Raja Belantara Kota

Raja Belantara Kota
Real Estate Castle Group


__ADS_3

Hitomi dan Lita mengambil makanan yang di masak oleh Rey ke dalam piringnya. Dengan rasa penasaran, Lita mengambil sepotong ikan lalu dia masukkan ke dalam mulutnya.


Hitomi juga memasukkan sepotong ikan itu ke dalam mulutnya. Saat Lita merasakan sepotong ikan yang telah dia makan, Lita memejamkan matanya dengan perasaan senang sambil mengunyah ikan yang lembut itu dengan perlahan.


"Aaah! Ini benar benar enak." gumam Lita dalam hati merasakan sepotong ikan itu di dalam mulutnya.


"Sayang, bagaimana bisa kamu memasak se enak ini?" kata Hitomi kagum saat dia mencicipi sepotong ikan yang lembut itu dengan semangat.


"Ini benar benar sangat enak, sebelumnya aku tidak pernah menyukai ikan tapi setelah aku mencicipi ikan ini, aku rasa ini adalah ikan terbaik dan terlezat yang pernah aku makan." kata Lita sambil menusukkan garpunya ke arah ikan itu dengan semangat.


"Ya, benar. Selama aku makan di setiap restoran, rasa ikan yang kamu masak sangat lezat dan berbeda, bahkan aku tidak mencium bau amis seperti ikan biasanya." tambah Hitomi semangat sambil mengambil ikan itu dengan penuh kagum.


"Syukurlah jika kalian menyukainya." kata Rey santai.


Rey tersenyum dengan senang saat melihat kedua wanitanya itu makan dengan lahap. Hitomi dan Lita makan dengan lahap tanpa banyak bicara, tapi mereka berdua merasakan kagum dengan ketrampilan Rey dalam memasak.


Mereka menghabiskan keempat hidangan itu tanpa tersisa sedikitpun.


"Aah, sayang, aku kenyang sekali." seru Hitomi memegang perutnya.


"Hahahaha." Rey hanya tertawa.


Rey sangat senang dengan kedua wanitanya itu saat melihat keempat hidangan yang di masak olehnya tak tersisa sedikitpun.


Sementara itu, bibi melihat Hitomi dan Lita yang menghabiskan makanan itu dengan lahap, hanya menggelengkan kepala dengan senang.


"Tidak heran mereka rela menjadi wanitanya tuan Rey." gumam bibi dalam hati tersenyum senang.


Bibi berbalik dan pergi.


"Sayang, sepertinya aku tidak bisa berjalan, aku terlalu kenyang dengan makanan yang lezat ini." kata Lita bersandar di kursi dan memegangi perutnya.


"Jangan bergerak dulu, biarkan saja dulu untuk diam di situ beberapa saat." jawab Rey senang.


Rey membawakan wine untuk Hitomi dan Lita. Sementara itu, wanita Rey yang lain sudah tertidur di kamarnya masin masing, mereka tidak tahu kalau Rey memasak sea food untuk kedua wanita itu.


Jika saja mereka tahu tentang ini, maka Rey akan kerepotan karena harus memasak banyak untuk mereka berenam.


"Terima kasih sayang, hari ini aku sangat bahagia." kata Hitomi lembut.


"Sayang, mulai hari ini aku tidak mau makan masakan orang lain, aku hanya mau makan jika kamu yang memasaknya." kata Lita manja.


"Hey hei, itu akan sangat merepotkan." kata Rey kaget.


"Hahahaha." Hitomi hanya tertawa.


"Aku akan memasak untuk kalian tapi tidak untuk setiap hari. Oke?" kata Rey menggelengkan kepala.

__ADS_1


"Hmm, baiklah." jawab Lita sedikit kecewa tapi Lita merasa puas dengan apa yang telah Rey berikan kepadanya.


"Sepertinya aku mulai mengantuk." lanjut Lita lembut.


"Hmm, aku juga." tambah Hitomi.


"Baiklah, kalau begitu ayi kita tidur. Lagian kalian pasti lelah setelah sehatian penuh mengurus semua perusahaan kita." kata Rey dengan penuh kasih sayang.


Rey mengantar mereka untuk menuju ke kamarnya masing masing.


"Selamat malam, nona Rey." kata Rey mencium kening Lita dengan lembut sebelum berbalik dan pergi.


Lita menutup pintu kamarnya dan berbaring dengan nyaman di atas ranjangnya. Sedangkan, Hitomi dan Rey menuju ke kamar Rey di lantai tiga.


"Sayang, aku sudah menemukan kapal pesiar mewah Privilage One milikmu tadi siang, tapi aku belum sempat melihatnya." kata Hitomi lembut.


