
"Mang Udin,tolong siapkan pesta kecil di villa ini untuk nanti malam,karena saya mau memberi kejutan untuk Embun".
Perintah Arjuna pada Mang Udin.
"Baik Tuan".Jawab mang Udin sigap.
"Sementara Mang Ujang sudah diberi tahu lebih awal dan mempersiapkan ketring dari Hotel ternama didaerah ini".Semua orang dibuat sibuk oleh Arjuna sang Raja penguasa Villa.
Sementara mbak Inah sibuk dengan pakaian pakaian yang akan dikenakan untuk Arsy serta Hasan.Mbak inah tampak lelah dengan semua pekerjaan yang ia dapatkan.Karena semua serba mendadak.
Mbak Sri dan pegawai yang lain pun sibuk mengontrol dekorasi tempat untuk Arjuna melamar Embun.
Arjuna masih bingung dengan design cincin yang akan diberikan pada Embun.Ia meminta Larisa dan Endro membantu memilihkan design mana yang bagus dijari Embun.
Untuk gaun yang akan dikenakan Embun,Arjuna sudah menyerahkan kepada Larisa.Begitu juga untuk Jas yang akan dipakai Arjuna untuk malam specialnya.
Semua orang di villa itu dibuat sibuk oleh Arjuna,tapi tidak dengan Hasan dan Embun.Hasan yang sudah tahu kalau malam ini adalah malam special untuk Embun pun selalu terharu saat melihat wajah Embun.
"Aku tidak menyangka ternyata gadis kecilku sudah tumbuh menjadi dewasa dan sebentar lagi akan menjadi calon istri seorang pria yang luar biasa".Gumam Hasan saat melihat Embun dan Arsy bermain bersama.
Seakan hatinya ragu untuk melepaskan putri kecil kesayangannya kepada Arjuna.Ia belum siap jika Embun harus pergi meninggalkan dirinya dan pergi bersama suaminya kelak.Matanya pun mulai berkaca kaca membayangkan itu semua.
Setiap seorang ayah akan merasa sedih jika putri yang dianggapnya masih kecil akan berumah tangga,otomatis ia akan jarang bertemu dengan putri yang sedari bayi ia rawat hingga dewasa.Setelah dewasa putri kecilnya itu akan diserahkan kepada pria yang sudah menjadi jodohnya kelak.Ada secuil ketidak relaan tersimpan dihatinya.
Setiap ayah akan tidak rela jika putri kecilnya yang dahulu ia rawat dan besarkan dengan kedua tangannya itu disakiti orang lain yang baru bertemu diusiannya yang dewasa.Sementara seorang ayah rela membanting tulang hingga bermandikan peluh untuk membuat anaknya tetap tersenyum.Rasanya akan sakit sekali jika kelak nanti anaknya menikah dan merasakan sakit hati karena suaminya.
Hasan tidak merasakan butiran kristar lolos dari pelupuk matanya dan membasahi kedua pipinya.Segera ia menghapusnya dengan kedua tangannya.Ia merasa tenggorokannya sakit menahan isak tangis.Tapi karena ia takut ketahuan Embun akhirnya ia berjalan memasuki kamarnya.
Hasan memandangi foto mendiang istrinya.Dalam hatinya ia merasakan kebahagiaan karena Embun bertemu dengan laki laki yang begitu sangat menghormati dirinya.Walau dia tahu Arjuna seorang presdir tapi saat bertemu dengan Hasan ia adalah seorang pria yang sederhana yang siap menjaga putrinya kelak.
"Anggun anak kita sebentar lagi akan menikah,dan malam ini pria yang akan menikahinya adalah Arjuna.Menurut ayah dia pria yang baik dan bertanggung jawab.Andai kamu masih disini,pasti kamu akan seperti ku.Tidak akan berhenti mengeluarkan air mata".Kata Hasan sambil mengusap foto istrinya yang ada di dompetnya.
Karena hanya itu yang tersisa setelah kebakaran waktu itu.
