Raja Belantara Kota

Raja Belantara Kota
Gedung XCS


__ADS_3

Mereka menuju restoran yang di rekomendasikan oleh Lita. Tapi restoran yang di pilih Lita adalah restoran milik Rey. Di mana lagi kalau bukan Leaf Resto. Mau bagaimana lagi, restoran itu sekarang sudah sangat terkenal di XTown dengan kualitasnya yang sangat baik.


Mereka turun dari mobil setelah memarkirkan mobil mereka di sebelah restoran itu. Para pelayang yang melihat kedatangan bos mereka segera menuju ke depan pintu restoran untuk menyambutnya.


"Selamat datang tuan Rey," kata para pelayan sambil membungkukkan badan.


Rey tiba di depan restoran dan di sambut oleh para pelayan dengan gembira.


"Eh?" kata Lita kaget.


Lita tidak tahu bahwa restoran ini milik Rey.


"Apa Rey pemilik restoran ini?" kata Lita dalam hati.


Lita sebenarnya kagum dengan pencapaian yang di capai Rey. Lita merasa semakin penasaran dengan kehidupan Rey saat ini, apalagi dengan para wanita yang selalu ada di sampingnya. Walau sedih, saat ini Lita merasa tidak pantas untuk bersama dengan Rey karena statusnya sekarang hanya seorang pegawai di perusahaan milik Rey.


Mereka di pandu oleh seorang pelayan menuju keruangan khusus VIP. Hitomi dan Fafa mengobrol dengan asik bersama Lita sambil berjalan menuju ke ruangan VIP.


Rey dengan santai berjalan di belakang mengikuti para wanitanya dengan tenang. Dia tahu apa yang di pikirkan Lita, tapi dia juga tidak tahu harus memulai dari mana.


Sedangkan Lita merasakan kehangatan hubungan Hitomi dan Fafa yang menjadi wanita Rey. Tidak ada rasa persaingan sama sekali di antara mereka.


Mereka masuk ruang VIP dan duduk di kursi mengelilingi meja yang besar. Pelayan membawakan sebotol wine dan menuangkannya ke dalam gelas yang sudah di sediakan.


***


Siang harinya,


Xena sedang menemani ibunya melakukan terapi medis.


Yuri dan Sabrina sedang istirahat di sebuah cafe setelah dari kampus, kebetulan Lee melihat mereka berdua dan menghampiri mereka.


"Halo Yuri, dimana Rey?" tanya Lee sambil menyeret kursi mendekat ke meja mereka.


"Ah, Lee, dia ada urusan penting untuk di lakukan." jawab Yuri.


"Begitu ya." jawab Lee santai.

__ADS_1


"Oiya, apa kalian tahu kalau Hitomi adalah saudaraku?" lanjut Lee.


"Benarkah! Pantas saja nama keluarga kalian sama." seru Yuri.


"Lalu, kenapa kamu baru bilang sekarang." kata Sabrina mengejek.


"Ah, aku juga baru tahu semalam, kalau sepupuku ini ternyata pacarnya Rey." jawab Lee santai.


"Aku penasaran, kenapa kalian bisa akrab satu sama lain? Bukankah kalian seharusnya menjadi saingan dalam hubungan cinta atau semacamnya gitu?" lanjut Lee bertanya dengan penasaran.


"Hahaha! Kau itu hidup di jaman apa sih Lee? Jaman sudah berubah. Kami berlima sebelumnya sudah memiliki ikatan yang kuat dan memutuskan menjadi bagian keluarga. Kami berlima rela berbagi Rey untuk satu sama lain. Dan kau tahu, aku malah merasa beruntung sudah menjadi bagian dari keluarga ini." seru Yuri polos sambil tertawa.


"Ah, jadi begitu ya." jawab Lee merasa kagum kepada Rey dan menggelengkan kepalanya.


"Sepertinya aku tidak mungkin menjadi seperti Rey." lanjut Lee bergumam pelan.


***


Di Leaf Resto, para pelayan menyajikan hidangan yang sangat istimewa di meja Rey. Hidangan utama adalah lobster. Bagi Rey, lobster adalah makanan wajib yang spesial untuknya karena Rey sangat menyukai makanan yang satu ini.


Hal ini sudah bukan rahasia di lingkup keluarga Demonforge, maka dari itu, para pelayan dan pengurus restoran ini melakukan yang terbaik untuk melayani bosnya dengan menyajikan lobster terbaik yang ada di kota XTown ini. Mereka menyantap hidangannya dengan santai.


