
"Ckrak ckrak ckrak" Begitu banyak wartawan mengerumuni Cindy Artis yang terkenal santun.
Tampak Cindy yang begitu kacau sedang membenarkan kacamata yang dikenakannya.Asistennya dan bodyguardnya tampak sibuk melindunginya dari paparazi.
"Maaf ya tolong beri jalan untuk nona Cindy!"Kata Asistennya.
"Nona apa benar anda terlibat konflik dengan tuan Arjuna?".Salah satu dari wartawan itu bertanya.
"nona Cindy tolong sedikit jelaskan nona,nona nona nona".Semua wartawan itu sibuk mengejar Cindy tapi dengan cepat Cindy masuk kedalam mobilnya sambil dilindungi oleh bodyguardnya.
"Aaaaaarrrggggghh,Rasanya aku ingin mati saja".Kata cindy sambil menjerit dan merintih.Air matanya terus mengalir deras.
"cindy sudahlah tenang,kamu jangan seperti ini.Nanti kamu bisa sakit".Kata Asistennya.
"Diaaaaammmm".Terik Cindy kesal sambil menangis
dan menatap tajam asistennya.
Asistennya pun terdiam tanpa kata.
"Ya Hallo,ooh baiklah."Tampak Asisten cindy menerima telepon dan sepertinya orang diseberang sana meminta untuk berbicara pada Cindy.
"Nona,Manager Ade ingin bicara"Kata Asisten itu memberi tahu.
"Berikan!"Perintah Cindy.
"Kak,bagaimana,apa sudah kelar masalah ini,aku sudah tidak tahan lagi,aku sudah dua hari tidak bisa tidur,rasanya aku ingin menghilang saja didunia ini,kakak bantu aku!".hiks hiks hiks hiks.Kata Cindy menangis terseduh seduh.
"Iya kakak,berusaha membujuk tuan Arjuna agar kamu tidak perlu kepengadilan.Tapi sepertinya sangat susah".Sudah kakak beritahu kamu harus kendalikan emosi mu,tapi kau tidak dengar haaa."Kata Managernya Kesal.
"Kamu tahu kontrak iklan untuk bulan depan dan kontrak pemotretan mu sudah di batalkan karena kasus ini.Ini semua karena keteledoran mu.Kata Ade kesal.
"kakak,kenapa terus memarahi ku,aku juga tidak mau seperti ini".huhuhuhu.Kata Cindy menangis.
"Yaaa ini kesalahan terbesar mu,ingat itu".Jawab manager Ade sambil menutup sambungan telefonnya.
"Ayo kita kerumah Arjuna."Kata Cindy kepada Asistennya.
"tat tat pii".Asitennya pun menurutinya.
__ADS_1
Dikediaman Arjuna tampak Arjuna sedang melihat berita tentang Cindy.Dia pun tersenyum bangga."Kesalahan terbesarmu adalah berurusan dengan Ku.Arjuna Prmuja". kata Arjuna sinis
"Hahaha,Ternyata hebat juga kamu Endro bisa meng up berita ini begitu cepat.Okay aku akan mengirim bonus untuk mu.Arjuna memang sangat baik hati bukan?"Kata Arjuna dengan narsisnya.
Arjuna pun meraih ponselnya diatas meja dan mentransfer sejumlah uang bonus kerekening Endro.
"Tring".Notifikasi ponsel Endro pun berbunyi.
Endro pun membuka notifikasi itu,dan ternyata tampak tertera nominal yang cukup besar masuk kedalam rekeninganya.
"Waaah gila ini Arjuna,lagi kesambet apa tuh anak?Maunya setiap hari ada tugas begini".Hahahahaha Kata Endro bahagia.
"woooi,thanks yaaa.Sering sering yaaa....😘😘😘ðŸ¤".Kata Endro lewat pesan pribadinya.
"🤮💩💩💩💩😡 Jijik".Balas Arjuna kesal
Endro tertawa terbahak bahak saat melihat emoticon yang dikirim Arjuna.
"Juna juna,sudah lama kita tidak bercanda seperti ini,akhirnya kau sudah kembali seperti dulu lagi".Gumam Endro sambil tersenyum.
"Tuan,ada yang mencari tuan".Kata salah satu dari pelayan Arjuna.
"itu tuan,anuuu,Artis terkenal yang sering muncul di TV."Kata pelayan itu lagi.
"hmmmmm,Okay". Jawab Arjuna singkat.
"Wah wah,ternyata cuma segitu saja,aah enggak seru,belum apa apa sudah nyerah".Kata Arjuna sambil tertawa karena sudah membuat Cindy kalangkabut.
"Haiiii Cindy,Artis papan atas".Sapa Arjuna sambil menuruni anak tangga.
