
Akhirnya mereka bertiga sampai di mansion Sony Sambora di distrik perbisnisan kota JTown. Mereka melewati pemeriksaan berlapis untuk masuk kesana. Siapapun yang masuk harus bersih dan tidak membawa senjata. Sony sang tuan rumah hanya memperbolehkan tamunya membawa dua orang pendamping. Rey kagum dengan megahnya mansion itu.
Di mansion itu ada sepuluh tower penembak jitu. Ada helipad, tempat parkir helikopter di depan mansion. Karena insting Rey yang sangat peka, dia tahu bahwa hampir ada seribu orang menjaga mansion itu. Mereka juga dilengkapi senjata lengkap. Ketika pemandu mempersilahkan mereka bertiga ke ruang utama pertemuan, Rey lagi lagi dibuat kagum akan isi mansion mewah itu.
Berbagai barang antik dan lukisan yang nilainya sudah pasti fantastis. Dekorasinya pun tidak main main. Mansion ini tidak kalah dengan sebuah museum. Sony sebagai pria terkaya di JTown yang menguasai perbisnisan memang tidak diragukan lagi kekayaannya. Mereka bertiga memasuki ruang pertemuan yang tampak seperti aula besar.
Disana sudah ada tiga orang kaisar yang lain. Melihat pintu terbuka mereka yang di dalam menoleh ke titik yang sama. Sambil duduk dan menunggu tuan rumah, semua yang diruangan itu hanya diam di kursi masing masing. Setelah menunggu beberapa saat, Sony Sambora datang, diikuti seseorang pengawal dengan badan besar. Dari auranya Rey tahu orang yang menjadi pengawal itu sangat kuat.
"Selamat malam, karena ada wajah baru disini, izinkan saya memperkenalkan diri. Saya Sony Sambora, panggil saya apa saja yang membuat anda semua nyaman."
Saat Sony memperkenalkan diri, semua orang berdiri dan memberi hormat. Setelah orang yang rambutnya sudah memutih itu duduk, baru para tamu duduk kembali. Rey yang berada di samping Jack melihat Sony dari dekat dan orang itu terlihat sangat tua, tapi Rey tahu dari auranya orang ini bukan sekedar kakek lemah. Buktinya di usianya, dia terlihat masih sangat sehat. Meski kulitnya keriput, Rey tahu pasti ada rahasia dibalik umur panjangnya itu.
"Baik karena semua sudah berkumpul kita langsung saja, saya adalah salah satu pendiri kota JTown. Agar semua lancar, saya tidak menginginkan kekuasaan mutlak disini. Agar tidak terjadi keributan panjang maka kita disini akan merencanakan ulang pembagian wilayah kekuasaan."
Malam itu Sony menjelaskan cara kerja hal yang menguasai kota JTown. Kota ini sangat spesial, letaknya sangat strategis, banyak negara berbatasan dengan kota ini. Dan kota ini di dirikan untuk tidak menjadi bagian dari salah satu negara yang berbatasan. Dalam kata lain JTown berdiri sendiri. Hampir semua sindikat kuat dari seluruh dunia setidaknya dapat menjalin dan mengamankan jalur perdagangan bebas yang menghubungkan banyak negara ini.
Hal ini yang memicu banyak kelompok besar menginginkan status kepimilikan di sini. Disaat berdirinya kota JTown dipilihlah lima sindikat terkuat yang dapat menguasai jalur perdagangan gelap secara rahasia. Seiring berjalannya waktu lima penguasa atau kita sebut lima kaisar JTown ini selalu berganti dan kini hal ini terjadi lagi. Dengan mundurnya Klan Koi Emas, Jack mengambil posisinya.
__ADS_1
Tapi peraturan dari lima pendiri pertama JTown. Kaisar hanya diganti apabila kandidat penggantinya sudah memastikan kemenangan atau menghabisi kaisar sebelumnya sampai ke akar akar jaringannya. Maka dari itu Jack masih belum di akui, karena yang dia serang hanya markas pusatnya, bahkan markas markas Klan Koi Emas masih banyak tersebar di distrik hiburan.
Dan yang paling penting Nick dan Klan nya masih hidup dan belum menyerah. Jelas masih menginginkan posisi itu. Hanya tinggal menunggu waktu kapan mereka akan merebut kembali kursi kekuasaan mereka. Jack yang baru mendengar tentang peraturan ini jelas tidak senang.
