Sejernih Cinta Embun

Sejernih Cinta Embun
101.Ingatan Yang Kembali.


__ADS_3

# FLASH BACK #


Di Manssion (Rumah Utama)


"Sayaaang tolong,tolong,tolong aku!!!" Teriak Arjuna didalam kolam renang.


Embun yang sedang menyiapkan sarapan Arjuna pun berlari dengan sigapnya karena mendengar suara Arjuna meminta tolong.Ternyata Arjuna sudah masuk kedalam kolam renang dan tangannya melambai² ke udara meminta tolong.Seperti orang yang mau tenggelam.


"Aduuuh bagaimana ini?Aku tidak bisa berenang".Kata Embun panik.Tanpa fikir panjang Embun pun melompat kedalam kolam renang untuk menyelamatakan Arjuna.Embun tampak kehabisan nafas saat mencoba menolong Arjuna karena sama sekali dia tidak bisa renang.


Arjuna yang melihat Embun kesulitan pun membantu Embun dan membawanya keatas.


"Sayang,bangun!!! Arjuna panik dan jantungnya berdebar karena merasa takut.Arjuna melakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru) Untuk mengembalikan kemampuan nafas dan sirkulasi darah yang terhenti saat Embun tenggelam.


"sayang bangun,tolong,tolong!!!"Arjuna panik sambil terus melakukan RJP dan memberi nafas buatan untuk Embun.Tak menunggu lama Embun pun terbatuk dan memuntahkan air dari mulutnya.Arjuna pun begitu legah dan memeluknya dengan Erat.


"Sayang kenapa kau melompat sudah tahu tidak bisa berenang,haaaah?"Kata Arjuna dengan nada tinggi karena ketakuta dan kesal.


"Karena aku mencintaimu"Jawab Embun dipelukan Arjuna.Sontak mendengar itu pun Arjuna terharu dan memeluk erat tubuh mungil Embun.


"Maafkan kakak sayang,kakak tadi takut sekali kamu kenapa-napa".Kata Arjuna penuh penyesalan.


# FLASH BACK OFF #


Meski pun hari ini aku mati.Aku tidak akan menyesalinya,karena aku sudah melakukan tugasku untuk menggenggam tanganmu sampai akhir.


(Embun)


Embun tidak sadarkan diri dan tampak suasana riuh karena keributan yang telah terjadi.


"Embun,bangun....!!! Ayo bangun!!!.Cepat panggil Ambulance!!! Teriak Arjuna.Arjuna memberi nafas buatan pada Embun.


"Aku mohon bangunlah Embun,aku mohon!!!Aku berjanji tidak akan perna melupakan mu lagi".Ayooo cepat bangun!!! Kumohon....!!!.Gumam Arjuna sambil melakukan RJP pada Embun.


Tapi Embun belum juga membuka matanya.Arjuna dan Bian cukup panik dan semua orang juga merasa kasihan pada Embun kecuali Cellia.


"Semoga kau tidak kembali".Kata Cellia sambil meninggalkan pesta dengan sinis.

__ADS_1


Suara sirine Ambulance pun terdengar.Embun dibawa masuk petugas medis ke Ambulance.Arjuna terus memegangi tangan Embun.Tampak perawat memasangkan alat² medis ditubuh Embun.


"Sayang,ayo bangun aku mohon.Bangun...!!! Kata Arjuna sambil terus menumpahkan Air mata penuh penyesalan dihatinya.Arjuna terus menciumi tangan dingin Embun.


Dirumah Sakit


"Dokter,bagaimana keadaan tunangan saya dok?"Tanya Arjuna dengan begitu khawatir.


"Maaf tuan,saat ini biar kami melakukan tindakan terlebih dahulu.Jadi mohon menunggu sebentar."Jawab dokter kepada Arjuna.Arjuna pun mengangguk dan duduk lemas karena memikirkan Embun.


Rahmad,Endro dan Larisa dan Bian datang ke rumah sakit untuk melihat Embun.


"Jun,gimana keadaan Embun?"Kata Larisa cemas.


Tiba² Arjuna dengan wajah penuh amarah mendatangi Endro dan menarik Endro dengan cukup emosional.


"Endro,brengsek kau!Kenapa kau tega padaku,kenapa kau tidak perna bilang kalau dia Embun kekasihku?"Haaaaaaaa....!!!!!.Teriak Arjuna mencengkram kera baju Endro dan mendorongnya kedinding.


"Juna,lepaskan Endro..!!!teriak Larisa cemas.


"Tuan hentikan ini rumah sakit".Kata Rahmad mencoba melerai Arjuna dan Endro.Sementara Bian ikut terkejut melihat Arjuna semarah itu.


