
DING!
[Selamat tuan anda mendapatkan hadiah dari system. 80% saham Crow Airlines.]
Mendengar hal ini membuat Rey kaget. Ini mengerikan. Sebuah maskapai penerbangan. Dan ini brand bisnis mewah dan besar di dunia. Memilikinya benar benar sangat keren. Sebuah pesan masuk ke ponsel Rey. Karena tidak mau mengganggu dua wanita yang masih tidur lelap, Rey berjalan menuju ruang kerjanya di lantai dua.
[Selamat pagi tuan Rey\, pesawat pribadi anda\, Crow Wings 7 telah tiba di bandara kota XTown\, dan sudah di simpan di hangar pribadi anda.] @Management_XTown_Airport
Rey kaget membaca pesan ini. Dia duduk di kursi kerja masih terpaku. Dia tidak tahu harus menjawab apa. Beberapa hari yang lalu perusahaan sepeda mengiriminya dua sepeda mewah tanpa alasan. Sekarang ada yang mengiriminya pesawat pribadi. Siapa yang tidak kaget. Rey mencari informasi tentang pesawat yang dikirimkan melalui internet.
Crow Wings 7, salah satu pesawat pribadi terbaik di dunia, bisa terbang dengan kecepatan menakjubkan dan daya tahan pesawat yang luar biasa. Dan harganya sangat mahal, mencapai angka 100 trilyun lebih. Ini harga yang sangat mengerikan. Rey menghela nafas, dia tidak bisa bergembira, pada dasarnya semakin asetnya besar semakin banyak pengeluaran yang harus di gunakan. Belum lagi masalah yang akan dihadapinya pasti akan semakin banyak dan semakin besar.
Rey hanya terdiam dan termangu, dia hanya bisa menjalani kehidupannya dan bekerja keras menyelesaikan semua masalah satu persatu. Hitomi menyusul masuk ke ruang kerja Rey. Dia tahu Rey disana karena ketika Rey keluar tadi Hitomi sempat melihatnya.
"Sayang, tim ku sudah membeli lembaga hukum seperti yang kau minta..."
"Lembaga mana itu?" tanya Rey senang.
"FairLaw Corp. Tim membeli 53% saham mereka senilai 20 milyar. Dan kau jadi pemegang saham terbesar."
FairLaw Corp. adalah lembaga bantuan hukum paling terkenal di kota XTown dan bahkan di seluruh negara ini. Tingkat kemenangan kasus yang di tangani sebesar 95%. Untuk tahun ini mereka belum kalah dalam gugatan apa pun. Kantor ini memiliki beberapa pengacara terkenal yang membantu kliennya memenangkan banyak tuntutan.
"Oke! Minta mereka untuk mengirim pengacara terbaiknya kemari." kata Rey.
"Ada lagi sayang?"
"Apalagi ya?...mmm.... carikan aku dua pilot dan awak kabin...."
Hitomi terdiam untuk beberapa detik.
"Sayang, Apa maksudmu cari pilot dan kru nya?"
"Pilot untuk pesawat pribadi... Apa salahnya?" tanya Rey.
Hitomi diam lagi. Mencerna arah pembicaraan ini. Rey menghela nafas melihat wajah Hitomi.
"Aku baru saja beli pesawat..." kata Rey nyengir.
"APAA!!!"
"Pesawat Crow Wings seri 7..."
"APAAA!!!"
"Ya kan aku ada rencana ke JTown jadi aku beli pesawat,,,"
"APAAAAA!!!"
"Kau ini kenapa sih,,,,"
Bagaimana Hitomi tdak terkejut, orang normal bepergian akan membeli tiket pesawat, bukan membeli pesawatnya. Apalagi yang di beli adalah pesawat mewah keluaran terbaru. Orang macam apa lelakinya itu. Dimata Hitomi kekayaan Rey ini tampak mengerikan. Padahal Rey sendiri juga tidak tahu harus mencari alasan apa, apabila Rey berkata bahwa pesawat itu diberikan dengan cuma cuma, apa Hitomi tidak akan pingsan.
