Raja Belantara Kota

Raja Belantara Kota
Kekuatan Rey


__ADS_3

[Pembaruan system dimulai]


DING!


[Update system 2.0 berhasil]


Nama : Rey Demonforge.


Umur : 27 tahun.


Level : Maksimal


Kode System : Naga Hitam. Legendary Code.


Kekuatan : Ekstrem.


Kecepatan : Ekstrem.


Kepintaran : Ekstrem.


Kemampuan :


- Keuangan tanpa batas diaktifkan.


-Regenerasi Ekstrem.


- Bela diri level maksimal.


- Penggunaan senjata api maksimal.


[Selamat pagi tuan karena pembaruan system dan anda sudah di level maksimal maka poin sudah dihilangkan dan anda akan mendapat bonus secara berkala]


[Bonus hari ini kemampuan Penggunaan Senjata Api]


"Ada apa ini? Kenapa aku merasa semakin aneh saja..."


[Anda akan menyadarinya seiring waktu berjalan tuan]


"Oke deh, terserah saja..."

__ADS_1


Rey keluar dari ruangannya menuju ke lantai bawah markas pusat keompoknya. Disana dia melihat bahwa mayoritas anggota kelompoknya masih muda dan seusia dengannya. Mereka sedang sibuk merakit senjata dan ada beberapa yang latihan menembak dan mengurus beberapa keperluan lain. Karena bosan, dia mendekati tempat latihan menembakyang baru selesai dibuat.


"Eh, bos apakah anda ingin mencoba menembak?" Sapa Jack yang sudah disana sejak tadi. Jack mengambil sebuah kotak kayu di dalam sebuah lemari senjata.


"Ini hadiah saya untuk anda bos. Semoga anda menyukainya." Kata Jack menyerahkan kotak tersebut.


Rey membuka kotak itu, kemudian dia tersenyum cerah. Di dalam kotak itu, sebuah pistol desert eagle berlapis emas, pistol itu sengaja dipesan khusus oleh Jack untuk Rey.


"Kau punya selera Jack." Kata Rey lalu nyengir ke arah Jack.


Rey mengambil pistol itu dan menyuruh Jack menyiapkan sasaran tembak untuk berlatih. Rey yang sudah mengerti dengan berat dan gaya dorongan dari senjatanya, mulai menembakkan ke arah sasaran tembak yang telah disiapkan.


DOR!


DOR!


DOR!


DOR!


DOR!


"Hebat! bagaimana caranya menembak tepat di kepala secara beruntun begitu bos?!"


"Hehehehe,,aku gak sengaja..."


"Ah bos terlalu merendah, tolong ajari kami juga..."


"Benar bos, ini terlalu hebat!"


Memang dasarnya Rey yang gampang termakan pujian, mendengar pujian dan di sanjung oleh orang orang disana, dia malah jadi makin semangat dan mennunjukkan keahliannya. Bahkan kini tanpa membidik, terkadang dengan gaya menutup mata, dan berbagai gaya gaya konyol, tembakannya tetap mengenai sasaran hanya dengan cara memikirkan kemana peluru yang dilepaskan akan bersarang. Ketika Rey menginginkan peluru yang ditembakkan kena target kepala disitulah peluru itu akan bersarang.


"GILA!!! INI GILA!!"


"Ini bahkan lebih mengerikan daripada bos Hugo!"


Jack yang takjub akan pemandangan itu hanya berdiri di pojokan dan tak berani melihat kehebatan Rey yang sudah jauh melampauinya dalam hal menembak. Rey yang merasa bosan lagi karena sudah menguasai skill menembak akhirnya pergi dari sana. Rey diikuti oleh Jack berjalan ke belakang dimana para anggotanya sedang berlatih bela diri. Di ruangan itu terdapat sebuah ring tinju ditengahnya yang biasanya digunakan anak buahnya untuk adu kekuatan.


"Wah mereka membangun ruang seperti ini juga rupanya."

__ADS_1


"Apakah anda mau mencobanya bos?" tanya Jack.


"Oke...ayo bertarung..."


Rey nyegir bahagia ketika Jack menantangnya. Jack hanya tersenyum, dalam hatinya dia hanya ingin tahu seberapa kuat orang yang dikaguminya ini. Mereka berdua memasuki ring dan bersiap siap. Anak buah Rey yang sedang berlatih sampai menghentikan kegiatan mereka untuk melihat pertarungan ini. Karena kebanyakan dari mereka tahu kemampuan bertarung Jack yang hebat.


