Sejernih Cinta Embun

Sejernih Cinta Embun
49.Obsesi Dan Keinginan


__ADS_3

Saat sampai dihotel Arjuna pun bersiap siap untuk membersihkan tubuhnya.Ia sangat merasa lelah karena begitu sampai mereka langsung meeting bersama dengan kolega koleganya di jepang.


Pada saat Arjuna di kamar mandi,ada seorang pelayan datang untuk mengantarkan sebuah lilin aroma therapy dan wine yang dipesan oleh Arjuna.Arjuna sengaja tidak mengunci pintu karena dia berfikir malas untuk membukakan lagi pintu untuk pelayan itu.


Tapi saat pelayan itu datang membawa wine dan lilin pesanan Arjuna.Cellia meminta pelayan itu memberikan padanya.


"Suuuit,tunggu sebentar,kamu mau memberikan ini pada Arjuna?".Tanya cellia pada pelayan itu.


"Iya nona,Tuan Arjuna memesan ini tadi".Kata pelayan itu


"Oooh,Biar saya saja yang memberikan padanya.okay".Kata cellia.


"Tapi nona".Kata pelayan itu ragu.


"Suuuuttt,kau jangan khawatir aku kekasih Arjuna".Kata cellia berbohong.


"Maafkan saya nona"Kata pelayan itu ketakutan.


Cellia pun masuk kekamar Arjuna.Terdengar suara air didalam kamar mandi hotel.Cellia sengaja memasang kamera untuk menjebak Arjuna.Ia meletakan ponselnya disamping pas bunga yang ada dilemari hias hotel.Tampak dia mengetes posisi posisi yang baik untuk merekam.


Cellia yang memakai piama tidurnya pun membuka piamanya.Dan kini dia hanya memakai dalaman baju tidur tanpa lengan berwarna navi yang cukup transparan.Cellia masih bersembunyi di balik sofa dekat tempat tidur.


Arjuna keluar dari kamar mandi melihat wine dan lilin sudah berada di dalam kamar.Arjuna melihat keluar sudah tidak ada seorang pun diluar.


"Kenapa sudah ada disini,apa mungkin aku tidak mendengar palayan itu saat memanggilku?"Kata Arjuna sambil membawa wine dan lilin itu.


Arjuna membawa segelas wine dan lilin aroma therapy ke kamar mandi.Arjuna berniat berendam di bathtub sambil menikmati wine.Karena tubuhnya sedikit lelah dengan berendam diair hangat dia akan merasa rileks.Tiba tiba Arjuna dikejutkan dengan cellia yang sudah berdiri didepannya dengan memakai baju tidur transparan.Itu membuat Arjuna panik dan sangat marah.Karena dia juga sudah tidak memakai apapun ditubuhnya.


Cellia tersenyum menggoda dengan membawa wine ditangannya.Wajah Arjuna tampak memerah karena menahan amarah.


"Berani sekali kau cellia".Bentak Arjuna dengan nada suara menggelegar.Tapi dia masih tetap duduk mempertahankan posisinya.


"Juna,apa kau tidak merindukan aku".Kata cellia sambil berjalan kearah Arjuna dan melangkahkan kakinya masuk kedalam bathtub.Dia berdiri dihadapan Arjuna sambil melepaskan bajunya didepan arjuna.


"Cellia berhenti,kau sudah melewati batasan".Kata Arjuna marah.Cellia tertawa terbahak bahak mendengar Arjuna berkata seperti itu.


"Hahahaha juna,jangan jadi manusia munafik,apa kau tidak tergoda melihat tubuhku?".

__ADS_1


Kata Cellia masih berdiri di depan Arjuna.


"Dasar wanita jalang".Kata Arjuna sambil menyemrotkan sabun cair ke arah mata cellia.


"Aaaauuuwww,Arjuna tega kamu Arjuna".Jerit cellia sambil menahan perih dimatanya,ia pun terpejam sambil meraba mencari keran air.


Arjuna cepat cepat berdiri meraih piama mandinya yang ada di gantungan handuk.Arjuna pun bergegas keluar dan mengambil ponselnya.


Arjuna menelfon Endro dan rahmad untuk segera pindah kamar hotel.Arjuna cepat cepat mengganti pakaiannya dan pergi dari kamar itu.


Sementara Cellia masih berusaha mencuci matanya yang terkena sabun.


Arjuna tidak mengetahui kalau kegiatannya dikamar di rekam oleh cellia.Saat ia keluar dari kamar mandi dia hanya memakai piama mandi dan itu terekam dengan sangat jelas.


Cellia tertawa puas didalam kamar mandi karena dia tahu kalau kameranya pasti merekam Arjuna saat ganti pakaian dan keluar dari kamar mandi.


"Hahahaha,juna kau akan tahu apa yang telah kau lakukan padaku,Jika aku tidak bisa memilikimu maka siapapun tidak akan bisa bersamamu".Kata cellia dengan memainkan busa sabun yang ada di dalam bathtub sambil tersenyum licik.