Dokter pun selesai melakukan tindakan.Arjuna pun dengan cemas menanyakan keadaan Embun.


"Dokter bagaimana dengan keadaan tunangan saya?"Tanya Arjuna penuh kecemasan.


"Syukurlah pasien diselamatkan tepat waktu.Sekarang nona Embun mengalami Hipoksia(Pasokan oksigen dalam tubuh terhenti)Ini mengakibatkan gangguan fungsi tubuh seperti jantung,otak,dan paru².Tapi nona Embun masih termasuk Hipoksia ringan.Sebentar lagi nona Embun pasti siuman.Tuan Arjuna jangan terlalu cemas ya."Kata dokter memberi ketenangan.


Arjuna pun masuk kedalam ruanga yang ditutupi oleh tirai.Arjuna mengecup kening Embun cukup lama.Ketakutan dihatinya kini mulai memudar.


"Kakak?" Panggil Embun saat siuman.


"Sayang,maafkan kakak ya.Maaf aku mohon maafkan kakak!!"Kata Arjuna sambil menciumi tangan Embun air matanya terus mengalir begitu saja.Embun pun tidak bisa menahan rasa harunya karena Arjuna sudah mengingat dia lagi.


"Kakak,sudah jangan menangis".Kata Embun dengan suara lemah sambil menyetuh pipinya.Air mata Embun juga tidak bisa tertahan akhirny pun jatuh ke pipinya.


Larisa,Endro dan Bian pun menemui Embun.Dengan kedatangan mereka semua Embun tidak bisa lagi menahan keharuan yang menyelimuti hatinya.

__ADS_1


"Larisaaaa!!!!"Kata Embun sambil menangis.


"Hiks hiks hiks"Kenapa kau membuatku takut.Kata Larisa memeluk tubuh Embun.Aku takut kehilangan sahabatku untuk kedua kalinya.Kata Larisa menangis terseduh seduh.


Para pria yang ada disitu juga merasakan keharuan yang sama.Mata mereka mulai mengembun karena menyaksikan perjuangan Embun yang luar biasa untuk cintanya.


Arjuna menatap Bian dan tiba² Arjuna mengulurkan tangannya.


"Bian,terima kasih sudah menjaga Embun.Kata Arjuna penuh ketulusan.


"Hmmmm,aku meminta konvensasi".Kata Bian bercanda.Dan Arjuna pun tersenyum sambil merangkul Bian.


Pemandangan seperti ini cukup langkah karena Arjuna dan Bian tidak perna akur selama ini.Rahmad membawa Hasan kerumah sakit untuk menemui Embun.Hasan cukup terkejut melihat Arjuna sudah ada disamping Embun.Wajah Hasan yang ramah sebelumnya kini menjadi dingin.


"Paman,maafkan aku!!Sapa Arjuna sambil menundukan kepalanya.


Hasan pun tidak bisa menjadi ayah yang Egois untuk Embun.Hasan tahu benar betapa Embun mencintai Arjuna.


Hasan pun menyentuh kepala Arjuna dan mengusapnya dengan lembut.


"Ternyata kamu sudah mengingatku nak.Syukurlah!"


Hasan merangkul tubuh Arjuna erat.


"Nak,kamu sudah merasa baik?" Tanya hasan penuh kelembutan.


"Ayaaah!!!"Embun pun mengis lagi dipelukan ayahnya.Rasanya Embun ingin menumpahkan kebahagiaanya dipelukan cinta pertamanya.


Cinta pertama seorang anak perempuan adalah Ayahnya.Terkadang seorang ayah tidak bisa mengutarakan bentuk kasih sayangnya dengan kata².Tapi dengan segala upayannya seorang ayah akan melindungi anak perempuannya dan mempertaruhkan nyawanya demi anak perempuannya.


Ayah rela membanting tulang untuk kesejahteraan anak²nya.Itulah bentuk kasih sayang seorang ayah.


Arjuna pun terus menempel pada Embun.Rasa rindu yang selama ini terpendam dihatinya pun kian menggrogati dinding hatinya.Setelah ingatanya kembali Arjuna ingin terus disamping Embun karena merasa bersalah telah melupakan cintanya.


"Sayang,kakak minta maaf untuk semuanya yaa...!!" kata Arjuna sambil terus menciumi tangan mungil itu.


"Kakak,itu bukan salah kakak,tapi ini sudah menjadi takdir kak.Dengan cobaan seperti ini mala bagus dong,buat memperkuat cinta kita."Kata Embun tersenyum.

__ADS_1


"Kamu ya,semakin cinta kakak jadinya".!!! Gemas Arjuna mencubit pipi Embun.


__ADS_2