Raja Belantara Kota

Raja Belantara Kota
Malam Bersama


__ADS_3

"Baiklah, untuk pelelangan yang paling di tunggu tunggu, inilah pelelangan yang terakhir." seru MC itu sambil memutar video di layar besar di atas panggung.


"Ini adalah sebuah perusahaan ternama, perusahaan ini berdiri dari tahun 1990 dan sempat menduduki peringkat teratas di jagat industri hiburan di negara ini." kata MC sambil menerangkan gambar yang terdapat di layar besar.


"Tapi, pemilik perusahaan ini meninggal dunia pada akhir tahun kemarin, pemilik sebelumnya tidak memiliki keturunan yang sah, sehingga perusahaan ini menjadi aset negara yang akan di lelang saat ini." kata MC itu semangat.


"Baik! Mari kita buka harga untuk pelelangan ini dengan harga awal 300 juta dollar!" seru MC sambil memukulkan palu.


"400 juta dollar!" teriak salah satu undangan itu dengan semangat.


"700 juta dollar!" kata Baron sambil mengangkat tangannya.


"1 milyar dollar!" seru salah satu undangan lain sambil tersenyum.


" 5 milyar dollar!" seru One sambil mengangkat tangannya dengan santai.


"Apa!" seru salah satu tamu undangan kaget.


"7 milyar dollar!" seru Baron.


"Sialan! Tinggi sekali tawaran mereka!" seru para tamu undangan kaget.


Kini hanya Baron dan One yang bertarung untuk mendapatkan lelang itu.


'Kita lihat sampai mana dia akan melawanku.' kata Baron dalam hati.


"10 milyar dollar!" seru One dengan santai.


"12 milyar dollar!" tambah Baron.


'Baiklah, kalau itu maumu, kita lihat saja siapa yang menang.' kata One dalam hati.


"30 milyar dollar!" seru One sambil mengangkat tangannya dengan santai.


'Sialan! Apa dia serius dengan harga yang sangat tinggi!' seru Baron dalam hati.


"35 milyar dollar!" kata Baron.


"50 milyar dollar!" balas One santai.


"Apa!" seru Baron kaget dan mengerutkan kening saat One menambahkan 15 milyar dollar untuk menawarnya.


'Jika dia terus menaikkan harganya maka dana yang aku simpan tidak akan cukup.' gumam Baron cemas.


'Baiklah, ini penawaranku yang terakhir.'


"60 milyar dollar!" seru Baron sambil mengangkat tangannya.


"61 milyar dollar!" seru One santai.


One tahu bahwa Baron tidak memiliki dana di atas 60 milyar dollar, maka dari itu, One hanya menambahkan 1 milyar dollar saja untuk menawar.


Baron menyerah dengan tawaran yang di ajukan oleh One.


Maka dari itu, One yang menjadi pemenang lelang terakhir ini.

__ADS_1


One dan Two pergi menuju ke belakang panggung untuk mnyelesaikan prosedurnya.


"Sialan!" seru Baron geram.


'Baiklah, kali ini kalian menang, masih ada kesempatan di kemudian hari untuk membalasnya.' gumam Baron kesal.


"Affa! Cari tahu informasi tentang mereka, siapa dan darimana mereka berasal." kata Baron.


"Baik bos." jawab Affa semangat.


Pelelangan itu di tutup dengan beberapa hiburan yang telah di siapkan oleh pelaksana acara.


***


Di mansion Rey,


Fafa, Sabrina dan Yuri berpamitan kepada Rey untuk pergi tidur, tapi Hitomi dan Lita masih terjaga di samping Rey yang sedang asik mengobrol bersama Vonta dan Cameron.


"Bos, sebaiknya kau istirahat terlebih dahulu, bukankah kau sudah cukup lelah setelah seharian penuh beraktifitas." kata Vonta sambil melihat ke arah Hitomi dan Lita yang terlihat sudah mulai mengantuk.


"Iya, benar tuan Rey, jangan sampai anda terganggu oleh kami." tambah Cameron.


"Benar juga, aku akan pergi tidur dan kalian juga sebaiknya beristirahat yang cukup agar kalian bisa berpikir dengan jernih." kata Rey sambil beranjak dari duduknya.


"Baik bos, tenang saja, jangan terlalu mengkhawatirkan kami." jawab Vonta.


"Oke." Rey mengangguk.


"Baiklah, ayo sayang, kita istirahat." kata Lita sambil menggandeng tangan Rey.


Rey masuk ke dalam kamarnya dan berbaring di atas ranjangnya.


