Raja Belantara Kota

Raja Belantara Kota
Anti Korupsi


__ADS_3

Keesokan paginya, ponsel Rey berdering saat Rey masih tidur lelap. Terlihat nama Kyle di layar ponselnya. Dengan kesal Rey mengangkat panggilan itu.


[Beri aku alasan agar aku tidak membunuhmu Kyle!] kata Rey marah.


Rey masih ngantuk karena melayani para wanitanya sampai larut, semalam mereka bergulat hingga jam tiga pagi. Jadi, dia hanya tidur kurang dari 4 jam. Dan menurutnya panggilan Kyle mengganggu tidurnya.


[Maaf tuan Rey, kami telah selesai membuat berkas investasi anda untuk Ambasador University, kapan anda akan ke sana?]


Kemarahan Rey berangsur menghilang. Rey kagum dengan kinerja tim hukumnya yang sangat cepat.


[Apa aku harus ke sana?]


[Eh? Ini uangmu tuan,]


Sejenak Rey terdiam, benar juga, itu memang uangnya. Yang Rey malas datang adalah, jika dia pergi kesana, orang orang disana tidak akan berhenti menjilat. Hal itu membuat Rey enggan. Rey menghela nafas berat, jika saja dia tidak berinvestasi kemarin, hal ini tidak akan merepotkan. Lagi lagi dia menghela nafas.


[Tau gitu aku gak invest kemarin... Oke, kau kesana duluan, bilang aja pada mereka kalau kalian kuasa hukumku, habis ini aku langsung nyusul.]

__ADS_1


Kyle mengerti. Setelah mengakhiri telepon, Rey duduk di tempat tidur sebentar sambil memandangi para wanitanya yang tidur lelap tanpa busana. Rey membenarkan selimut mereka kemudian dia turun dari tempat tidur. Setelah mandi, dia ke ruang makan untuk sarapan tanpa menunggu para wanitanya karena dia akan segera menyusul tim hukumnya.


DING!


[Selamat tuan anda mendapatkan hadiah dari system. Jam Tangan Patek Philippe 5002p.]


Bersamaan dengan itu sebuah kotak muncul dengan ajaib di sebelah piring Rey. Untung hanya dia di meja makan. Rey tidak mengerti apa yang spesial dari jam itu, dia mengamati jam itu. Itu terlihat tidak lebih modern di bandingkan dengan yang di berikan sistem sebelumnya. Satu hal yang sama adalah Rey tidak tahu cara membaca waktu di jam itu.


Metode yang Rey rasa terlalu rumit. Rey mengeluarkan ponsel untuk mencari info. Ternyata harganya sekitar 16 milyar. Rey diam, bahkan dia saja tidak tahu kegunaan jam ini. Kenapa harganya mahal. Rey hanya tersenyum getir. Rey mengambil kunci mobilnya, ketika melewati pintu depan dia melihat motor Harley yang dia parkir dengan sembarangan di situ.


Dia memanggil bibi dan meminta bibi untuk menyuruh seseorang memindahkan motornya ke garasi nanti. Rey berangkat ke Ambasador University dengan mclaren nya. Setelah sampai, dia melihat lokasi yang di kirim Kyle, Rey menuju gedung administrasi kampus dan memarkirkan mobilnya. Tampilan Rey tetap santai seperti biasa hanya kali ini dia memakai topi memancing.


Melihat itu Rey campur aduk, Rey tahu yang di tangan mereka pasti perencanaan proyek. Rey agak kesal karena pihak kampus menyebarkan informasi investasi bahkan sebelum Rey memberikan dana. Rey menelpon Kyle mengetakan bahwa dia sudah di depan gedung administrasi. Tidak lama pria bernama Oliver, yang merupakan wakil rektor kampus, datang menjemputnya dan memimpin jalan memasuki gedung administrasi.


Karena pendengaran Rey yang peka, dia sekilas bisa tahu mengapa mahasiswa itu berkumpul. Rey mendengar beberapa cerita kebobrokan petinggi kampus. Mahasiswa yang berkumpul sebenarnya ingin langsung bertemu dengan investor untuk memastikan dana akan benar benar di gunakan untuk kepentingan mahasiswa. Apalagi dana investasi ini sangat besar dan akan berlangsung setiap tahun dengan nominal yang sama.


