
[Benar benar pria yang menjijikkan!]
[Laporkan saja ke polisi. Dia pasti sebenarnya penjahat!]
[Benar! Dia jelas seorang bajingan!]
[Dia juga sering kebut kebutan di jalan! Pasti pernah menabrak seseorang tanpa tanggung jawab.]
[Laporin polisi aja.]
[Tuan Ivan, kau melakukan hal yang benar.]
Dalam sekejap, rumor itu menjadi trend. Semua netizen berpikir bahwa Rey adalah orangjahat yang tidak bermoral. Ya pada dasarnya netizen memang iri dan membenci orang orang kaya arogan.
Sekarang ini, Ivan memfitnah Rey seperti itu, semua netizen bersukacita. Mereka ingin melihat Rey di jatuhkan.
Apalagi Ivan secara khusus menghabiskan sejumlah uang untuk menambahkan bumbu dengan berita berita hoax tentang Rey.
Dengan cepat, hal ini menjadi salah satu dari sepuluh trending topik teratas.
Sementara, Rey tidak tahu tentang hal itu. Rufio mengerutkan kening sambil duduk di seberang Rey. Lalu dia buru buru berkata.
"Rey, sesuatu terjadi!"
"Ada apa?" tanya Rey.
"Periksa twitter mu!"
Mendengar ucapan Rufio, Rey mengerutkan keningnya sambil mengambil ponsel dan membuka twitter barunya. Dia melihat trending topic tentang dirinya.
'Skandal Rey Demonforge! Salah satu pangeran XTown.'
Banyak orang yang mendiskusikannya. Tapi masih bersaing trend dengan berita tentang Brayden membuat klub mobil baru.
"Rey, Ivan sudah keterlaluan, dia memfitnahmu!"
"Santai dong, ini akan cepat selesai." jawab Rey tersenyum tipis kemudian menyipitkan matanya.
"Aku dari tadi ragu untuk menjatuhkannya. Tidak kusangka dia memilih mati di pengadilan." lanjut Rey dengan dingin.
Mendengar ucapan Rey, Rufio gemetar. Dia menghela nafas dalam hatinya. Kali ini Ivan benar benar memancing kematian. Rey membuka aplikasi pesan di ponselnya. Terlihat banyak sekali pesan yang masuk. Melihat deretan pesan itu membuat Rey sakit kepala.
Sepertinya mereka perduli tentang berita itu, Rey mengabaikan deretan pesan itu dan berencana untuk membukanya nanti. Rey mencari nomor Kyle dan menelponnya.
[Tuan Rey?] sapa Kyle hormat.
[Kesini sekarang juga. Aku di cafe mooney.]
__ADS_1
Rey menutup panggilan itu secara sepihak. Rey mengirim beberapa pesan di grup chatnya lalu mematikan ponselnya.
"Rey, apa yang kau lakukan?"
"Nanti kau juga tahu."
Beberapa menit kemudian sebuah mobil tiba di depan cafe. Kyle dan Rob keluar dari mobil. Melihat kedua orang itu, Rufio bingung. Mereka berdua berjalan menuju ke arah Rey.
"Halo bos!" mereka berdua menyapa Rey dengan hormat.
"Lah? Cepet bener?" kata Rey sedikit terkejut.
"Kebetulan kami baru di dekat sini. Kami sedang mencari informasi sebuah kasus." jawab Kyle jujur.
"Oke! Aku punya sesuatu untuk di urus. Aku serahkan padamu."
Rey dengan santai merebut ponsel Rufio dari tangannya dan menunjukkan tweet Ivan kepada Kyle. Rufio hanya bengong saja.
"Orang yang bernama Ivan itu memfitnahku di twitter dan merusak reputasiku. Pergilah dan siapkan dakwaan. Tuntut dan buat dirinya membayar ganti rugi sampai bangkrut." kata Rey dingin,
"Oke bos, serahkan saja masalah ini padaku. Aku akan menanganinya." jawab Rob tersenyum.
Kyle dan Rob berkata dengan penuh keyakinan. Rey mengangguk santai tanpa mengatakan apapun lagi. Bagi mereka hal ini bukan masalah serius, jadi dia percaya bahwa mereka bisa mengatasinya dengan baik.
"Tuan Rey, jika tidak ada yang lain, kami akan pamit."
"Oke."
Rufio mengenal kedua pria ini. Mereka adalah dua pencara terbaik di XTown, Kyle dan Rob. Tapi mereka sangat menghormati Rey.
"Rey, mereka---,,," tanya Rufio setelah tertegun beberapa saat.
"FairLaw Corp. adalah milikku." jawab Rey santai.
Rufio sudah menduga hal itu tapi mendengar jawabannya, dia masih saja kaget. Kini Rufio merasa sesuatu akan terjadi pada Ivan, dan itu sesuatu yang buruk. Kali ini, Ivan benar benar akan dijatuhkan.
***
Di kantor SEAL Group, Bella mengetuk pintu ruangan Javier.
"Tuan Javier, sesuatu terjadi pada tuan Rey."
Mendengar ucapan Bella, Javier meletakkan dokumen di tangannya.
"Apa yang terjadi?"
"Awalnya, tuan Rey tergabung dengan sebuah club mobil---,,,"
__ADS_1
Bella menceritakan semua hal yang terjadi. Setelah Javier mendengar keseluruhan cerita, tatapannya menjadi dingin.