Hitomi menghembuskan nafas dalam dalam. Dia akan membiasakan diri dengan lelakinya yang ajaib ini. Hitomi masih berdiri terpaku, Rey bangkit dari duduknya, mencium pipi Hitomi kemudian ngeloyor pergi ke ruang makan begitu saja.
__ADS_1
***
Sementara, Di kantor hukum FairLaw Corp.
Kyle menutup telponnya, dan eajahnya berubah serius. Baru saja dia menerima telepon dari Hitomi. Dia di beri tugas untuk membawa satu pengacara terbaik ke kediaman bos baru mereka, Rey. Kyle menarik nafas dalam dan membuka pintu ruangan Rob.
"Ayo cabut Rob..."
Rob sedang berbaring di kursinya dan istirahat dengan mata tertutup.
"Ada kasus? Apa klien baru?" tanya Rob sambil membuka matanya dan menoleh.
"Gak ada. Bos baru memanggil kita ke rumahnya..."
"Benarkah? Ayo! Aku ingin tahu siapa dia..." Rob langsung berdiri dengan mata berbinar.
Rob tertarik untuk tahu siapa bos baru nya. Apalagi saham kantornya di beli dengan cepat dan nominal besar. Rob benar benar penasaran dengan identitas Rey. Jika menurut Rob bos barunya tidak mumpuni, dia tidak keberatan akan membeli sahamnya kembali walau bertahap. Mereka berdua pergi meninggalkan kantor menuju mansion Rey.
Rey sudah menunggu mereka di kamar tamu, bibi mempersilahkan dan mengantar kedua pria itu menemui Rey. Ketika melihat Rey ekspresi mereka di penuhi keterkejutan. Orang ini terlihat seperti.... Penjahat! Rey yang masih duduk menyuruh mereka segera duduk di depannya. Rey menatap kedua pria yang duduk di depannya. Rey menyipitkan mata, menyilangkan jari dan meletakkan tangannya di pangkuannya.
"Santai aja dong,, aku mengundang kalian kesini untuk mengurus sesuatu..." kata Rey santai.
"Apa yang bisa kami bantu? Katakan saja.." kata Kyle tegas.
"Beberapa hari yang lalu aku menyumbang ke Ambasador University untuk mendukung program wirausaha mahasiswa. Aku ingin memantau arus kas dan laba ruginya."
"Tuan Rey, berapa nominalnya dan bagaimana anda akan mengalokasikannya?" kata Rob yang profesional pada bidang ini.
"Aku akan memberi anggaran 80 milyar setiap tahunnya..."
Rob dan Kyle tercengang di tempat. Mereka mengira hanya akan mengurusi anggaran paling banyak 10 milyar, tapi ini 80 milyar dan juga akan terjadi tiap tahun. Itu dana yang spektakuler. Siapa sih orang mengerikan ini?! Hal ini benar benar di luar nalar mereka. Mereka berdua akhirnya menyanggupi dan mulai membahas detailnya.
Sepuluh menit kemudian, melihat perencanaan mereka, Rey mengangguk puas. Rey senang mereka sangat profesional.
"Aku punya beberapa saham dan perusahaan, dan aku tidak punya penasehat hukum. Aku serahkan masalah ini pada kalian."
"Maaf tuan, saya harus mengetahui perusahaan dan jumlah saham anda untuk mempersiapkan segalanya." kata Kyle.
"Sebentar..." jawab Rey sambil memanggil system dalam hati untuk menunjukkan datanya. Rey meraih ponsel pura pura membacanya, padahal yang dia baca adalah panel system yang hanya bisa dilihat olehnya. Kyle mengeluarkan kertas dan siap mencatat.
"100% Kepemilikan Golden Star Hotel."
