Sejernih Cinta Embun

Sejernih Cinta Embun
7.Kelinci Yang Kesepian # 2


__ADS_3

*** Flash Back ***


"Dreeeet....dreeet....dreeeet...." getar ponsel embun berbunyi,tertera nama ayu memanggil di ponsel embun,embun pun menggeser tombol hijau dan menjawab.


"Halloo ayu kamu dimana,aku sudah ada di tempat biasa,kenapa kamu lama sekali,awas saja kalau kamu tidak datang aku akan mencukur rambut mu!!" oceh Embun di telefon tanpa jeda,membuat ayu yang di sana menahan nafas dan menjauhkan ponselnya dari telinganya sambil berdecak.


"ckckckckc.....Astaaaga Ampuuuuun nona cantik,galak amat sih...galaknya ngalah ngalahi ibu kost kostan ajaa...."Jawab Ayu di seberang sana sambil cengengesan.


"kenapa kamu lama sekali,aku sudah lama menunggu ini." kata embun dengan nada kesalnya.


"maaf mbun sepertinya aku tidak bisa datang,tiba tiba ada panggilan mendadak dari kantor".jawab Ayu dengan nada penuh penyesalan.


"hmmm okay deh,kalau begitu lain kali saja kita ketemu." Jawab ayu dengan nada kecewanya dan langsung memutus sambungan telefonnya.


"menyebalkan sekali si....dasar ayuuu,awas saja kalau dia ketahuan berbohong,akan kucukur rambut kritingnya itu".Kata embun dengan kesalnya sambil mengepalkan tangannya dan meninju ninjukan di telapak tangannya.


*** Flash back Off ***


Arjuna teringat sesuatau,

__ADS_1


"Bukannya dia gadis cantik bersepeda waktu itu".Gumamnya.


"Heiii kau kalau......".Embun belum menyelesaikan kalimatnya tetapi Arjuna menarik tangan embun dan nguncinya di pinggangnya,sampai tidak ada jarak di antara mereka.Arjuna juga membekap mulut embun yang sedari tadi mengoceh dengan jarinya menyentuh bibir lembut embun.


Embun yang terkejut dengan perlakuan Arjuna kepadanya,Seketika dia membulatkan matanya yang indah sehingga mereka saling bertatapan lama.Arjuna menatapnya lembut.Arjuna merasa tersihir dengan mata indah Embun yang bewarna kecoklatan.Begitu juga Embun yang ikut tersihir dengan tatapan arjuna,tampak dimatanya banyak menyimpan kerinduan disana.


"Apaa yang kau lakukan?" Tanya embun dengan terbata.Tak lama setelah itu mereka saling memalingkan wajah mereka,dan Arjuna pun melepaskan cengkraman pada tangan embun


Embun pun menunduk malu,dan menyembunyikan rona pipinya yang tampak jelas kalau dia sangat malu.Karena baru pertama kali embun sangat begitu dekat dengan seorang pria.Jantung embun berdetak kencang seperti mau meledak.


"Ada apa dengan ku kenapa jantungku?".Gumamnya.


"Eheeeem"embun berdehem sambil mengaitkan rambutnya ditelinganya karena tertiup angin sehingga menutup wajahnya.


"H****eii tuan kenapa kau menatapku seperti itu?"Menakutkan.Apa jangan jangan kamu memang sudah mati dan menjadi hantu?.Tapi kenapa kau masih bisa menapak dan aku bisa menyentuhmu".Tanya embun takut,karena tatapan arjuna yang tajam.


"hahahaha,wanita ini sunggu lucu,menggemaskan sekali."


Gumam Arjuna.Tapi masih mempertahankan ekspersi wajahnya yang dingin,padahal dia sudah menahan tawanya dalam hati.

__ADS_1


"Ya Tuhan apa aku sudah berkomunikasi dengan hantu,bagaimana ini,Ya Tuhan lindungilah aku".Belum sempat Arjuna menjelaskan Embun Berlari sambil membaca doa ayat kursi dengan suara keras untuk mengusir hantu itu.


"Hahahahaha...gadis bodoh,tapi cukup menggemaskan,mana ada hantu disiang bolong.Arjuna tertawa sejadi jadinya,sampai mengeluarkan air mata,baru kali ini Arjuna bisa tertawa lepas setelah kepergian Adinda.


Setelah kejadian di Danau tadi,Arjuna merasa dia menemukan sesuatu yang hilang dari dirinya.Selama ini dia bagaikan seekor kelinci yang kesepian.Dia tampak tersenyum-senyum sendiri membayangkan tingkah lucu Embun yang mengira dia hantu.


"Siapa gadis menggemaskan itu?,aku belum sempat menanyakan namanya dia sudah pergi".Arjuna berbicara sendiri didalam mobilnya,sesekali dia tampak tersenyum dan fokus mengemudi.Karena hari ini dia ingin sendiri jadi tidak diantar supirnya.Arjuna ingin memiliki waktu Me Time.


Embun yang sudah sampai di Toserba untuk membeli kebutuhan bulanan,pun masuk dengan terengah engah,dia bekeringat karena mengayuh sepeda begitu kencang.


"haaaaaaaah akhirnya aku sampai juga,tapi setelah difikir - fikir kenapa ada hantu disiang hari ya?,apa mungkin itu terjadi?,tapi kalau dia bukan hantu kenapa dia menatapku dengan begitu menakutkan?,kenapa dia bisa menyentuhku?",Aaahh... bisa jadi ada hantu disiang hari seperti di film film.Aaaaahhh entahlah,bodoh amat,mau dia hantu,dedemit,siluman,manusia yang penting aku selamat".Dia terus terusan bertanya tanya dalam hati Sambil mengacak acak rambutnya.


Embun pun memilih-milih barang yang akan dibeli.Saat melihat barang diskonan rasanya Embun mendapat rezeki nomplok.


"Waah sampho ini sedang diskon,beli 2 gratis satu".Kata Embun sangat dan girang.


"Kalau begitu sekarang tinggal cari minyak goreng.Waah ternyata minyak goreng ini tidak diskon.Padahal ini merek yang lumayan bagus.Emmm ambil yang merek ini aja deh,lumayankan Rp.2000 pun bisa untuk tambahan beli yang lain."


Kata Embun lirih dan keluarlah jiwa ibu²nya.

__ADS_1


__ADS_2