"Apapun yang terjadi, kita harus membantu tuan Rey. Beritahu departemen humas untuk segera bergerak. Aku ingin setiap skandal tentang orang bernama Ivan ini." kata Javier tegas.
"Saya mengerti tuan Javier." jawab Bella setelah terkejut sejenak.
Sementara itu, di Mobs Games, CyberWar Live, INVAX Assets, dan Winner Group. Mereka semua bereaksi dengan cara yang sama. Saat ini hampir setengah dari perusahaan internet terbesar melakukan hal yang sama. Mereka semua membantu Rey tanpa ragu ragu.
Rob juga bergerak, dia memposting dua foto di akun twitter FairLaw Corp dan akun pribadinya. Dan menulis beberapa statement di sana.
[Baru baru ini rumor online sangat merusak reputasi Rey Demonforge, atas permintaannya, kami akan menuntut si pembuat rumor.]
Satu foto adalah surat pengacara dengan cap pribadi Rob dan cap resmi FairLaw Corp. Foto yang lain adalah surat dakwaan. Banyak netizen yang melihat tweet ini. Dalam hitungan detik, internet gempar.
Sementara itu twitter semua perusahaan Rey meneruskan tweet milik Rob ini. Dalam pernyataan mereka, jelas bahwa Rey adalah pemegang saham atau pemilik perusahaan perusahaan itu. Mereka mendukung dan membantu Rey apapun yang terjadi.
Apalagi fitnah kepada Rey sama dengan merusak reputasi perusahaan perusahaan besar ini. Mereka tidak terima nama perusahaan mereka ikut berimbas atas fitnah yang tidak jelas. Dan sekarang bahkan Twitter sendiri meneruskan tweet Rob ini.
Apalagi Winner Group dan SEAL Group adalah pemegang saham Twitter. Jadi tentu saja twitter berada di pihak mereka. Netizen tiba tiba mulai berdiskusi lagi.
[Sialan! Ini seram sekali!]
[Benar benar plot twist!]
[Apakah keluarga Demonforge ini begitu kuat?]
[Rey Demonforge adalah posisi tertinggi di Mobs Games, SEAL Group dan Glory Group. Ini sangat mengerikan.]
[Ya, tidak dipungkiri, bahkan perusahaan itu mengklarifikasi sendiri! Dan masih banyak perusahaan lainnya juga!]
[Kenapa ini jadi menakutkan? Banyak sekali yang berada dibalik pria ini!]
Tidak lama, opini publik berbalik. Saat ini, netizen mulai menyadari satu hal. Orang paling berkuasa di antara Pangeran XTown bukanlah Brayden, Jacob atau si idiot Ivan.
Orang itu adalah Rey Demonforge yang selalu merendah. Dia bisa mendapat support dari perusahaan perusahaan raksasa penguasa teknologi dan internet. Bahkan perusahaan besar lain juga mendukungnya. Dia pasti bukan pria muda kaya biasa.
Beberapa menit kemudian, berita mengejutkan lainnya keluar. Seseorang dengan follower lebih dari satu juta mengungkap sebuah berita dan menyertakan beberapa bukti.
[Ivan itu penjahat, pelaku KDRT! Tahun lalu dia menabrak pacarnya yang sedang hamil hingga keguguran. Ternyata Ivan bukan berasal dari keluarga kaya, ayahnya seorang supir taksi. Dia menghasilkan banyak uang dengan menipu dan berhutang. Dia menggunakan cara cara kotor untuk menjadi bagian dari SSCC. Menurut informasi, dia berhutang lebih dari 120 miliar. Para penagih hutang tidak bisa menemuinya jadi mereka menemui orang tua Ivan. Dia menghilang setelah kejadian ini, ibunya memilih bunuh diri karena tertekan dan ayahnya menjual rumah dan bekerja untuk membayar hutang Ivan. Sedangkan bajingan ini menikmati hidup bahagia di XTown.]
Setelah tweet ini keluar, hal ini langsung mencuat. Puluhan skandal Ivan terungkap satu demi satu. Seseorang bahkan membeberkan hal hal kotor yang pernah Ivan lakukan. Ternyata banyak hal jahat yang sudah Ivan lakukan.
Dari sini bisa di ketahui bahwa SEAL Group adalah perusahaan internet paling berpengaruh di negara ini. Apalagi ini adlah perusahaan hiburan terbesar. SEAL Group lihai menemukan skandal seseorang. Tidak sampai setengah jam, mereka mengetahui segalanya tentang Ivan. Dan mengeksposnya secara publik. Keadaan berbalik dalam waktu setengah jam.
***
Di sebuah rumah, Ivan masih larut dalam lamunannya. Hatinya sedang senang. Dia tidak memeriksa apa yang terjadi saat ini.
__ADS_1
"Sepertinya tweetku jadi trend. Aku akan membuatmu berlutut di depanku dan memohon ampun. Beraninya kau menyinggungku. Kau pikir siapa dirimu. Aku akan membuatmu menderita Rey Demonforge."
Ivan sangat gembira. Dia tersesat dalam fantasinya. Dia membayangkan adegan Rey berlutut di depannya dan memohon maaf. Pada saat yang sama ponselnya berdering. Terlihat nama rekan perusahaannya di layar ponselnya yang retak.