Sejernih Cinta Embun

Sejernih Cinta Embun
97.Kejujuran Arsy


__ADS_3

"Papa,kapan papa pulang,Arsy rindu pa...!! Papa masih ingat dengan Arsy kan?"Tanya Arsy dengan suara bergetar melalui sambungan telefonnya.


Arjuna yang mendengar suara Arsy pun seperti tersayat.Setelah ia pulang dari rumah sakit Arjuna masih merasa canggung bertemu dengan Arsy.Arjuna merasa belum siap menjadi ayah karena dalam ingatannya ia belum menikah.


Saat dia tahu bahwa ia punya anak,Arjuna pun shock.Tapi setelah mendengar suara Arsy yang sendu dan lembut mala membuat hati Arjuna merasa ingin memeluknya.Ada rasa bersalah dalam hatinya yang tidak bisa ia ungkapkan dengan kata².


Arjuna terdiam sejenak.Lalu ia pun merespon Arsy.


"Maafkan papa ya Arsy,kalau papa membuatmu terluka?"Kata Arjuna dengan suara bassnya.


"Papa jangan lama² pulang ya pa.Arsy tunggu!".Kata Arsy dengan suara parau.Mungkin Arsy juga sedang menahan Air matanya diseberang sana.


"Baiklah Arsy,nanti sore papa pulang".Kata Arjuna menenangkan Arsy.


"Papa..!!!,Arsy sayang papa,melebihi Papa sayang Arsy".Kata Arsy diseberang sana.


Sontak Arjuna mendengar kata² itu membuat hatinya semakin sakit.Ada rasa nyeri yang amat sangat hingga ia tidak bisa berkata-kata.Tiba² dadanya terasa sesak seakan ingin meledak.Ledakkan didadanya pun mengubah cairan bening yang tanpa sadar keluar begitu saja dari pelupuk matanya.


"Papa juga sayang Arsy".Suaranya bergetar diiringi air matanya keluar tanpa aba².Entah kenapa muncul kerinduan yang menyeruak di dinding hati Arjuna.Ingin sekali ia cepat² pulang dan bertemu Arsy.


Setidaknya ingin memeluknya dan mengucap maaf karena telah melupakan darah dagingnya sendiri.


Arjuna terduduk lemas dikursi kerjanya.Arjuna tampak memejamkan matanya dan menarik nafas dalam.Dia melihat foto Arsy yang ada dilaci mejanya.Arjuna mengmbilnya dan menatap lama foto itu.Dia mencoba mengingat sesuatu tentang foto itu.Tiba² Arjuna mengingat sesuatu yang membuatnya sedikit demi sedikit mengembalikan ingatan Arjuna.Arjuna mengingat sosok adinda saat bersamanya saat hamil yang sedang merajut topi bayi mereka.


"Adinda???apa dia ibu dari anak ku?tapi kenapa dengan air mata ini.Kenapa air mata ini mengalir begitu saja saat aku mengingat adinda?Kata papa aku menikahi dia karena kesalahan,bukan karena cinta,tapi kenapa begitu sakit dada ini?".Kata Arjuna sambil menghapus air matanya.Hatinya terasa pilu saat mengingat Adinda.


Arjuna berlari keluar dari kantor.Arjuna menelfon paman Iyat untuk mengantarnya pulang kerumah utama.


"Paman antar saya kerumah utama!"Kata Arjuna tergesah-gesah.


"Baik tuan".Kata paman iyat dan melaju dengan mobilnya meninggalkan Kantor YP Group.


(Dirumah utama)


"Omaaa....omaaaa!! Teriak Arsy mencari wike.


"Iya sayang,ada apa?"Kata wike mendekati Arsy.


"Oma,papa mau pulang".Kata Arsy bahagia.


"Benarkah?syukurlah!!! Kata wike sambil memeluk arsy.


Tiba² Cellia datang dengan membawa sebuah paper bag besar ditangannya.