"Sepertinya para mahasiswa sangat antusias ya?" tanya Rey dingin.

__ADS_1


"Ah, benar tuan Rey, kami akan meninjau rencana bisnis mereka dengan hati hati..."


Rey tidak menjawab lagi. Oliver tidak tahu apa yang di pikirkan Rey. Mereka berjalan ke ruang konferensi tanpa berkata apa apa lagi. Ada banyak orang di ruang konferensi. Rey tidak mengenal mereka. Melihat Rey muncul, mereka semua berdiri dan mengangguk dengan senyum di wajah mereka. Rey membalas anggukan kepala mereka.


Rey duduk di samping Kyle dan Rob, perwakilan kampus memulai pernyataan tentang bagaimana dana investasi akan di gunakan. Dia juga menjabarkan bagaimana rencana bisnis akan di tinjau dan proses penyaluran dana. Rey masih bungkam saat ini, Kyle terus mencatat poin poin penting. Setelah pihak kampus selesai, Kyle berdiri membaca ketentuan yang akan di laksanakan.


Rob berdiri mewakili kantor hukum FairLaw Corp dan dia yang akan mengawasi aliran dana. Dia juga akan mengawasi bagaimana kampus akan menggunakan dana tersebut. Dia harus memastikan bahwa semua dana akan di investasikan dalan proyek proyek yang membutuhkan dukungan dana. Setelah Rob selesai, mereka semua melihat ke arah Rey.


Mereka menunggu Rey berkomentar. Rob meletakkan dokumen kontrak di depan Rey. Ketika akan menandatangani, dia berhenti sebentar. Semua orang melihat pemandangan ini, Jantung mereka berdegup kencang. Mereka pikir Rey melihat beberapa masalah di dokumen itu. Saat itu Rey meletakkan pena nya. Menatap satu persatu orang di ruangan dengan ekspresi dingin.


"Sebelum aku tanda tangan, aku ingatkan kepada kalian yang ada disini. Jangan mencoba bermain main denganku, apalagi berpikir untuk menyuap kuasa hukum untuk mengisi kantong kalian sendiri! Dan kalian perlu tahu, FairLaw Corp adalah milikku!"


Mendengar pernyataan ini semua orang jelas terkejut, mereka semua menatap Rob dan Kyle. FairLaw Corp adalah lembaga bantuan hukum terkenal dan terkuat di negara ini. Rob dan Kyle ditatap seperti itu hanya tersenyum lebar. Jelas daripada menerima suap yang tidak seberapa, kehidupan mereka akan lebih baik dengan setia kepada Rey.


Kata kata Rey sangat menusuk. Ada emosi berbeda di mata setiap orang. Rey melihat dengan jelas mata beberapa orang perlahan meredup. Rey tahu dia memutus pikiran mereka untuk mengisi kantong sendiri. Rey mengambil pena dan menandatangani kontrak itu. Kemudian mereka membahas tentang beberapa hal yang tidak relevan. Setelah selesai Rey pergi dari Ambasador University menuju ke kawasan komersial di sekitar Circle Square Mall.


Di sana dia membeli beberapa perhiasan emas, dua kotak whiskey, lalu membeli dua kotak wine terbaik di kota ini. Rey berencana untuk berkunjung ke JTown dalam waktu dekat. Karena tidak tahu apa yang menarik untuk di jadikan oleh oleh dia asal membeli barang saja. Barang barang ini nanti dengan mudah akan di bawa serta dengan pesawat pribadinya.

__ADS_1


Rey pulang ke mansion saat hari mulai gelap, saat Rey masuk di mendengar tawa canda keempat wanitanya di belakang. Rey menghampiri dan ternyata mereka sedang berenang. Rey langsung menuju kamarnya berniat untuk istiharat, setelah puas berenang mereka menyusul Rey.


Xena masuk ke kamar Rey dan langsung mencium bibir Rey yang sedang tiduran. Xena tidak menghiraukan yang lain. Melihat adegan itu membuat yang lain spontan bergabung. Rey sempat kewalahan. Mereka sangat agresif. Setelah puas merekapun tidur bersama lagi.


__ADS_2