Cindy yang sedang duduk di sofa ruang tamu pun langsung berdiri melihat kedatangan Arjuna.
"Selamat siang tuan Arjuna."Kata cindy menyapa.Dia tampak gugup.Jantungnya berdebar kencang tangannya dibasahi oleh peluhnya.
Saat itu Embun masih didalam dapur dan keluar karena mendengar suara Arjuna.Embun pun berjalan menuju ruang tamu untuk menemui Arjuna sambil membawa sepiring kue kesukaan Arjuna.
Tiba tiba Cindy menghambur kearah Embun dan bersimpuh dibawah kaki Embun.
"Nona Embun tolong maaf kan aku.Aku mohon nona tolong...!!! Aku berjanji tidak akan berlaku kasar lagi kepada siapapun.Huhuhuhu".Kata Cindy sambil memeluk kedua kaki Embun dan menangis terseduh seduh.
__ADS_1
"Cindy apa apaan kamu,ayo berdiri jangan seperti ini,Cindy ayo berdiri cepat.Aduuuh bagaimana ini kakak?"Tanya Arjuna sambil membantu cindy untuk berdiri.
Arjuna hanya tersenyum sinis dan berdecak sambil menggelengkan kepalanya.
"Cindy Cindy....Hanya sebesar itu nyali kamu?,
Aku kira akan menjadi lebih seru jika ini berlanjut".
Kata Arjuna sambil berjalan menuju sofa dengan gagahnya tak lupa ia memasukan tangan kirinya kedalam saku celananya.Itu membuat dia semakin menawan.
"Kakaaaak...!"Kata Embun lembut dan itu membuat Arjuna tersenyum gemas melihat cara Embun memanggilnya.
"Cindy,ayo kamu berdiri dan sudah jangan menangis lagi,aku sudah memaafkanmu.Tapi dengan satu syarat jangan perna kamu merendahkan orang lain lagi".Kata Embun sambil menatap wajah Cindy tajam dan penuh dengan intimidasi.
"Ba ba baik nona,Terima kasih sekali lagi nona".Kata Cindy bahagia.
"Embun,aku tidak setuju,dia harus merasakan atas perbuatannya itu.Jangan hanya dengan meminta maaf semua masalah selesai.Apa dia tahu betapa hancurnya hati seseorang saat itu.Saat dia melakukan kejahatan verbal.Mungkin cuma kata kata saja tapi itu sangat menyakitkan bagi siapapun yang mengalaminya".Kata Arjuna kesal dan suaranya cukup keras saat mengatakan itu.
Cindy pun terkejut dan sangat takut melihat Arjuna yang marah.Tampak tangannya gemetaran dan berkeringat.
Jantungnya seakan mau lepas dari tempatnya.
"Kakak sudahlah,Embun sudah melupakan itu.Oh ya satu lagi,kamu harus meminta maaf pada cleaning servis itu juga".Kata Embun lagi.
"Pa pa pasti saya akan lakukan nona,tapi saya mohon nona dan tuan,tolong cabut perkara ini.Aku mohon,aku baru meniti karir ku dan aku tidak mau karirku hancur karena lebodohanku".Kata Cindy menyesal.
"Tenang saja cindy,ikuti saja syarat yang diberikan Embun,karena ini semua tergantung dengan Embun".Kata Arjuna sambil melingkarkan tangannya kepinggang Embun.
"kakak...iiiss."Kata Embun sambil merapatkan giginya kesal.Arjuna selalu saja bertingkah seperti anjing kecil yang manja.
Cindy tidak percaya dengan kebaikan Embun.Cindy juga sangat bersyukur bisa mengenal Embun yang begitu baik.Andai saja bukan Embun orangnya bisa lebih berantakan karirnya.
"Nona,maafkan aku sekali lagi,ternyata hati nona begitu baik,dan tuan Arjuna sangat beruntung bisa mendapatkan nona yang seperti malaikat".Kata Cindy sambil meneteskan air matanya.
"Aku tidak akan melupakan kebaikan nona.Aku juga tidak bisa membayangkan dengan orang tua ku jika mereka terkena imbas dari masalah ini.Pasti mereka akan sangat malu".Kata Cindy sambil menatap Embun.
"sudahlah,semoga ini menjadi pendewasaan dirimu,jangan bangga dengan jabatan Ayahmu dan jangan bangga dengan namamu sebagai Artis.Karena di langit masih ada langit."Kata Embun dengan sangat elegant.
Akhirnya masalah Cindy sudah terselesaikan dengan baik.Dan Cindy merasa sangat legah.Kini saatnya dia bisa tidur nyeyak lagi.
__ADS_1
"Terimaksih Tuhan akhirnya.Nona Embun sangat berhati lembut bak malaikat.Aku berjanji akan terus mendukungmu.Gumam Cindy sambil berjalan menuju mobilnya.