"Hallo Arsy anak tante yang manis! apa kabar?"Sapa Cellia dengan senyum ceria.


Wajah ceria Arsy berubah seketika,ia hanya menatap cellia dengan tatapan yang tidak bisa ditebak.Mimik wajahnya datar dan misterius.


"Hallo tante,apa kabar?"Sapa cellia pada wike.

__ADS_1


Mereka pun saling berpelukan.


"Tante baik nak".Kata Wike dengan sedikit senyum dipaksakan.


"Arsy lihat tante bawa apa ini?.Taaaaadaaaaa!!!"


Cellia mengeluarkan sebuah kotak berisikan mainan boneka barbie yang cukup mahal.


Arsy menerima mainan itu dengan wajah yang biasa saja.


"Terima kasih tante!"Katanya dengan mimik wajah yang sendu.


"Sebentar ya nak,tante angkat telefone dulu".Kata Wike memberitahu Cellia.


"Baik tante".Kata Cellia mengangguk.


"Arsy coba buka deh,mainannya pasti Arsy suka".Kata Cellia.


Arsy pun menuruti apa yang dikatakan Cellia.Boneka itu ada sepasang,Barbie dan Ken.


"Gimana,cantik kan? Tanya Cellia.


"Cantik tante,ini papa ini tante?"Kata Arsy.Cellia tersenyum bahagia mendengar itu.Tak lama kemudian Arsy melanjutkan kata²nya.


"Ini tante cantik,Embun".Kata Arsy dengan polosnya.


Sontak wajah Cellia berubah menjadi muram.Ada api kemarahan disana.Kesalnya kian meledak saat mendengar nama Embun disebut dari bibir mungil Arsy.


Arsy melihat Cellia seperti itu pun tampak ketakutan.Tubuhnya mulai gemetar melihat Cellia yang wajahnya tiba² berubah menjadi seperti nenek sihir.


"Tante Embun,Arsy lebih menyukai tante Embun bukan tante Cellia.Tante Embun baik tidak seperti tante Cellia".Kata Arsy berteriak sambil menangis.


"Kamuuuu,astagah menyebalkan sekali anak ini!"Kata Embun dan ingin melayangkan tangannya ke arah Arsy tapi tertahan karena ini rumah Arjuna.


"Hikshikshiks,tante jahat,tante mengambil papa dari tante cantik dan Arsy.Arsy benci tante".Kata Arsy berteriak dengan suara parau.


Wike yang masih dikamarnya tidak mendengar Arsy menangis.Mbak susi berlari dan ingin melihat Arsy yang menangis.Tapi.Saat Arsy sedang menangis Cellia tampak mencengkram lengan Arsy dengan kasar.


"Kamu,anak kecil yang menyebalkan.Karena ibumu aku tidak bisa mendapatkan Arjuna.Heeeeh..!! Aku bersyukur ternyata ibu mu meninggal dan aku tidak perlu mengotori tanganku untuk menyingkirkan ibumu".Kata Cellia sambil berjongkok menyeimbangi tinggi Arsy.


Arsy mendengar itu air matanya tumpah.Anak sekecil itu harus mendengar kata² yang tidak layak untuk didengar.Dibelakang Cellia ternyata Arjuna sudah mendengarkan semua apa yang di katakan Cellia.


"CELLIAAAAAA,MENYINGKIR KAU DARI HADAPAN ANAK KU!!!! Bentak Arjuna dengan suara yang menggelegar.


Raut wajahnya penuh kemarahan yang luar biasa.Tatapannya tajam menusuk jantung Cellia.Cellia terkejut mendengar bentakan Arjuna.Cellia tidak bisa lagi menghindari kemarahan Arjuna.Wajahnya diselimuti kegugupan.


"Mbak susu,ajak Arsy masuk"!Perintah Arjuna pada mbak susi.Mbak susi pun mengajak Arsy masuk kekamarnya.


"Apa maksudmu mengatakan itu pada anak kecil yang tidak tahu apa²? Kata Arjuna kesal.

