang dia resmi istrinya Willy."
Teguran dan tepukan Kaizar di pundaknya membuat Fathir kembali pada alam sadarnya.
Kaizar sudah menduga jika Fathir memiliki rasa pada Ice saat hari dimana dirinya bersama sikembar menjemput Willy, dan terdengar kaleng susu yang dibawa Fathir jatuh saat Willy berteriak girang karena Ice telah setuju menerima lamarannya.
"Iya bro, makasih sudah ngingetin gue."
Ucap Fathir, tapi matanya tetap tak beralih dari memandang wajah pengantin wanita.
Ice yang merasakan ada yang memperhatikannya itupun melemparkan pandangannya ke tamu yang baru datang, dan pandangannya langsung bertemu dengan pandangan Fathir yang masih setia memandangnya.
Begitu tahu Ice melihat kearahnya, Fathir memberikan senyuman manisnya dan menganggukkan sedikit kepalanya seolah menyampaikan pesannya dan berkata,
"Berbagilah selalu my dear, you are my first love, i love you forever."
"Aku ikut bahagia untukmu dihari bahagiamu ini, aku ingin kau selalu bahagia walau aku merasakan perih di hati ini, terimakasih untuk cinta yang pernah aku rasakan saat kita bersama walau itu hanya sekejap saja."
Seolah telah menyampaikan semua ungkapan hatinya melalui pandangan mereka, Fathir lalu berjalan mulai mendekat kearah teman temannya The Bloody Gangs.
Mereka saling bercerita dan bercanda, sampai akhirnya terdengar suara sang pembawa acara meminta The Bloody Gangs menyumbangkan beberapa lagu sesuai permintaan sang pengantin pria.
"Kepada para personel The Bloody Gangs diharapkan naik keatas panggung dan menyumbangkan beberapa lagu sesuai permintaan dari pengantin pria, dipersilahkan kepada The Bloody Gangs."
"Terimakasih banyak telah memberikan kesempatan kepada The Bloody Gangs tapi The Bloody gak akan lengkap jika tanpa sang ketua, karenanya mewakili para teman saya meminta ijin agar sang ketua ikut naik ke panggung dan bernyanyi bersama kami."
Sammy mewakili para personel The Bloody Gangs meminta agar ketua The Bloody Gangs yang tak lain adalah pengantin pria untuk ikut kepanggung bersama mereka.
Tepukan tangan riuh menyambut sang pengantin pria yang lebih dulu mencium punggung tangan pengantin wanita sebelum akhirnya berjalan ke panggung untuk bergabung bersama teman temannya The Bloody Gangs.
A Thousand Years yang merupakan soundtrack film Twilight Saga, mulai dilantunkan oleh Willy dengan iringan musik akustik dan piano yang dimainkan oleh teman temannya The Bloody Gangs.
Heart beats fast
Colors and promises
How to be brave?
How can I love when I'm afraid to fall?
But watching you stand alone
All of my doubt suddenly goes away somehow
__ADS_1
I have died every day waiting for you
Darling, don't be afraid
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more
Time stands still
Beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything take away
What's standing in front of me
Every breath, every hour has come to this
I have died every day waiting for you
Darling, don't be afraid
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more
And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more
I have died every day waiting for you
Darling, don't be afraid
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more
And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more
"Telah banyak lika liku perjalanan cinta kita, dari awal perjumpaan sampai akhirnya ada disini untuk bersanding bersama kamu gadis kecilku, entah berapa banyak luka yang telah ku buat tapi pada akhirnya cinta juga yang menyatukan kita dalam ikatan pernikahan ini, terimakasih karena selalu bersabar dan masih mau menerimaku kembali i love you my love Carrisa Putri Wijaya."
Kata kata mutiara cinta yang disampaikan oleh Willy untuk Ice disambut oleh tepuk tangan yang meriah dari para tamu undangan, dan tentunya banyak juga gadis yang menaruh hati pada Willy menjadi potek dan pastinya Ice harus bersiap untuk mendapatkan banyak konsekuensi dari para gadis yang mulai membencinya.
Lagu terakhir dipersembahkan oleh Fathir untuk sang pengantin wanita.
"Right Here Waiting Lagu Richard Marx saya persembahkan untuk gadis yang pernah mengetuk hati saya, untuk pengantin wanita selamat berbahagia."
__ADS_1
Oceans apart, day after day
And I slowly go insane
I hear your voice on the line
But it doesn't stop the pain
If I see you next to never
How can we say forever?
Wherever you go, whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes or how my heart breaks
I will be right here waiting for you
I took for granted all the times
That I thought would last somehow
I hear the laughter, I taste the tears
But I can't get near you now
Oh, can't you see it, baby?
You've got me goin' crazy
Wherever you go, whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes or how my heart breaks
I will be right here waiting for you
I wonder how we can survive
This romance
But in the end, if I'm with you
I'll take the chance
Oh, can't you see it, baby?
You've got me goin' crazy
Wherever you go, whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes or how my heart breaks
I will be right here waiting for you
__ADS_1
Waiting for you
*Ok readers bersama ini selesai tamat juga cerita perjalanan cinta dari Willy Atmadja dan akan lanjut ke cerita selanjutnya dengan judul yang berbeda, jangan lupa untuk LIKE KOMENT RATE BINTANG LIMA DAN FAVORITKAN DAN SECANGKIR KOPI ATAU BUKET MAWAR BUKTI TANDA CINTA KALIAN UNTUK BAB TERAKHIR DI KARYA INI. Jumpa lagi di karya berikutnya LOVE YOU ALL 😘😘😘.*