Raja Belantara Kota

Raja Belantara Kota
Kejutan


__ADS_3

Rey pergi menuju garasinya bersama Hitomi setalah memberitahu kepada bibi untuk menyiapkan makan malam untuk para wanitanya dan ibu Xena.


Para wanitanya merasa kecewa karena Rey tidak mengajak mereka untuk pergi bersama, Rey juga tahu apa yang di pikirkan oleh para wanitanya itu.


"Ayo Hitomi, kita berangkat." kata Rey masuk ke dalam mobilnya.


Hitomi mengangguk dan masuk ke dalam mobil Rey.


"Sayang, apa mereka tidak apa apa?" tanya Hitomi menatap Rey.


Hitomi mengkhawatirkan para wanita yang lain karena Rey hanya mengajaknya saja.


"Jangan khawatir, karena kamu sebagai ratu, maka dari itu kamu layak untuk berada di sampingku setiap saat, lagipula aku sudah adil kepada mereka dan juga aku sudah membagi waktuku untuk mereka masing masing." jawab Rey santai.


Rey menginjak pedal gasnya dengan santai dan keluar dari gerbang mansionnya. Sementara itu, Lee mengendarai mobil milik ayahnya menuju ke Leaf Resto dengan perasaan senang.


Vonta bersama pacarnya sudah tiba terlebih dahulu di Leaf Resto dan memesan ruang pribadi yang cukup besar serta memesan beberapa hidangan yang khas dari Leaf Resto ini.


Lee tiba di depan Leaf Resto dan memarkirkan mobilnya. Rey juga tiba tidak lama setelahnya dan memarkirkan mobilnya di samping mobil milik Lee.


[Akan ada kejutan buatmu bos.]


"Eh? Kejutan apa maksudmu?" tanya Rey dalam hati kepada sistem sambil keluar dari mobilnya.


"Tuan Rey! Hey tuan Rey, mobilmu baru lagi?" tanya Lee sambil melihat ke arah mobil Rey yang terparkir di samping mobilnya.


Lee berjalan mendekati Rey dengan semangat.


"Hey Lee, mana pasanganmu?" tanya Rey melihat sekeliling.


"Hah? Jangan meledekku, aku tidak mempunyai pasangan!" jawab Lee mengerutkan keningnya.


"Hahaha, maaf aku lupa." kata Rey bercanda.


"Eh? Ha? Hitomi? Kau kah itu Hitomi?" tanya Lee melihat ke arah Hitomi.


"Hah? Lee??!!" seru Hitomi kaget.


Hitomi dan Lee adalah saudara sepupu dari garis ayah mereka. Ayah Lee dan ayah Hitomi adalah kakak beradik, Lee terkejut saat bertemu dengan Hitomi yang datang bersama Rey.


"Eh? Apa kalian saling mengenal?" tanya Rey pensaran.


"Tentu saja, dia itu sepupuku." kata Lee menatap Rey.


"Apa!" seru Rey kaget.


[Apa!] seru sistem ikut kaget.


[Ehem, itu tadi kejutannya bos.] lanjut sistem.


"Kalau kau sudah tahu ngapain ikut kaget!" seru Rey dalam hati.


[Ya kan kita sehati bos.] jawab sistem santai.

__ADS_1


"Hey hey, tuan Rey, apa hubunganmu dengannya?" tanya Lee menyipitkan matanya.


"Awas saja jika kau mempermainkannya, dia itu saudaraku!" lanjut Lee berseru.


"Hahaha, tenang saja Lee, mana mungkin aku mempermainkan Hitomi, dia itu satu satunya pasangan yang paling mengerti aku."


"A-apa! Ja-jadi kalian pasangan?" tanya Lee kaget.


"Hitomi, sebaiknya kamu menjauh darinya, dia itu playboy, bahkan dia punya tiga wanita cantik yang selalu di sampingnya." lanjut Lee menatap Hitomi.


"Hahaha, aku tahu." kata Hitomi santai sambil tertawa.


"Eh? Apa? Jadi kamu tahu kalau dia mempunyai banyak wanita?" seru Lee menggelengkan kepala.


"Tentu saja aku tahu, dan aku juga mengijinkannya kalau dia mau memiliki beberapa wanita lagi." jawab Hitomi santai.


"Apa!" seru Lee tidak percaya.


Lee menggelengkan kepala dengan heran.


"Hey, Rey sekarang aku adalah kakak iparmu hahahaha." seru Lee bangga dan tidak bersikap sopan seperti biasanya.


"Terserah kau saja Lee." jawab Rey tertawa melihat tingkah temannya itu.


"Hey Rey, bagaimana kamu bisa seperti ini, apa kau mau mengajariku?" kata Lee membujuk Rey dengan semangat.


