
Pagi hari ketika Rey terbangun dia terkejut melihat tangan mulus melingkar di pinggangnya, Rey berbalik dan melihat Hitomi. Rey memeluk Hitomi dan melanjutkan tidurnya. Merasakan hangat pelukan Rey, Hitomi perlahan membuka matanya. Rey mencium kening Hitomi kemudian mengajaknya mandi bersama. Setelah itu Hitomi kembali ke kamarnya dengan tangga pribadi agar tidak ketahuan Yuri.
DING!
[Selamat tuan anda mendapatkan hadiah dari system. Kemampuan untuk melihat masa depan.]
Tiba tiba Rey merasa sedikit pusing, seperti ada cahaya terang yang masuk lewat matanya. Rey beberapa kali mengedipkan mata menghilangkan silau nya. Setelah itu dia keluar kamar. Yuri sudah menunggu di depan kamar Rey untuk sarapan bersama. Yuri segera merangkul lengan Rey dan mencium pipinya. Mereka bergegas menuju ruang makan. Di ikuti Hitomi yang baru saja keluar dari dalam kamarnya.
Ketika mereka masuk ke ruang makan, mereka melihat Fafa sudah ada di sana. Fafa beralasan sedang malas sarapan di rumah dan ingin makan di mansion Rey. Tiba tiba ponsel Hitomi berdering. Hitomi menerima panggilan itu dan keluar dari ruang makan. Rey dan yang lainnya sarapan dengan gembira, Yuri dan Fafa bersaing untuk mengambilkan lauk untuk Rey, hingga piring yang di gunakan Rey penuh makanan.
Hitomi memasuki ruang makan dengan panik, dia segera mengajak Rey berangkat ke Golden Star Hotel. Tapi sepertinya tidak ada waktu untuk Hitomi menjelaskan masalah itu. Rey pun segera mengikuti Hitomi yang sudah berjalan menuju garasi duluan. Mereka berdua menggunakan mobil Hitomi untuk pergi dan bergegas menuju hotel.
Di perjalanan Hitomi menjelaskan permasalahan hotel dengan gugup. Hitomi memberi tahu bahwa Teddy Larks masih mengincar hotel mereka. Teddy menyerang harga saham hotel itu agar bisa memiliki hotel itu dengan harga murah. Rey paham dengan apa yang di rencanakan Teddy. Setibanya di hotel mereka langsung menuju ke kantor manager. Harry Gates sedang sibuk dengan komputernya mengawasi grafik saham hotel yang terus menurun.
Rey dan Hitomi masuk ruangan itu tanpa mengetuk, Harry memperlihatkan grafik saham yang terus menurun karena di tekan oleh perusahaan milik Teddy Larks. Rey melihat ke layar komputer dengan santai. Rey tersenyum melihat Teddy menekan sahamnya. Rey mengeluarkan ponsel dan mentransfer uang ke rekening perusahaan Golden Star Hotel sebesar 15 Trilyun.
Rey segera memerintahkan Hitomi untuk menekan balik perusahaan Teddy Larks. Hitomi segera melaksanakannya. Dengan modal baru yang di tambahkan oleh Rey, Hitomi bisa membeli saham perusahaan Teddy dengan mudah, sehingga saham perusahaan Teddy mengalami penurunan yang cukup drastis. Akhirnya saham Golden Star Hotel kembali normal, bahkan Golden Star Hotel telah membeli saham perusahaan Teddy sebesar 45%.
"Sialan! Sebenarnya siapa dibalik Golden Star Hotel itu!" seru Teddy Larks dengan geram.
__ADS_1
Teddy Larks kalah dalam pertarungan saham ini dengan kerugian mencapai 5 trilyun. Teddy penasaran dengan orang yang berada di balik hotel itu. Teddy memerintahkan sekertarisnya untuk mencari tau tentang latar belakang pemilik hotel. Beberapa menit kemudian sekertarisnya kembali membawa berkas berkas dan menyerahkannya kepada Teddy.
Teddy mengambil berkas itu dan membacanya. Teddy kaget karena latar belakang Rey tidak jelas. Bahkan orang ini hidup sebatang kara dan tinggal di panti asuhan.
"Rey Demonforge, berasal dari JTown, Yatim piatu dan asal usul tidak di ketahui. Darimana dia bisa melawanku?" Teddy membaca informasi mengenai Rey berulang ulang. Tapi tidak menemukan apapun.