__ADS_1


"Sayang,bu bu bukan itu maksud ku"!Aku mengatakan kalau ibunya sudah menghancurkan hubungan kita".Kata Cellia gugup.


"Cellia,tolong kau pakai hatimu sedikit saja"!Dia tidak salah,aku yang salah.Jika kau mau marah seharusnya marah padaku"!Aku mohon.Aku tidak bisa membiarkan dia menderita,karena dia anakku!"Kata Arjuna menahan air mata dan terdengar suaranya bergetar.


"Sayang,maafkan aku!!Kata Cellia sambil memeluk tubuh Arjuna.Tapi Arjuna segera melepaskan pelukan Cellia.


"Sekarang,kamu pulang dan nanti kita bertemu.Urusan kita belum selesai".Kata Arjuna dengan sorot mata penuh kemarahan.


Arjuna pun pergi meninggalkan Cellia menuju kamar Arsy.Cellia tampak mengepalkan tangannya dengan kesal.


"Awas kamu Arjuna!!!"Katanya kesal.


Setelah Selesai menelfone Wike keluar dari kamar dan mencari Cellia dan Arsy.Tapi dia tidak menemukan Cellia.


"Dimana Cellia dan Arsy tadi bik?"Tanya pada ART nya.


"Sudah pergi nya,tadi baru saja! Nona Arsy masuk kekamarnya dengan mbak susi nyaa!"Jelas ART itu.


"Kenapa Cellia pergi tidak berpamitan"Gumam Wike.


Wike pun masuk kembali kekamarnya untuk beristirahat.


Sementara Arjuna datang mengetuk pintu kamar Arsy.


"Tok tok tok"!


"Boleh papa masuk?"Kata Arjuna sambil kepalanya masuk kedalam pintu sementara badannya masih diluar.


Arsy melihat papanya datang dengan antusias pun memeluk tubuh Arjuna.Sambil menumpahkan rasa kesal dan sedih yang ia rasakan.


"Papaaaa,papa masih sayang dengan Arsy?"


Tanya Arsy sambil terisak-isak.


"Arsy kenapa kamu bicara seperti itu?"Tanya Arjuna sedih.


"Papa,kata Tante Cellia,Mama yang sudah mengambil papa dari tante Cellia.Bukannya tante Cellia yang mengambil papa dari Arsy dan tante cantik?"Kata Arsy dengan kepolosannya dan kejujurannya.


Sontak Arjuna mendengar itu pun terkejut.Arjuna meminta Arsy untuk menjelaskan apa yang dia maksud.


"Sayang,siapa tante cantik itu?"Tanya Arjuna penasaran.


"Papa jahat,kenapa papa tidak ingat juga dengan tante cantik.Kemaren papa tidak ingat Arsy sekarang papa tidak ingat tante cantik".Jawab Arsy kesal dan wajahnya penuh kesedihan.


"Maaf kan papa nak,papa belum terlalu sehat,boleh papa tahu tante cantik siapa?"Kata Arjuna dengan menyentuh kedua tangan Arsy lembut.


"Papa,tante cantik itu,tante Embun loh pa!!Arsy rindu dengan tante cantik pa,ayo pa kita bertemu tante cantik".Kata Arsy mendongak menatap kearah Arjuna.Wajahnya yang masih polos dan penuh kejujuran pun menyentuh hati Arjuna.


"Sayang terima kasih nak,diantara semua orang disini.hanya Arsy saat ini yang paling papa percaya.Nanti kita bertemu tante cantik ya sayang".Kata Arjuna sambil memeluk tubuh Arsy dan mengecup puncak kepalanya.

__ADS_1


"Maafkan papa kalau papa membuat Arsy menunggu".Kata Arjuna lagi.


Rasa ingin tahunya tentang wanita yang bernama Embun itu pun semakin kuat.Arjuna tidak percaya dengan siapapun saat ini.Dia akan menyelidiki sendiri tentang dirinya dan wanita itu.


__ADS_2