Sejernih Cinta Embun

Sejernih Cinta Embun
8.Malaikat Penyelamat.


__ADS_3

Setelah selesai belanja stock bulanan,Embun pun merasa kelelahan,dia berjalan menuju parkiran sepedanya dan meletakan hasil belanjanya dikeranjang sepedanya.Embun pun berniat untuk membeli Bakso dan es kelapa muda untuk menyegarkan tubuhnya yang lelah,dia juga sudah lapar,tenaganya terkuras untuk mengayuh sepeda tadi.Dia pun sampai di tempat penjual Bakso dan Es kelapa muda dipinggir jalan


"Aaaah lelahnya,ini gara gara hantu penunggu danau,kakiku jadi sakit sekali".Katanya sambil memijit mijit betisnya.


"Mas Baksonya satu tidak pakai mie dan Es kelapa satu ya mas".kata embun kepada penjual bakso.Sambil menunggu pesanan Embun mengeluarkan ponselnya dari dalam tas untuk memeriksa kalau kalau ada pesanan bunga.Ternyata benar ada pesanan bunga dari bibi inah


Embun,mbak pesan bunga mawar merah 100 batang,besok sore mbak ambil ya..


isi pesan dari inah .Dan Embunpun tampak bersemangat setelah membaca isi pesannya.


dia pun membalasnya.


Ok.mbak.🤗😘


Terima kasih.


Balas Embun,singkat.


Tak lama pesanan bakso dan es kelapa mudanya juga siap.Segera embun menyantap baksonya,karena memang dia sangat lapar.Bakso dan es kelapa itu akhirnya ludes tanpa sisa.Embun pun selesai makan dan dia berniat untuk pulang kerumah.


Embun dengan santai mengayuh sepeda kesayangannya sambil bersenandung lagu kesukaannya,tapi tiba tiba hujan turun dan dia berniat untuk berteduh di sebuah halte bus tanpa sengaja embun melihat seorang anak kecil menangis kebingungan mencari seseorang dan memanggil manggil nama sesorang.Anak kecil itu tampak sangat ketakutan dia juga kehujanan tubuhnya basah kuyup.Embun yang melihat anak kecil itu tidak tega dan ibah.

__ADS_1


"Anak siapa itu,kasihan sekali,apa dia kehilangan sesorang?".Gumamnya.Embun pun menghapiri anak kecil itu dan bertanya pada anak kecil itu.


"Adik cantik,dimana orang tuamu"?kenapa kamu bisa sendirian disini?".


Sambil berjongkok mendekati anak kecil itu.Anak kecil itu tampak menangis terseduh-seduh dia sambil jongkok dan menyembunyikan wajahnya di kedua lututnya.


Saat Embun menghapirinya gadis kecil itu mengangkat wajahnya dan menatap Embun dengan tatapan takut,anak kecil ini sangat cantik dan telihat seperti seorang putri yang kaya tampak dari tampilannya.Gadis kecil itu tidak menjawab pertanyaan Embun.Embun mengajak gadis kecil itu duduk di halte,dan mengelap wajahnya dengan sapu tangan miliknya.


Gadis itu sangat cantik,rambutnya lurus,kulitnya sangat putih,matanya kecoklatan,bibirnya merah.Embun masih terus mengelap wajahnya dan sesekali mengelus rambutnya.Tiba tiba ada suara petir yang sangat kuat.


"Duaaaaaaaaarrrrrrr".


Wajahnya pucat pasih karena takut.Embun juga membalas pelukkan gadis itu,dia masih menyembunyikan wajah mungilnya di pelukan embun.Embun mencoba menenangkan gadis kecil itu,dengan menepuk nepuk punggungnya.


"Jangan khawatir ada aku disini." kata embun.


*** Flash Back ***


"omaaaaa....omaaaa....omaaaa".Seorang gadis kecil berlari-lari sambil memanggil neneknya.Gadis kecil itu bernama Arsy.Dia adalah Anak Arjuna dan Adinda.Arsy berusia 5 Tahun,dia tumbuh sangat cantik dan pintar.


Setelah dia mendekat pada neneknya dia langsung mengelayut dilengan neneknya.Mama Arjuna sangat menyanyangi cucunya itu,karena dia merasa bersalah sebagai seorang ibu.Waktu Arjuna kecil dia selalu sibuk dengan karirnya.Maka disinilah saatnya dia mengembalikan waktu yang dia sia-siakan saat Arjuna kecil dengan mengurus anaknya.

__ADS_1


"Omaa,Arsy rindu papa....Arsy mau ketemu papa,Ars ikut ke villa ya oma,bareng kakek Ridwan.Arsy janji tidak akan nakal".Sambil merengek dan menggelayut di pangkuan oma wike.


Dia langsung mengambil Ponsel neneknya dan menelfone Arjuna.Telfone pun tersambung ke papanya.Oma wike hanya bisa tersenyum melihat tingkah cucu kesayanganya.


"Baiklah baiklah."kata oma wike


"Papaaaaa,Arsy mau bertemu papa ya....


Arsy mau ikut kakek Ridwan ke Villa.Arsy rindu papa". Rengek arsyi di telfone.


Baik sayang,janji Arsy jangan nakal ya nak,ajak mbak susi ikut juga untuk menjaga Arsy ya sayang".Jawab Arjuna di seberang sana.


"Asssyiiiiiikk thank you papa,i love you."kata arsy dengan girangnya sambil melompat lompat.


"i love you too,my little princess".Jawab arjuna.


Arsy pun bersiap-siap ikut paman Ridwan ke villa,saat diperjalanan menuju villa Arsyi tampak sangat menikmati suasana pegunungan yang jarang dia temui sebelumnya.Arsy membuka jendela dan menghirup udara pegunungan yang masih belum tercemar polusi sambil memejamkan matanya.Tiba tiba dia melihat ada penjual kembang gula dipinggir jalan.


Arsy pun meminta paman Ridwan berhenti untuk membeli kembang gula itu.Arsyi turun bersama mbak susi pengasuhnya.Mbak susi sibuk memesan kembang gula milik Arsyi.


Tiba tiba suara ponselnya berdering,ternyata yang menelfone Nyonya besarnya yaitu ibu Arjuna.

__ADS_1


__ADS_2