
Rey sedang sarapan di ruang makan bersama Fafa, dan sistem memberinya notifikasi.
DING!
[Selamat tuan anda mendapatkan hadiah dari system. 100% saham dan kepemilikan Medicci Bikes.]
Rey terdiam. Bikes? Perusahaan sepeda? Rey tidak pernah mendengarnya. Apa bagusnya perusahaan sepeda? Dalam kebingungan, Rey mencari informasi di internet. Ketika dia melihat profil perusahaan, Rey tersenyum penuh kagum. Rey membaca bahwa perusahaan sepeda itu bukan sepeda biasa. Perusahaan sepeda terbaik di dunia.
Medicci Bikes telah ikut dalam kompetisi balap sepeda berkali kali dan memenangkan banyak medali. Alasan inilah yang menjadikan perusahaan itu berkembang pesat. Perusahaan ini juga yang menyediakan semua sepeda untuk olimpiade. Sepeda ini adalah Ferrari-nya sepeda. Harga paling murah sepeda ini hampir 20 juta. Fafa yang melihat kelakuan Rey itu, menatap penuh tanya apa yang Rey lihat di ponselnya hingga begitu senang.
Bibi masuk ke ruang makan dan memberitahu ada pihak dari ekspedisi di depan mansion. Rey menemui mereka di ikuti oleh Fafa. Setelah melakukan serah terima dokumen pengiriman, para kurir itu menurunkan kotak besar dari truk. Setelah pihak ekspedisi pergi, Rey membuka kotak besar itu. Ternyata isinya dua buah sepeda khusus dari Medicci.
Semua lengkap, bahkan termasuk berkas asuransinya. Rey hanya diam, kalau sepeda ini di kirim dari negara I, kapan mereka mengirimnya? Tapi setelah menyadari bahwa beberapa mobilnya juga kadang muncul tiba tiba di garasi, bagi sistem tidak ada yang tidak mungkin. Ya, untuk sementara, jawaban ini yang paling masuk akal.
Kebetulan orang gabut dan gampang bosan seperti Rey tidak banyak kegiatan. Jadi dia berencana mencoba sepeda yang katanya Ferrari-nya sepeda itu. Rey mengajak Fafa untuk bersepeda bersama tapi Fafa menolak dengan alasan masih mengantuk. Pertama Rey hanya berkeliling di mansion, kemudian memutuskan untuk berkeliling kawasan pemukiman sekitar mansion.
Dia baru tahu kalau kawasan mansion itu juga banyak rumah besar, tapi tidak sebesar mansion miliknya yang berada di ujung jalan. Saat itu dia hanya terpikir untuk menjamah bisnis properti dan pusat perbelanjaan. Yang dia inginkan saat ini menjadi raja kerajaan bisnis terbesar di dunia. Itu mimpinya saat ini. Dan perjalanan itu masih sangat panjang.
Beberapa saat dia mengendarai sepeda dengan santai, Rey tahu betapa bagusnya sepeda itu. Sepeda ini benar benar nyaman untuk di kendarai. Setelah berkeliling, dia memutuskan kembali ke mansion. Tapi dalam perjalanan kembali, dia melihat sebuah mobil BMW berwarna ungu melaju tepat ke arahnya. Rey melompat dari sepeda dan mobil itu menabrak sepeda Rey hingga hancur berantakan.
__ADS_1
Jika saja insting Rey tidak kuat, dia pasti sudah hancur bersama sepedanya. Rey mulai terbakar amarah. Pengemudi mobil itu keluar, seorang pria berbadan mirip anggota geng muncul dari pintu mobil itu.
"Apa kau ingin mati? Bersepeda di tengah jalan seperti itu!"
"Liat pake mata! Aku di pinggir! Jelas jelas kau yang menabrakku!"
"Kau bilang apa! Kau pengen ku hajar hah!" tunjuk pria itu dengan wajah dingin. Lalu seorang wanita dengan rambut berantakan dan pakaian acak acakan juga keluar dari dalam mobil. Sepertinya tadi mereka berdua sedang bersenang senang saat mobil mereka masih melaju. Rey jadi tahu mengapa pengemudi itu tidak melihat jalan dengan benar.
"Kau harus mengganti rugi mobil pacarku ini." kata wanita itu santai.
Orang orang semakin banyak mulai berkerumun di tempat kejadian. Sampai beberapa juga mencoba ikut menjadi penengah perselisihan itu. Tidak ada yang mengalah, tapi tiba tiba Rey melirik ke arah sepedanya yang hancur, di tersenyum tipis saat melihat kotak kecil tepat di tengah setang sepedanya. Dia mengambil kotak itu.
Ya itu sebuah kamera kecil. Rey menantang orang yang menabraknya untuk memeriksa kamera itu. Orang itu kaget, dia tidak menyangka Rey memasang kamera di sepedanya. Apalagi pada dasarnya orang itu jelas tahu bahwa kejadian tadi adalah salahnya. Sejak tadi dia sedang melakukan hal seru dengan kekasihnya sambil menyetir.