Apalagi Jack akan bertarung dengan bosnya yang belum sekalipun mereka lihat kemampuannya. Jack yang melihat Rey berdiri santai tanpa mengambil kuda kuda apapun langsung menyerang lebih dulu. Tinju kuatnya langsung mengarah ke perut bosnya itu. Tapi Rey dengan santainya mampu menghindari pukulan Jack bahkan tanpa bergerak dari tempatnya berdiri.


"Loh Eh?"


Jack yang bingung kenapa Rey bisa menghindari pukulan darinya langsung menyerang kembali. Tapi mau sebanyak apapun pukulan yang di lepaskan, Rey menghindari itu semua dengan gerakan santai dan senyuman aneh di wajahnya.


"Hoe ayolah serius sedikit Jack!"


Jack yang terprovokasi semakin intens menyerang Rey. Kini tinju kuat dari kedua tangannya disertai dengan segala macam tendangan di arahkan kepada Rey. Tapi apapun yang Jack lakukan, Rey dengan senyum yang super ngeselin itu terlihat makin menyebalkan berubah menjadi tawa saat semua serangan yang Jack lepaskan dapat dihindari dengan mudah.


"Apa apaan ini! Bos apa yang kau sembunyikan dariku?"


"Tidak ada. Semoga kau sadar di atas langit masih ada langit." Kata Rey dilanjutkan dengan gerakan yang sangat cepat menuju kearah Jack dan langsung memukul Jack tepat di perutnya. Rey sendiri juga kaget saat Jack terbang melewati ring.


"Waduh! sepertinya aku lupa ama kekuatan baru ini" batin Rey.


Semua orang yang ada disana sampai dibuat melongo dan tak percaya dengan yang mereka lihat. Jack dengan tubuh besar berotot diterbangkan oleh Rey yang tubuhnya lebih kecil, yang bagi semua orang tidak menyeramkan sama sekali apabila tidak ada tato di sekujur tubuhnya.


GUBRAK!!!


Suara beberapa meja dan perabot lainnya hancur tertimpa tubuh Jack. Rey langsung turun dari ring dan memeriksa keadaannya bersama pemuda lainnya yang ada disana. Jack yang kalah telak dan tergeletak cukup lama akhirnya bergerak, sambil mengacungkan jempolnya, dia memberi isyarat bahwa dirinya tidak apa apa. Tapi semua orang yang melihat jelas dari mulutnya mengalir darah lumayan banyak dan tak mungkin dia baik baik saja.


Untungnya Jack yang memiliki tubuh besar itu tidak terluka parah dan dapat berdiri kembali. Rey yang merasa bersalah hanya cengar cengir tidak jelas. Jack tidak marah ataupun dendam, malah hal ini makin membuatnya yakin dan setia hanya pada bosnya, Rey. Setelah Jack dirawat sebentar di bagian kesehatan dan memastikan kondisinya baik, Rey kembali ke lantai atas markas pusat dan menuju kamarnya.


Beberapa minggu telah berlalu


Akhirnya markas pusat dan mansion Rey telah selesai pembangunannya. Kawasan kumuh itu juga sudah menyelesaikan beberapa pembangunan di berbagai sudutnya, tapi seperti kata Rey, pembangunan tetap dilanjutkan untuk merubah kawasan kumuh itu. Walau mansion mewah Rey telah selesai dibangun namun Rey masih belum berniat untuk menempatinya dengan alasan, tidak ingin ketenangannya terganggu sebelum semua masalah selesai.


Rey kemudian menyerahkan kepemimpinan 5 pilar kawasan kumuh kepada Jack sepenuhnya. Rey memilih untuk memimpin dari balik layar saja. Jack merasa pilihan Rey wajar karena pasti banyak orang akan mengincar nyawa Rey, dan Jack sangat bersedia menjadi tameng selama Rey aman. Para musuh musuhnya akan mengincar Jack kalau dia adalah pemimpin 5 pilar kawasan kumuh dan akan mengabaikan Rey. Jack yang sangat rela mati untuk Rey berpikir ini adalah rencana yang sangat cerdik.


Padahal seandainya Jack tahu rencana Rey yang sebenarnya pasti Jack akan mengutuk pemikirannya yang terlalu jauh. Ya alasan pengalihan kepemimpinan sebenarnya adalah......


Rey terlalu malas dan ingin menjalani hidupnya dengan santai. Walaupun Rey memiliki dendam, buat apa repot repot kalu bisa dilakukan oleh orang lain. Begitu menurutnya. Yang penting dendamnya terbalas. Sesimpel itu jalan pikirannya.

__ADS_1


__ADS_2