Rey dan Hitomi merasa sangat puas dengan apa yang terjadi, Harry Gates semakin yakin dengan kemampuan Rey. Dan harry semakin menghormati Rey dan Hitomi. Harry berterima kasih dan meminta maaf kepada Rey atas semua yang terjadi karena seharusnya hotel ini menjadi tanggung jawabnya. Tapi Rey tidak mempermasalahkannya dan menyuruh Harry untuk menghubungi Hitomi apabila membutuhkan bantuan.
Harry dengan hormat mengantarkan Rey dan Hitomi hingga ke parkiran hotel. Karena sarapan mereka tertunda, Rey mengajak Hitomi untuk makan siang di Leaf Resto. Setibanya di sana, para pelayan bergegas untuk menyambut bos nya. Tentu saja hal itu membuat perhatian dari para pengunjung lain. Mereka berdua di pandu oleh salah satu pelayan menuju ke ruangan VIP.
Mereka berdua makan dengan santai, sesekali Hitomi menyuapi Rey begitupun sebaliknya. Hitomi sangat bahagia, karena diantara semua wanita Rey, hanya dia yang paling sering bersama Rey saat ini. Mereka berdua menyelesaikan makan siang dan beranjak untuk pulang. Hitomi mengarahkan mobilnya ke arah berlawanan jalan pulang. Rey pun bingung.
"Pulang... tapi ke rumahku..." jawab Hitomi sambil tersenyum.
Rey hanya menghela nafas pasrah, Hitomi hanya tersenyum melihat lelakinya itu. Mereka pun tiba di rumah Hitomi. Salah satu pelayan membukakan pintu dan mempersilahkan mereka. Hitomi mengajak Rey berkeliling melihat rumahnya.
"Dimana orang tuamu?" tanya Rey penasaran.
"Mereka di Negara Matador, mereka punya perusahaan disana dan sangat sibuk. Bahkan merka jarang menelponku." Jawab Hitomi sedikit kesal. Rey tersenyum melihat ekspresi Hitomi.
__ADS_1
Sementara Fafa dan Yuri merasa bosan di mansion, mereka berdua menunggu Rey pulang di ruang santai, hingga akhirnya mereka berdua tertidur di sofa.
Tak terasa hari mulai malam, Rey dan Hitomi masih menikmati waktu berdua di rumah Hitomi. Mereka berdua sedang duduk di sofa ketika Hitomi tiba tiba menarik lengan Rey dengan lembut dan mencium bibirnya. Mereka saling balas ciuman, sampai mereka tidak sadar jika pelayannya sedang menyaksikan kejadian itu.
"Mmmm,,, maaf nona, makan malam sudah siap..." kata pelayan itu sambil membungkukkan badan.
Hitomi terkejut dan tertunduk malu. Dia segera melepaskan pelukannya dari Rey.
"Oke, kami segera kesana..." jawab Hitomi dengan salah tingkah.
Rey tertawa geli melihat Hitomi salah tingkah dengan wajah memerah.
"Apa yang kau tertawakan...."
"Tidak ada...hahaha..." jawab Rey sambil mencium kening Hitomi.
Hitomi menggandeng tangan Rey menuju ruang makan. Hitomi segera mengambilkan makanan kesukaan Rey, dan sesekali juga menyuapi Rey seperti biasa ketika sedang berduaan. Setelah selesai makan, Hitomi mengajak Rey ke kamarnya. Mereka sudah tidak asing dengan adegan seperti ini. Hitomi dengan semangat mendorong Rey ke tempat tidurnya.
Karena kemarin belum sempat melepas rindu, Hitomi melampiaskan semuanya hari ini. Dengan cepat Hitomi melepas pakaian Rey satu persatu. Untuk beberapa saat Rey membiarkan Hitomi mendominasi tubuhnya. Tapi melihat kenakalan Hitomi, Rey berubah menjadi agresif dan liar. Mereka bercinta hingga beberapa jam dan akhirnya mencapai puncak secara bersamaan.
__ADS_1
Bagi mereka berdua ini adalah pengalaman pertama mereka bercinta dengan liar, tanpa ada gangguan. Hitomi dengan lembut memeluk tubuh Rey hingga akhirnya mereka berdua tertidur lelap.