"Ah, terima kasih tuan Rey." kata Lita malu malu.


"Jangan seperti itu, sebaiknya panggil nama saja, karena ini bukan di tempat kerja." kata Rey sok bijak.


"Baik, tuan."


"Jangan panggil seperti itu, Lita!" seru Rey menatap Lita tajam.


"Ah, baiklah." jawab Lita mengangguk patuh tapi tidak berani menatap mata Rey.


"Oh iya kak Lita, kamu tinggal dimana?" tanya Fafa yang duduk di sebelah Lita.


"Tadinya aku tinggal bersama orang tuaku di pinggir kota, karena terlalu jauh dengan kantor aku memilih pindah ke rumah di XTown Commercial Street." jawab Lita.


"Kebetulan sekali, kami akan menuju kesana setelah makan siang." kata Hitomi.

__ADS_1


"Kalau begitu, bagaimana kalau mampir ke rumahku?" seru Lita semangat.


"Menurutku itu ide yang bagus." jawab Hitomi menganggukkan kepala.


Mereka makan siang bersama dengan senang, bahkan Lita semakin akrab dengan kedua wanita Rey itu. Setelah selesai makan siang, Rey dan Hitomi memanggil manajer restoran untuk sekalian membicarakan tentang laporan bulan ini.


Sementara menunggu, Fafa dan Lita mengobrol dengan santai bahkan sesekali mereka bercanda, Lita merasakan kedekatannya dengan Fafa semakin akrab.


Setelah mengurus laporan bulanan resto, Rey mengajak mereka untuk berangkat menuju XTown Commercial Street.


Mereka berjalan menuju tempat parkir di ikuti dua pelayan yang mengantarkan mereka sampai ke mobil.


"Selamat jalan, tuan Rey." kata pelayan itu hormat.


Hitomi menginjak pedal gasnya dengan perlahan, di ikuti Lita di belakang bersama Fafa, menjauh dari Leaf Resto menuju ke XTown Commercial Street.


"Sayang! Lihat gedung gedung itu, sangat tinggi dan indah." kata Hitomi melihat sekeliling kota XTown ini dengan senang.


XTown Commercial Street, merupakan tempat yang paling tengah di kota XTown ini, dengan gedung gedung pencakar langit dan berbagai perkantoran bahkan sebuah mall terbesar ada di sana. Tidak hanya itu, XTown Commercial street ini terdapat seribu hektar lahan yang digunakan sebagai landasan udara internasional dan lapangan golf yang sangat luas.


Rey sendiri tidak menyangka bahwa seluruh area ini adalah miliknya, dengan total aset keseluruhan area sekitar 1500 trilyun. Secara perlahan Rey benar benar menjadi penguasa di kota metropolis ini.


Rey menjelaskan secara rinci kepada Hitomi. Hitomi tersedak saat mendengar penjelasan dari Rey. Mereka tiba di kantor utama, di sebuah gedung tertinggi di XTown Commercial Street itu.


Gedung ini memiliki 100 lantai, sedikit lebih rendah dari gedung Burj Khalifa. Di dalam gedung itu ada berbagai perkantoran, mall dan restoran. Bahkan hotel bintang enam juga menjadi bagian di dalam gedung itu.


Dari jauh juga terlihat tulisan XCS besar diatas gedung ini. Rey mengambil ponselnya dan melakukan panggilan kepada direktur utama XTown Commercial Street.


[Selamat siang, siapa ini?] kata direktur utama XCS.


[Rey Demonforge.]


[Ah! Tuan Rey, maafkan saya, saya belum sempat menghubungi anda karena banyak pekerjaan yang harus saya siapkan untuk melaporkan kepada anda.]


[Tidak apa apa, oiya, aku sekarang sudah ada di depan kantor, apakah kamu bisa menjemput kami di sini?]


[A-apa? Anda sudah di sini? Baiklah, mohon tunggu sebentar, saya akan segera turun.]

__ADS_1


Direktur utama menutup telponnya dan berlari ke arah lift.


"Ah! Kenapa tuan Rey tidak bilang kalau mau kesini, seharusnya aku bisa menyambutnya dengan baik." kata direktur utama dalam hati dan menekan tombol lift ke lantai satu.


__ADS_2