Embun masih belum sadar dengan keadaan sekitar yang sibuk karena ulah sang Raja Penakluk.Embun masih sibuk bermain bersama Arsy dikamar Arsy.
Sementara Arjuna masih sibuk dengan pilihan pilhan design cincin yang dikirimkan oleh Endro.
Ia meminta pegawainya untuk mengantarkan semua design terbaru dari toko perihasan miliknya.Sampai akhirnya ia menemukan design yang menurutnya simple dan mewah.Sebuah cincin bermata berlian yang mungkin harganya sangat fantastic.Cincin itu limited edition karena hanya di buat satu seri saja.
__ADS_1
Arjuna memang sangat pintar dalam berbisnis berlian.Ia kan meluncurkan produk hanya satu atau dua seri saja.Arjuna tidak suka dengan apapun yang menurutnya pasaran.Karena dia tahu pasarnya adalah orang kalangangan atas.Dan pasarnya adalah ibu ibu sosialita,artis,pejabat serta miliyader.
"Embun semoga kamu menyukai pilihanku".Gumamnya.
Arjuna pun tidak sabar menunggu jam 20.00 wib.Hatinya mulai berdebar karena malam ini adalah malam pengakuan untuk Arjuna.Dan malam ia akan melamar Embun.Untuk mengatasi kegugupannya Arjuna berolahraga kecil dikamarnya.push up dan sit up sampai akhirnya ia merasa lelah.
Ditempat lain Embun diminta untuk bersiap siap karena sudah pukul 15.00.Embun diajak oleh Mbak inah masuk kemar.
"Nona ayo cepat nona bersiap siap karena sebentar lagi akan ada tamu special datang kesini,jadi nona harus tampir secantik mungkin agar klien tuan Arjuna terpukau".Kata Inah berbohong.
"Saya mau diapai mbak?"Kata Embun bingung.
"Sudah turuti saja mereka nona".Kata Mbak inah sambil tersenyum bahagia.
Embun pun menoleh kebelakang melihat inah yang tidak ikut bersamanya.Embun dibawa dengan dua orang wanita cantik.Yang ternyata adalah Pegawai salon ternama langganan ibunya yang sengaja dipanggil Arjuna untuk memanjakan Embun.
Setelah selesai facial,waxing,lulur,pedikur menikur,krimbart,totok wajah.Semua segala kegiatan yang di perintahkan Arjuna untuk merubah Embun pun dilakukan.
Dan tibalah merias Embun.Arjuna juga memanggil MUA ibu kota yang terkenal harganya melangit untuk me make over wajah Embun.Kini Embun hanya bisa pasrah dan menuruti apa kata mereka.
Akhirnya Embun pun selesai dimake over oleh sang make up Artis.Embun sangat terkejut dengan penampilannya yang baru.Embun pun sampai tidak mengenali dirinya saat berdiri didepan cermin.
"Waaah nona anda cantik sekali,seperti seorang bidadari".Kata Nana si make up Artis.
"Aah mbak,bisa saja".Katanya malu malu.
"Pasti tuan Arjuna akan pangling melihat nona".Kata nana lagi.
Embun hanya bisa tersenyum malu.
"Wah apa benar ini aku,kenapa aku bisa secantik ini?"Gumam Embun tidak percaya.
Embun memakai gaun putih panjang,dan belahanya sedikit tinggi hingga paha,dan itu membuat dia agak sedikit tidak nyaman.Bagian dada tertutup tapi tidak dengan punggungnya.Embun masih belum terbiasa dengan model baju seperti itu.
Arjuna pun sudah selesai dan tampak dia sedikit gugup.Arjuna terlihat sangat tampan dan manly.Rahangnya yang tegas,bahunya yang bidang.Tingginya yang proposional Itu adalah impian setiap laki laki.Arjuna bersyukur Tuhan memberikan semua itu padanya.
Waktunya pun sudah tiba,jam menunjukan pukul 20.00 Wib.Arjuna meminta semua orang untuk menikmati hidangan.Sebenarnya tamunya tidak ada yang istimewah,hanya mereka mereka saja yang ada divilla itu.Tapi karena Arjuna orang yang super perfectionis jadi semua harus lengkap.
