
"Tuan besok kita akan meninjau perkembangan proyek Showroom di Kota Y."Kata Ridwan kepada Arjuna sambil membawa begitu banyak berkas ditangannya.
Arjuna yang masih fokus pada laptopnya pun seketika mengalihkan pandangannya pada Paman Ridwan."Okay,paman besok siapkan saja jam berapa kita pergi".Kata arjuna.
"oh ya beri tahu sekalian pada Endro untuk menghandel bisnis kita dengan Perusahaan MCT Group".Jelas Arjuna pada Ridwan.Ridwan mengangguk dan membungkukan badan untuk permisi keluar.
Arjuna melanjutkan pekerjaannya yang tadi tertunda,dia sangat fokus kalau sudah mengenai pekerjaan sampai kadang lupa untuk makan siang.
"Jun.....Apa apaan si kamu,masak iya aku yang handel proyek dengan MCT Grop?".
Kata Endro dengan sedikit kesal,sambil mendaratkan tubuhnya di sofa.
"Hmmmmm".jawab Arjuna dengan santai dan masih fokus pada laptopnya.
"Jun,tapi kan ju..Aku tuh malas sekali bertemu dengan cellia,dia itu terlalu menjengkelkan,banyak maunya".Kata Endro sedikit memelas dan ada nada penolakan.
__ADS_1
"Hmmm kau mau atau tidak?atau mau aku potong gajimu bulan depan.!?".Jawab arjuna dengan santai sambil memandang endro dengan sorot mata penuh penekanan.
"ooh bubukan itu maksudku".jawab endro dengan gugup.
"Dasar...mentang mentang boss,seenaknya saja.gini nih kalau kelamaan jomblo jadi emosian".Gumam endro sambil memandang arjuna dengan sudut ekor matanya.
Embun pulang kerumahnya untuk mengambil baju baju bersih dan membawakan makanan untuk ayahnya yang sedang stand by menjaga ibunya dirumah sakit.Ayahnya meninggalkan ibunya sebentar ke ruang dokter.
"Dokter bagaimana keadaan istri saya?".tanya ayah embun pada dokter.
"Begini pak,kami sudah melakukan dan mengusahakan yang terbaik. Therapy obat obatan untuk istri bapak,tapi ternyata itu tidak berhasil dan ternyata cairan yang ada diparu paru istri bapak semakin banyak,dan itu harus dilakukan operasi untuk mengeluarkan cairan parunya pak.Tetapi untuk itu kami harus merujuk istri bapak ke Rumah Sakit yang memiliki peralatan medis lengkap yang ada dikota besar.Untuk mengetahui lebih lanjut penyakit istri bapak sudah mencapai tingkatan mana itu juga salah satunya.Kemungkinan saja ini menuju menjadi kanker paru paru".Jelas Dokter kepada ayah anggun.
"Ayah,dari mana?".Tanya embun.Embun pun memperhatikan wajah ayahnya yang tampak sedih tidak seperti biasa.
"Ayah,Ada apa yah,ayo cerita sama embun,apa yang ayah sembunyikan?".Tanya embun penuh selidik sambil menghapiri ayahnya yang masih berdiri didepan pintu kamar Rumah Sakit.
__ADS_1
"Ayah baru saja menemui dokter."Kata ayah embun sambil berjalan mendekati istrinya yang masih terbaring lemah.
"Jadi apa kata dokter yah?".Tanya embun penasaran.Ayah embun mengajak embun keluar ruangan dan menjelaskan apa saja yang di katakan dokter.Embun yang mendengar itu pun seketika mengeluarkan cairan bening yang tak bisa dia tahan.wajahnya memerah begitu juga hidungnya,dia memeluk ayahnya.Ayah embun mengatakan pada embun kalau dia harus menjual Toko bunga mereka dan menjual kebun bunga mereka.Tapi embun sedikit keberatan karena itu adalah harta satu satunya milik ayahnya dan kebun itu tempat mereka mengais rezeki.
Embun menggenggam tangan ibunya sambil menciumnya dan terisak.
"Ibu,kuat ya bu,embun akan usahakan agar ibu cepat sembuh".Kata embun.Ibu embun mendengar itu hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil menitikan air mata.Ibu embun tidak sanggup untuk bicara,karena dadanya sangat sesak,tapi dia masih bisa mendengar apa yang di ucapkan embun.
Ayah embun menepuk bahu embun dan berbisik untuk segera menyiapkan sertifikat surat tanah dan toko bunganya.Dan meminta embun untuk pergi kerumah juragan tanah yang ada didesanya agar bisa membeli tanah mereka dan toko milik ayahnya.Embun dengan berat hati mengikuti perintah Ayahnya dan segera pulang kerumah.
Embun mengendarai sepeda motor tua milik ayahnya menuju rumah juragan tanah itu.
"Assalamualaikum Tuan?".Kata Embun sambil clingukan kekanan kiri.
"waalaikum salam".Jawab seorang laki laki paru baya."Tuan saya Embun,anak bapak Hasan".Kata embun sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dan tersenyum manis."Oooh anak Hasan yang punya perkebunan bunga itu?".Tanya juragan tanah itu,juragan itu bernama Jamal,dia terkenal baik dan dermawan.
__ADS_1
"Ada apa nak kamu datang kemari?" Tanya pak jamal pada bun.Embun pun menceritakan maksudnya.Tapi pak jamal kali ini tidak bisa membantu karena dia juga baru membeli tanah.Embun yang mendengar itu pun tampak lemas dan kecewa.Tapi tuan jamal menyarankan untuk menjual pada temanya.
Pak jamal tampak menelfon seseorang dan berbincang cukup lama."Nak mungkin ini rezki kamu nak,ternyata anak teman saya itu sedang berada disini,semoga dia mau bantu kamu".Kata pak jamal pada embun sambil menghisap cerutu yang ada ditangannya."Kalau begitu kita segera menemuinya,pak".Kata Embun dengan semangat.