"Hah? Bukankah aku sudah memberitahumu." jawab Rey santai.


Para pelayan yang melihat mobil Rey berjalan ke depan dan menyambut kedatangannya.


"Selamat malam tuan Rey dan nona Rey." kata pelayan hormat.


"Tuan Rey? Nona Rey? Kok mereka bisa kenal Rey? Apa apaan ini?" kata Lee dalam hati dan semakin bingung dengan apa yang terjadi.


Rey mengangguk ke arah pelayan dengan santai.


"Silahkan tuan Rey, saya akan menyiapkan ruangan untuk anda." kata pelayan sambil berjalan untuk menuntun Rey ke ruangan khusus VIP.


"Ah, terima kasih banyak tapi tidak perlu, aku kesini untuk menghadiri undangan makan malam dari temanku. Jadi kalian tidak usah repot repot." kata Rey menatap pelayan itu.


"Oh begitu, maaf tuan Rey, siapa nama tamu yang anda maksud?" tanya pelayan itu sopan.


"Namanya Vonta, dia temanku." jawab Rey.


"Ah baiklah tuan Rey, saya akan mengantarkan anda ke ruangannya." kata pelayan itu sopan.


"Oke, tunjukkan jalannya." jawab Rey mengangguk dan mengikuti pelayan itu menuju ke ruangan yang sudah di pesan oleh Vonta.


Lee mengikuti Rey dari belakang dengan pikiran yang sangat kacau saat mendengar semua yang mereka bicarakan.


"Apa dia pemilik restoran ini?" guman Lee menggaruk kepalanya yang membuat dirinya semakin penasaran pada Rey.


Rey masuk ke ruangan yang telah di pesan Vonta sebelumnya.

__ADS_1


"Hey! Kalian sudah datang." seru Vonta berdiri untuk menyambut kedatangan Rey dan Lee.


Vonta memperkenalkan pacarnya kepada Rey dan Lee, Rey pun sebaliknya memperkenalkan Hitomi kepada Vonta.


Mereka duduk di kursi dan meminum wine yang sudah di sediakan oleh pelayan di sana.


"Hey Vonta, sekali lagi selamat ya atas kemenanganmu!" seru Lee mengangkat gelas wine ke arah Vonta.


Vonta juga mengangkat gelasnya menghormati Lee.


"Hey Lee, mana pacarmu?" tanya Vonta santai.


"Hah? Kau meledekku? Aku belum punya pacar tahu!" jawab Lee cemberut.


"Hahahaha, aku lupa!" seru Vonta tertawa keras.


Mereka mengobrol dengan santai sampai hidangan yang di pesan berdatangan. Para pelayan membawa hidangan yang sangat mewah ke atas meja dan menatanya dengan rapi.


Vonta melihat hidangan itu, dia merasa aneh karena dia tidak memesan hidangan yang sangat mewah ini.


"Maaf nona, spertinya hidangan yang kalian sajikan bukan pesanan dariku." kata Vonta menatap pelayan itu.


"Benar tuan, ini memang bukan pesanan dari anda, tapi kami menyajikan makanan terbaik bagi tamu terhormat." jawab pelayan itu sopan.


"Eh? Jadi begitu ya." kata Vonta gembira.


Vonta mengira bahwa dirinya adalah tamu terhormat bagi restoran ini, jadi Vonta merasa bahagia dengan apa yang di rasakannya.


"Baiklah! Ayo makan!" seru Vonta semangat.


Mereka makan bersama dengan tenang dan nyaman. Sementara Lee semakin penasaran dengan kehidupan Rey ketika para pelayan restoran ini menyambutnya dengan hormat.


Lee melihat ke arah Rey yang sangat mesra bersama Hitomi, Lee merasa malu dengan dirinya sendiri karena selama ini dia belum pernah memiliki pasangan di hidupnya.


"Ada apa Lee?" tanya Rey menatap Lee.


"Hah? Tidak apa apa, aku hanya tidak terbiasa saja dihadapkan dengan banyak makanan seperti ini." jawab Lee menggaruk kepalanya.


"Nanti juga akan terbiasa." kata Hitomi santai.


"Kau sudah dianggap teman oleh Rey, jika kamu semakin dekat dengannya maka kamu akan terbiasa hidup seperti ini." lanjut Hitomi berbisik kepada Lee.


"Hah? Benarkah?" kata Lee menatap Hitomi.


Hitomi mengangguk dengan santai.


"Percayalah!" kata Hitomi sambil tersenyum.


"Hey Lee, aku tidak menyangka kalau kau ini saudaranya Hitomi." kata Rey.


"Ya, aku juga tidak menyangka dan tidak percaya dengan semua ini, ternyata sepupuku adalah pacarmu!" jawab Lee ketusa sambil cemberut.


"Hahahah." Rey tertawa lalu menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2