Hitomi dan Lita pun ikut berbaring dengan nyaman.


Sementara itu, Fafa, Sabrina dan Yuri merasa tidak mengantuk lagi saat mereka masuk ke kamar masing masing.


Sabrina mengirim pesan kepada Fafa dan Yuri.


[Hei Fa, aku tidak bisa tidur.] @Sabrina_Ryuken.


Pesan yang sama di kirimkan kepada Yuri juga.


[Iya, aku juga tidak merasa ngantuk.] @Fafa_Amore


Yuri menjawab dengan hal yang sama kepada Sabrina.


[Baiklah, bagaimana kalau kita pergi ke kamar Rey?] @Fafa_Amore.


Mereka berdua setuju dan segera keluar dari kamar masing masing.


Mereka berjalan ke lantai tiga untuk menuju ke kamar Rey.


"Sayang, kelihatannya kamu sangat lelah, bagaimana kalau aku memijitmu?" kata Hitomi menatap Rey yang berbaring di sampingnya.


"Tidak perlu, lagipula kalian juga pasti lelah setelah seharian penuh bekerja." jawab Rey.

__ADS_1


"Sayang! Apa kamu sudah tidur?" seru Fafa sambil mengetuk kamar Rey.


"Belum! Masuklah!" jawab Rey.


"Eh? Aku kira mereka sudah tidur." kata Lita.


Fafa segera masuk kamar Rey bersama Sabrina dan Yuri.


"Loh? Kalian di sini?" tanya Yuri saat melihat Hitomi dan Lita yang sedang berbaring di samping Rey.


"Yap, kami baru saja masuk." jawab Lita santai.


"Kenapa kalian belum tidur?" tanya Rey.


"Entahlah, tadi saat kita di ruang santai, mataku sudah lelah dan ingin segera tidur, tapi setelah masuk ke dalam kamar, aku tidak bisa tidur." jawab Fafa sambil berjalan menuju ke arah ranjang Rey.


"Begitu ya, kalian tidur di sini saja malam ini." kata Rey santai.


Mereka langsung berbaring di atas ranjang Rey.


Tapi sepertinya Rey sangat lelah malam ini setelah seharian penuh beraktifitas.


Para wanitanya mengerti bahwa Rey pasti sangat lelah, maka dari itu, para wanita itu menawarkan diri untuk memijat Rey, tapi Rey menolaknya.


Rey tertidur dengan pulas, sementara para wanita itu masih mengobrol satu sama lain dengan gembira hingga akhirnya mereka juga tertidur dengan nyenyak.


Sementara itu One dan Two kembali ke mansion Rey dan segera memarkirkan mobil yang mereka pakai di garasi mansion.


"Hah? Ini gimana sih? Bukankah tuan Rey sudah pulang sejak tadi? Lalu, kenapa tuan Rey baru saja pulang? Dan kapan perginya?" gumam kedua penjaga gerbang heran.


Para penjaga gerbang itu merasa kebingungan saat melihat One dan Two yang menyamar menjadi Rey dan Hitomi saat memasuki gerbang mansion.


One dan Two dengan sengaja merubah diri mereka menjadi Rey dan Hitomi untuk menghindari pertanyaan pertanyaan dari para penjaga gerbang.


One dan Two keluar dari mobil dan kembali berubah menjadi dua ekor siberian husky.


***


Di JTown,


Setelah bercinta di kamar mandi, Teddy dan Xia menuju ke atas ranjang dan berbaring.


"Sayang, terima kasih, malam ini aku sangat bahagia." kata Xia sambil memeluk Teddy yang sedang berbaring di sampingnya.


"Aku juga bahagia, karena ada kau di sampingku dan aku tidak pernah merasakan kesepian lagi." jawab Teddy sambil menegelus rambut Xia.


Xia merasa bahagia malam ini karena sudah di puaskan oleh orang yang paling dia cintai, begitu juga dengan Teddy.


Teddy merasakan hal yang sama dengan apa yang di rasakan oleh Xia, karena selama ini Teddy sangat kesepian dan sering kali bersikap dingin terhadap para gadis.


Sebelum Teddy bertemu dengan Rey, temperamen Teddy sangat buruk.


Selain sombong, dia juga suka merendahkan martabat seorang perempuan yang dia temui dimana pun.


Tapi setelah Teddy bertemu Rey, temperamennya mulai berubah, di tambah lagi, ada Xia yang selalu mendukungnya saat dia sedang kesusahan, hal ini membuat Teddy merasakan kehangatan dari sikap kedua orang yang berbeda tersebut.

__ADS_1


__ADS_2