Tampak seperti acara pesta pernikahan di sebuah taman yang diadakan di outdoor.Lampu lampu berkerlap kerlip menghiasi taman.Hidangan sudah tertata rapi dimeja.Sebenarnya rencana Arjuna hanya akan makan malam biasa tapi karena Arjuna yang meminta khusus acarapun dibuat mang Ujang sangat mewah.Semua diluar esfectasi Arjuna.Tapi Arjuna sangat puas dengan kerja keras pegawainya.
__ADS_1
Benar benar seperti acara pesta pertunangan yang resmi.Padahal Arjuna hanya ingin melamar Embun dengan cara kekeluargaan.Acara resminya nanti akan diadakan di ibu kota di kediaman YP Group atau di Hotel milik YP Group.
Tidak disangkah ternyata Endro dan Larisa juga datang bersama diikuti oleh pendiri YP Group Yudistira dan Wike.Mereka ingin menyaksikan hari special Arjuna.Karena selama ini Arjuna tidak perna membuka diri dengan wanita mana pun.
Arjuna cukup terharu melihat kedatangan kedua orang tuanya secara tiba tiba.Ternyata ini semua rencana Endro yang memohon mereka untuk datang.Untuk menyaksikan Arjuna bertunangan.
Acarapun segera dimulai.Endro yang membawa acara pun memanggil nama Embun untuk segera keluar villa.Embun sunggu terkejut dengan Acara malam ini.Dia tidak menyangka ternyata begitu indah mereka menghias taman villa itu dengan dekor dekor yang simple tapi cantik.
Karena seharian Embun dikurung dikamar tidak boleh keluar kamar karena ia sedang di make over.
Embun berjalan begitu anggun menyusuri red karpet.Semua orang terpukau melihat keanggunan dan kecantikan Embun malam ini.Arjuna membuka mulutnya
"Waaauw"Kata Arjuna takjub
Wike yang melihat itu pun langsung mengatupkan mulut Arjuna dengan menaikan dagunya.Wike tertawa melihat anaknya sambil menggelengkan kepalanya.
"Tutup nanti masuk lalat,baru tahu rasa"Kata wike meledek.
Arjuna pun tersadar merasa malu dan gugup.
Yudistira tidak menyangka Embun bisa seberkelas itu saat di make over tidak kalah cantik dengan Cellia.Yudistira semakin yakin bahwa pilihan Arjuna sudah tepat.
Arjuna pun dengan segera menghampiri Embun yang masih tampak kebingungan.Arjuna dan Arsy berjalan sambil membawakan bouquet bunga mawar merah kesukaan Embun.Sedangkan Arsy membawa sebuah kertas putih bertuliskan
"TANTE MAMA,MAUKAH KAMU MENJADI MAMA ARSY?"
Embun yang membaca itu pun tampak terharu dan menangis,Arjuna mendekati Embun sambil menyerahkan bouqet bunga mawar kepada Embun.Embun dengan tangan bergetar menerima bunga itu.Tiba tiba Arjuna berjongkok dengan satu lututnya dan mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna hitam serta membukanya.
"Will you marry me?"
Tanya Arjuna sambil menatap Embun.Embun pun tampak shock dan terharu ia menutup mulutnya dengan tangannya.Ia melihat kanan kiri dan mencari ayahnya.Dan ayahnya pun mengangguk agar ia menerima lamaran Arjuna.
Embun masih berlinang air mata karena tidak menyangka akan dilamar Arjuna secepat ini.Jantung Embun terasa berdetak kencang begitu juga Arjuna jantungnya seakan berlompat lompat lepas dari tempatnya.
Semua orang bersorak
"Terima,terima,terima,terima!"Sambil bertepuk tangan.
"Yes I do"Kata Embun sambil terus berlinang air mata haru.
__ADS_1
"Yeeeeysss akhirnya engak jomblo lagi".Kata Endro berteriak.
"Hahahahaha"Semua orang mendengar itu pun serentak tertawa.Arjuna yang mendengar itu pun tersenyum.