"Oke oke kau menang! Ambil dan pergi!" kata pria itu sambil melemparkan tiga lembar uang seratus ribu ke arah Rey kemudian berbalik akan memasuki mobil.
"Kau pikir aku siapa?" kata Rey santai. Orang itu berhenti dan menoleh ke arah Rey. Dia kemudian berjalan mendekati Rey.
"Kau mau main main hah?"
__ADS_1
"Mobilmu di asuransi kan? Panggil pihakmu aku juga akan memanggil pihakku! Biar kau tahu berapa ganti ruginya!"
Orang itu tertawa keras lalu menelepon pihak asuransinya. Dia berpikir akan mempermalukan Rey. Jelas ganti rugi ke mobil akan lebih banyak bukan? Semua orang yang ada disitu juga berpikir demikian, mereka mulai berbisik bisik dan sebagian ada yang merekam video perdebatan seru ini. Tak lama kemudian pihak asuransi dari kedua belah pihak datang.
Pihak asuransi orang itu mencemooh Rey yang membuat semua orang ikut tertawa dengan tingkah laku Rey yang mengajukan klaim asuransi untuk sebuah sepeda. Pihak Rey hanya tersenyum lalu menyerahkan sebuah dokumen yang di baca dengan keras oleh pihak lawannya. Ternyata sepeda yang digunakan Rey adalah sepeda khusus yang dibuat langsung oleh Medicci, perancang sepeda itu. Bahkan sepeda ini terdapat tanda tangan dari seorang legenda juara Tour de France. Dan harga terakhir sepeda ini adalah 6 milyar.
Pihak lawan yang memverifikasi data tersebut langsung kaget, semua orang di sana tercengang. Semua orang disana langsung diam. Sekarang orang berbadan besar yang menabrak Rey ini wajahnya benar benar pucat. Dia terkejut dengan fakta ini. Sekarang dia menyesali perbuatan mesum bersama kekasihnya tadi di mobil. Rey menepuk pundak pihak asuransinya untuk mengurus masalah ini.
"Seandainya tadi kau lebih ramah, aku bisa menyelamatkanmu. Sekarang aku malas!" kata kata Rey membuat semua orang di sana terdiam tak bisa berkata kata. Rey pergi meninggalkan kerumunan. Dia memilih berjalan kaki untuk kembali ke mansion. Sudah lama dia tidak menggerakkan otot otot tubuhnya, hitung hitung olah raga pikirnya dalam hati. Ditempat kejadian tadi, yang tidak Rey pikirkan adalah banyaknya orang yang merekamnya.
Sesampainya di mansion, para penjaga celingukan melihat Rey datang berjalan kaki, tapi tidak bertanya. Rey masuk ke mansion, dia melihat Fafa duduk di sofa sambil cekikan sendiri menonton televisi, Rey duduk di sampingnya. Rey bercerita sedikit kejadian yang dialaminya lalu mengobrol dan bercanda sebentar, kemudian mereka membeli banyak barang secara online. Entah apa yang di beli oleh mereka. Rey kemudian berbaring di sofa dengan kepala di paha Fafa.
Tiba tiba Fafa berteriak yang membuat Rey menggelinding jatuh dari sofa. Rey bangkit kembali ke sofa sambil mendengus pura pura kesal. Fafa meminta maaf kemudian menjelaskan mengapa dia berteriak. Fafa memberitahu Rey bahwa Rey berada di pencarian teratas twitter. Rey terkejut dengan info dari Fafa, dia merasa tidak melakukan apapun, apalagi dia bukan selebriti. Rey merebut ponsel Fafa dan sekilas membacanya.
1. Sebuah sepeda 6 milyar hancur dilindas mobil. 5,68 juta viewer.
2. Alan Walker merilis lagu baru. 3,5 juta viewer.
Melihat berita itu Rey hanya diam tidak berkata kata. Tidak hanya menjadi trend topic, dia juga menyalip popularitas Alan Walker. Mungkin saat ini Alan Walker sedang menangis. Rey membuka sebuah video yang di posting, video ini di post oleh seseorang yang mempunyai follower banyak. Pantas saja cepat tersebar. Untung saja komentar sebagian besarnya positif.
__ADS_1
Saat Rey sedang melihat lihat ponsel Fafa, ponsel itu berdering, terpampang nama Alicia Gordon disana. Rey mengembalikan ponsel ke Fafa. Alicia adalah teman Fafa yang menjadi ketua mahasiswa di kampusnya. Dia seorang wanita yang merasa dirinya adalah laki laki. Tomboy sejati. Dia tahu hubungan Fafa dan Rey, karena itulah dia menghubungi Fafa untuk menyampaikan pada Rey bahwa Rey diundang ke forum mahasiswa oleh penasehat perguruan tinggi mereka. Fafa bingung.
Alicia menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir, universitas mereka telah mengundang beberapa pebisnis di kota XTown. Forum ini bertujuan untuk membuat para junior lebih semangat. Setelah selesai menelepon, Fafa menceritakan semua ke Rey dan dia menyanggupinya. Bukan karena forum itu penting tapi karena Rey tidak akan menolak permintaan Fafa. Hari pun berlalu seperti biasa.