Cellia pun dengan sengaja membasahi rambutnya dan keluar dengan mengenakan handuk saja.Agar terlihat jelas di rekaman nanti.Ia sengaja membuat seolah mereka berdua mandi bersama dikamar mandi.


Keesokan harinya Arjuna pun pulang dari jepang dengan rasa kesal yang amat sangat dihatinya.Karena selalu saja cellia membuat kekacauan.Cellia selalu berusaha mendekati Arjuna setiap ada klien dari luar negeri berbicara pada Arjuna.Seolah mereka adalah sepasang kekasih.Itu membuat Arjuna sangat tidak nyaman.


"Hallo papa....Anyoeng appa..!!!" Kata Arsy yang menyapanya pakai bahasa korea.Saat ini dia sedang belajar bahasa korea di sekolahnya.Jadi masih senang senangnya ingin mengucapkan kosa kata dasar korea.


"Waaah waah,anak papa,pintar sekali kamu sayang menyapa pakai bahasa korea".


Kata Arjuna memuji.Tampak Arsy sangat senang mendengar pujian dari ayahnya.


"Kamsahamida appa".Jawab Arsy pakai bahasa korea.


"Waah jadi tidak sabar papa ingin bertemu,oh ya tante cantik katanya merindukan kamu loh".Kata Arjuna memberi tahu.


"Benarkah paa?Arsy juga rindu paa,kapan kita bertemu paa?,Arsy ingin bertemu tante cantik.


Kata Arsy merengek.


"Okay besok papa jemput ya sayang,kita datang kerumah tante cantik".papa mau istirahat dulu ya".Kata Arjuna

__ADS_1


"Baik papa,i love you".Kata Arsy.


"I love you too".Balas Arjuna sambil mengecupkan bibirnya diponsel.


Arjuna pun tersenyum sambil melipat kedua tangannya kebelakang untuk dijadikan bantal.Ia pun merindukan Embun dan terbayang wajah embun.


"Sedang apa Embun sekarang ya?" Kata Arjuna penasaran.


"Nak,kamu kenapa kok terlihat murung?"Tanya Hasan pada Embun.


"Ayah akhir akhir ini kok perasaan Embun tidak enak ya yah,sepertinya ada sesuatu yang menyakitkan tapi Embun tidak tahu apa.Rasanya Embun ingin menangis tapi tidak tahu menangis karena apa".Jelas Embun pada Hasan.


"Nak,Obat hati ada lima perkaranya yang pertama baca quran dan maknanya.Yang kedua shalat malam dirikanlah yang ketiga zikir malam perpanjanglah.Yang keempat perbanyaklah berpuasa.Yang kelima berkumpulah dengan orang sholeh".Kata Ayah sambil menyanyikan lagu kesukaanya.


"Hahaha ayah,lucu sekali si...".Kata Embun tertawa mendengar ayahnya bernyanyi.


"Nah mendengar ayah bernyanyi saja kamu sudah tersenyumkan."Kata ayah sambil mengelus punjak kepala embun.


"Obat Embun yang paling ampuh itu adalah Ayah,jadi ayah enggak boleh jauh jauh dari Embun .Kata Embun sambil memeluk erat ayahnya.


Hasan hanya tersenyum membiarkan anak sematawayangnya manja padanya.


"Aduuuh putri kecil ayah sekarang sudah dewasa,dan nanti tiba saatnya ayah akan menyerahkan tanggung jawab ayah kepada suamimu.Dan disaat itulah kamu akan mengabdikan dirimu pada suamimu.Tanggung jawab ayah sudah sepenuhnya menjadi tanggung jawab suamimu.Kata Hasan.


Seketika air mata embun lolos dari pelupuk matanya."Ayah Embun akan terus menjadi putri kecil ayah".Kata Embun sambil menghapus air matanya.


"Iya nak,semoga kamu menemukan lelaki yang tepat ya nak.Aamiin ya allah."Kata Ayah sambil menatap kosong.


Hasan belum bisa sepenuhnya merelakan Embun kepada siapapun.Karena dia takut putri kecilnya itu akan sedih jika dengan orang yang salah.Saat ini belum ada pria yang mampu meyakinkan dirinya.


Dikantor Cellia tampak sangat bahagia.Ia sedang menonton video rekaman Arjuna yang ada diponselnya.


"Hahaha juna juna,mau sampai ke ujung dunia sekalipun kau tidak akan perna bisa lolos dariku".


Jangan sebut namaku Cellia Tanoesoeseno kalau tidak bisa menaklukan dirimu.Hahahahahaha".Kata cellia dengan sombong dan kelicikannya.


"Hallo Manager Global Com,saya punya makanan besar hari ini,segera datang kekantor jika kamu mau makan besar".Perintah Cellia

__ADS_1


Cellia sangat terobsesi dengan Arjuna.Dia rela melakukan hal hal kotor agar Arjuna bisa bersamanya.


__ADS_2