"Apa apaan ini? sudah jelas saya memukul mundur mereka, kalau mereka mau, saat ini juga saya siap berperang lagi."
"Hey bocah! Kau bahkan tidak mengenal Klan Koi Emas, apa kau yakin dapat menahan kekuatan penuh mereka? Sombong sekali kau padahal baru melenyapkan sebagian kecil dari mereka!" kata salah satu kaisar bernama Matt.
Sebenarnya Sony juga tahu bahwa Klan Koi Emas itu mempunyai jaringan yang luas, yang dia herankan kenapa klan itu belum bergerak dan menyerang balik. Harusnya jika klan itu mau, mudah bagi mereka untuk menyingkirkan Klan Naga Hitam dengan kekuatannya saat ini. Tapi anehnya Nick seperti tidak ada pergerakan, inilah yang menjadi hal aneh saat ini.
"Kau belum sadar posisimu sekarang bocah?" kata Matt yang makin kesal dengan kesombongan Jack.
Jack makin kesal, padahal tiga kaisar lain tidak terlalu banyak bicara tapi yang satu ini cerewet sekali seperti tak suka dan mencari masalah dengannya. Merasa Matt yang terbilang muda dan sepertinya sumuran dengannya, Jack sedikit lepas kendali.
"Aku tidak bicara denganmu bajingan! Kalau kau ada masalah denganku ayo kita selesaikan setelah ini!"
"HAHAHAHA,,urusanmu dengan Koi Emas saja belum kelar masih berani menantangku! Orang sepertimu tidak akan hidup lama!"
__ADS_1
Mendengar kata kata Matt, makin membuat Jack emosi. Rey tahu bahwa Matt memang sengaja memancing emosi Jack. Rey memegang pundak Jack dan mengangguk pelan, menandakan agar Jack diam. Sony yang melihat dua orang muda ini berdebat malah menjadi semakin tertarik. Darah muda yang haus darah padahal kalau Sony mau, mereka bisa mati detik ini juga. Jika saja dirinya masih muda Sony mungkin akan ikut dengan perdebatan seru itu.
Melihat kondisi mulai memanas, Sony yang sudah lama berkecimpung di JTown sejak muda hanya tertawa keras melihat dua pria yang sedang berdebat itu. Jack dan Matt terdiam melihat Sony tertawa keras.
"HAHAHAHAHA,,,menarik sekali! Aku yakin kalian berdua nanti akan menjadi orang besar! Kalian benar menjadi seorang pemimpin adalah tabu untuk takut! Tapi ingatlah, dunia ini luas, kalian belum bertemu hal yang akan menyadarkan kalian bahwa kalian masih terlalu kecil. Baiklah, Jack Willis, karena Klan Koi Emas tidak ada pergerakan maka jalur mereka akan menjadi milikmu, aku harap kau tidak besar mulut dan dapat bertahan lama! HAHAHAAHA!
Setelah mengatakan itu Sony pergi meninggalkan ruangan. Melihat dua kaisar lain, Hans Anderson dan Kazuya Goro dari tadi diam saja sudah cukup membuat Sony paham situasinya. Itu artinya mereka berdua setuju memberi kesempatan untuk Klan Naga Hitam mengambil jalur distrik hiburan JTown.
"Aku harap kita bisa saling mengerti dan tidak mengganggu pasar masing masing." Kata Kazuya yang menatap Jack dan pergi begitu saja.
Hans melihat Kazuya pergi langsung menyusulnya. Hans tidak berbicara dan pergi tanpa pamit. Ya, Hans tahu bahwa Hugo yang duduk disebelah Jack adalah orang yang membunuh Garry, tangan kanannya saat insiden di sebuah bar.
"Huh dasar orang orang tua. Jack, semoga kau tidak cepat mati, kau sama saja memegang bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Waspadalah!" kata Matt yang juga pergi meninggalkan ruangan.
Mereka bertiga hanya tersenyum tipis dan melangkah pergi keluar. Sebenarnya Jack sudah bertemu dengan Sony sebelum acara pertemuan ini dan membayar mahal agar pria tua itu memberikan kursi Nick untuknya. Juga menemui dan membayar mahal Kazuya dan Hans untuk bungkam. Dengan uang semua bisa didapat. Sebuah win win solution.
"Hugo! beritahu anak anak kita akan pesta sampai pagi!" kata Jack yang diiringi Rey mengangguk dan nyengir lebar.
__ADS_1