"Baguslah, terima kasih Hitomi. Sebaiknya kita bicarakan besok saja, karena sekarang aku tahu kamu pasti sangat lelah." kata Rey mengelus rambut Hitomi dengan lembut.


"Hmm, baiklah sayang." kata Hitomi bersandar di pelukan Rey dengan nyaman.


Mereka tertidur dengan pulas hingga waktu berlalu dengan cepat.


***


"Sayang, bangun." kata Hitomi mencium kening Rey.


Rey diam saja karena malas membuka matanya.


"Hah? Real Estate Castle Group?" tanya Rey dalam hati sambil membuka matanya perlahan.


"Ayo sayang bangun." kata Hitomi lembut.


Rey bangkit dari tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi.


"Sayang, biar aku membantumu untuk mandi." kata Hitomi berjalan untuk mengambil sabun mandi.


Hitomi dengan lembut menyabuni tubuh Rey di bawah siraman shower itu dengan santai.


"Hitomi, apa kamu tahu tentang Real Estate Castle Group?" tanya Rey berbalik menghadap Hitomi yang sedang menyabuninya.


"Hah? Castle Group?" tanya Hitomi kaget.


"Bukankah itu tempatku bekerja dulu?" lanjut Hitomi lembut.


"Hah? Tempatmu dulu bekerja? Tempatku membeli mansion ini?" tanya Rey.


"Iya benar. Memangnya ada apa sayang?" tanya Hitomi penasaran.

__ADS_1


"Sepertinya aku baru ingat kalau aku membeli Castle Group itu di bursa saham." kata Rey santai.


"Apa! Sayang, kamu membeli perusahaan lagi." kata Hitomi kaget.


"Ya begitulah. Hehehe." jawab Rey tertawa sambil mengangguk.


Mereka selesai dengan mandinya dan mengenakan pakaiannya masing masing.


"Sayang, sepertinya perusahaan Castle Group sedang mengalami penurunan yang cukup besar setelah aku keluar dari perusahaan itu." kata Hitomi membantu mengancingkan celana Rey.


[Tuh dengar tuh! Kau yang membuat perusahaan itu hampir bangkrut.]


Rey tersenyum getir mendengar kata kata sistem di kepalanya. Dia tidak tahu harus tertawa atau menangis.


"Jadi itu masalahnya, aku membelinya tanpa sengaja, awalnya aku membeli hanya beberapa persen saja, tapi saat aku melihat harga sahamnya menurun aku langsung membelinya semua." kata Rey berbohong kepada Hitomi.


Hitomi menggelengkan kepala dengan heran.


"Sayang, apa hari ini kamu ada acara?" tanya Hitomi yang berjalan di samping Rey menuju ruang makan.


"Hmm, tidak juga, sepertinya tidak ada acara. Memangnya ada apa?" jawab Rey


"Tidak apa apa, aku hanya ingin mengajakmu berbelanja." jawab Hitomi lembut.


"Baiklah, kalau begitu ayo nanti kita berbelanja." kata Rey mengelus rambut Hitomi dengan lembut.


Hitomi senang ketika mendengar bahwa Rey setuju untuk mengantarnya.


"Selamat pagi sayang." kata Xena berjalan ke arah Rey dan menggandeng tangannya.


"Pagi juga." jawab Rey.


Rey berjalan ke arah ibu Xena dengan santai dan berjongkok untuk menggenggam tangan ibu Xena dengan lembut.


"Selamat pagi bu, bagaimana keadaanmu?" tanya Rey penuh perhatian.


"Selamat pagi nak, sepertinya aku sudah mulai bisa berdiri." jawab ibu Xena semangat.


Ibu Xena berdiri dengan perlahan untuk memperlihatkan kemajuan dengan sakit yang di deritanya.


"Wah, syukurlah bu, aku ikut senang." kata Rey menggengam tangan ibu Xena dengan lembut.


"Duduklah bu, jangan terlalu banyak berdiri dulu untuk saat ini." lanjut Rey sambil memapah ibu Xena untuk duduk.


Mereka sarapan pagi bersama dengan senang. Sesekali para wanita Rey mengucapkan selamat kepada ibu Xena dengan kemajuan yang di alaminya.


"Sayang, apakah hari ini kamu tidak kerja?" tanya Xena.

__ADS_1


"Hari ini dan besok aku sepertinya tidak kerja dan tidak ada acara. Anggap saja aku libur." jawab Rey santai.


"Hari ini kami juga libur, kami kuliah hanya lima hari saja." kata Fafa menanggapi obrolan itu.


__ADS_2