Mendengar ini kedua pria itu tercengang, itu adalah hotel terbaik di XTown. Dan itu milik bos baru mereka. Rey melanjutkan.
"100% Kepemilikan Leaf Resto."
"100% Kepemilikan Oico Group."
"8% saham SEAL Group."
Tangan Kyle gemetaran. SEAL Group, salah satu perusahaan teratas di dunia. Itu adalah salah satu dari dua perusahaan internet teratas di negara ini.
"70% saham Mobs Games."
__ADS_1
Wajah Kyle kaku. Walau perusahaan terbilang baru. Ini adalah developer game terbaik di negara ini.
"100% Kepemilikan Capital Bank."
"100% Kepemilikan Medicci Bikes."
Rob tidak bisa tenang. Salah satu bank terbaik di negara ini dan perusahaan sepeda terbesar di dunia. Rob dan Kyle bertukar tatapan. Mereka terkejut berkali kali.
"Apa ada masalah?" tanya Rey melihat reaksi mereka itu.
"Tidak ada tuan...silahkan lanjutkan..." Kyle menarik nafas dalam dan mencoba menghilangkan kecemasannya.
"100% Kepemilikan Hot Spring Resorts."
"100% Kepemilikan Greenhill Real Estate Group."
"100% Kepemilikan Crow Airlines."
Saat ini, otak Kyle berdengung tidak percaya. Apa apan ini, resort, perumahan elit dan maskapai penerbangan! Salah satu manufaktur pesawat teratas! Dan itu milik orang yang duduk di depan mereka! Ini luar biasa! Informasi yang sangat mengerikan! Kyle dan Rob merinding. Rey tersenyum melihat ekspresi mereka. Rey memang menginginkan hal ini terjadi. Rey memang sedang menekan mereka dengan asetnya untuk di tukar dengan kesetiaan. Rey ingin mereka bekerja dengan sepenuh hati nantinya.
"Lalu 53% saham FairLaw Corp."
Kyle dan Rob saling pandang lagi. Sepertinya kantor mereka adalah perusahaan termurah di antara aset milik Rey.
"Sementara baru itu sih... Kalau nanti aku beli lagi, nanti kalian akan aku kabari... Jadi untuk masalah hukum aku serahkan ke kalian semua... Untuk selanjutnya kalian bisa hubungi nona Hitomi..."
Kedua pengacara itu kehilangan kata kata mendengar ucapan Rey. Terlalu banyak informasi dalam percakapan ini. Berarti Rey akan membeli lebih banyak perusahaan itulah yang ada dalam pikiran mereka saat ini. Rey pada akhirnya meminta mereka merahasiakan asetnya dari kepentingan publik. Rey tidak mau terekpos. Rob dan Kyle menyanggupinya. Mereka pun pamit dan berjanji masalah investasi Rey di Ambasador University akan segera di selesaikan.
Rey berbaring di sofa sendirian. Tak lama kemudian Rey mendapat telepon dari Paul, temannya yang bekerja di Mobs Game.
[Ya?]
[Rey! Teman teman SMA akan mengadakan reuni di JTown. Apa kau sudah tahu?]
[Belum. Tapi aku memang ada rencana pulang sebentar.]
[Aku juga ambil cuti untuk pulang, karena aku belum pernah mengajak istriku pulang.]
[Ah.. ternyata kau sudah menikah?]
[Seandainya dari awal aku tahu kau di XTown aku pasti mengundangmu Rey... Maaf...]
[Gak masalah... Oiya mending kau pulang bareng aku aja... Ajak juga istrimu... Nanti aku kabari lagi... Masalah biaya jangan dipikirkan...]
[Yang benar saja...]
[Tenang saja, kau temanku bukan? Apalagi kau tau aku kaya...hahaha...]
[Hahaha... Oke! Terima kasih bos Rey!]
[Aish kau ini!]
Rey berjalan ke kamarnya. Dia bermain game ponsel hingga tidak sadar dia ketiduran sampai pagi.
__ADS_1