Raja Belantara Kota

Raja Belantara Kota
Biang Onar


__ADS_3

Rey yang merasa sakit hati ngebut dan berkendara sesuka hati. Berkali kali dia hampir menabrak pengendara lain, sampai akhirnya tiba di sebuah bar di distrik industri kota JTown.


Karena Jack dan Hugo sudah lebih dulu datang, Rey langsung mencari mereka. Sampai akhirnya Rey tiba di ruang VIP yang sudah dipesan oelh Jack dan masuk kesana.


Jack dan Hugo sedang minum minum ditemani beberapa wanita penghibur. Terlihat ada beberapa anggota Hugo juga disana.


Disana Rey yang kesal meminum sangat banyak minuman ber alkohol dan mulai mabuk berat. Rey yang ingin ke toilet berjalan dengan sempoyongan.


"Jack, pastikan bos kita aman dan tidak membuat masalah." kata Hugo.


Jack menoleh ke arah Rey dan pergi menemaninya ke toilet. Terlihat Rey seperti sudah tidak kuat untuk menopang tubuhnya.


"Kenapa jadi seperti ini sih tuan?"


"Berisik kau gak usah banyak omong..."


Rey yang berjalan sempoyongan tak sengaja menabrak seorang pria berbadan besar yang duduk di salah satu meja. Pria itu langsung berdiri dan menarik kerah Rey.


"Bajingan! Kemana matamu hah!"


Jack yang melihat bosnya berulah mencoba menolong dan melerai. Tapi Rey yang kerahnya ditarik reflek langsung memukul pria besar di hadapannya itu.


PLUK!

__ADS_1


Karena sudah terlalu mabuk, pukulan Rey hanya seperti menepuk saja. Tetap saja hal itu membuat pria besar itu marah.


BUGH! BRAAKKK!


Rey dipukul hingga terpental dan sebuah meja hancur tertimpa tubuh Rey. Melihat bosnya dihajar seperti itu, pukulan kuat dari kepalan tangan Jack langsung menghantam wajah dan membuat pria besar itu sampai tersungkur. Jack kembali memukul wajah pria itu dua kali hingga pria itu terkapar dan membuat beberapa teman pria itu menjadi marah.


Jack yang diterjang tiga orang lainnya langsung terlibat perkelahian hebat disana. Meskipun di keroyok, ia masih melawan balik dan semakin membuat tempat itu heboh. Perkelahian yang awalnya kecil mulai membesar dan menjalar ke orang lain yang ada disana. Masalah yang diawali dengan ketidak sengajaan itu mulai berubah menjadi kekacauan besar.


Rey yang mabuk berat melihat keadaan itu hanya bertanya tanya kenapa semua orang di sana saling pukul. Padahal semua masalah berawal dari dia. Dengan tubuh sempoyongan dia berjalan ke arah toilet. Karena kerusuhan semakin besar, pemilik bar itu datang langsung menghentikan perkelahian yang menggila itu dengan menembakkan pistol ke udara.


DOR!


DOR!


DOR!


"Hey,,bukan kah kau salah satu gembel dari kawasan kumuh itu? Bisa bisanya sampah sepertimu bisa sampai sini?"


Jack yang ditanya juga terlihat cuek sambil merapikan bajunya yang berantakan. Lalu Rey yang baru dari toilet dengan santainya dan tanpa dosa berjalan ditengah tengah mereka. Dia melewati Garry tanpa ada rasa takut dan menyenggolnya. Garry kesal dan menarik baju Rey. Kejadian yang hampir serupa dengan penyebab kekacauan tadi.


"Lepaskan tanganmu bajingan!"


Garry menoleh ke arah suara. Dia melihat Hugo melangkah mendekat.

__ADS_1


"Hahahaha sampah menolong sampah...apa kau pi----"


DOR!


Belum sempat Garry menyelesaikan bicaranya, seketika itu juga Hugo menembak kepala Garry. Pemilik bar itu langsung tewas ditempat.


"Bacot!" kata Hugo lalu nyengir.


Para penjaga terkejut langsung mengarahkan pistol mereka, tapi belum sempat mereka menembak, anak buah Hugo yang sudah ada disana dan bersiap langsung membunuh penjaga dengan brutal. Dilengkapi senjata yang baru mereka beli, Hugo yang haus darah langsung memulai pesta pembantaian tanpa berunding dengan bos besarnya.


Karena suara tembakan beruntun, para penjaga lain langsung berdatangan dan pertempuran besar terjadi saat itu juga. Jack yang melihat pertempuran para mafia pecah langsung panik mencari Rey. Untungnya Jack berhasil menyeret Rey yang masih berdiri dengan santai dan memaksanya merunduk. Rey yang mabuk berat benar benar tidak perduli dengan apa yang sedang terjadi.


"Hehhehe,,,kenapa mereka bermain kembang api didalam bar..."


"Bos, jangan bergerak dan tetap menunduk.."


Penjaga yang diserang dari luar dan dalam kebingungan bagaimana musuh bisa menyerang dengan mudah. Karena kecerdikan dan kelicikan Hugo, semua rencana yang dia persiapkan mendadak sukses besar.


"Bawa orang orang kita pergi dari sini..gantung kepala Garry didepan pintu masuk bar.." seru Hugo.


Jack yang melihat anak buah Hugo mulai membubarkan diri juga ikut bersama mereka sambil menggendong Rey yang masih mabuk berat dan membawanya ke mobilnya. Jujur saja Jack tak tahu rencana gila yang di rencanakan Hugo dan baru tahu itu saat keadaan sudah kacau.


"Brengsek,,berani sekali dia membuat kekacauan besar tanpa komando bos dan yang lainnya. Bagaimana kalau bos sampai jadi korban!"

__ADS_1


Jack pun membawa Rey kembali ke markas pusat, pembangunan markas sudah 90% sama halnya rumah yang dipesan oleh Rey. Tampaknya kebangkitan calon penguasa akan dimulai sebentar lagi.


__ADS_2