
Waktunya telah tiba,hari yang ditunggu tunggu oleh masyarakat di Desa Embun.Hari dimana semua masyarakat dari golongan bawah menengah keatas bisa menikmatinya.Hari ini adalah hari Pesta Rakyat yang setiap tahunnya selalu di adakan untuk memberi hiburan pada penduduk desa ini.
Pesta rakyat ini sudah menjadi tradisi turun temurun.Begitu juga dengan keluarga besar YP group.Mereka menjadi pendonasi terbesar pada pesta rakyat tersebut.Dahulu Almarhum kakek Arjuna yang selalu menjadi tamu utama ,kemudian ayahnya kini Arjuna lah menjadi penerus satu satunya di YP Group.
Di kamar kerja tampak Arjuna sedang mematung memikirkan bagaimana dia akan memberi tahu pada Embun siapa sebenarnya dirinya dan apa sebenarnya yang ia lakukan selama di kota Y ini.Dia takut saat Embun tahu siapa dirinya Embun akan menjauh dari dirinya.Karena perbedaan yang sangat jauh diantara mereka berdua.
Arjuna masih terus memikirkan bagaimana cara untuk berterus terang pada embun.Arjuna berjalan menuju balkon dan menghisap rokok yang ada ditangannya.Tapi dia masih belum bisa berterus terang pada Embun.Hatinya kian dilema dan takut kehilangan embun menghantui fikirannya.
Pesta rakyat itu diadakan di Aula dekat danau.Tampak semua para pegawai pemerintahan sibuk dengan tugas masing masing.Embun dan Ayahnya juga ikut sibuk karena mereka mendapat pesanan bunga untuk acara tersebut.
"Ayah,ternyata ayah dari kemarin sibuk karena ada pesanan bunga untuk acara pesta rakyat toh?"
Tanya Embun.
"Hehe,iya nak.Alhamdulillah nak.Mbak inah yang merekomendasikan nak.Ternyata toko bunga kita sudah mendapat rekomendasi dari perusahaan apa ya lupa ayah namanya,IP group atau YP group yaaa...aduh lupa ayah.pokoknya perusahaan otomotif terbesar di Asia nak.Terus kabarnya Presdir perusahaan itu sangat tampan nak,tapi sayang dia angkuh dan dingin.Yang ayah dengar sih begitu.Namanya juga katanya.Jelas ayah sambil tersenyum.
"wah wah ayah sudah mulai ikutan ghibah yaa...Bisa bisanya mengghibah presdir YP Group lagi.Ledek Embun tertawa sambil menutup mulutnya.
"Tapi ayah dengar dia juga sudah punya anak terus istrinya meninggal karena kecelakaan.Kata orang orang anaknya usia 5 tahunan.Nah dari semenjak kejadian itu Presdir itu menjadi dingin dan tidak perna tersenyum.Jelas ayah antusias.
"Hahahaha,embun enggak habis fikir,ternyata ayah sekarang sudah mulai tertular virus ghibah.hahaha hahaha.Embun terus tertawa karena ayahnya yang pendiam ternyata ada bakat mengghibah.
"hahahaha".Ayah embun ikut tertawa dan dia juga merasa aneh kenapa jadi terpapar virus ghibah.
Mereka berdua menyiapkan rangkaian bunga yang dipesan oleh pihak penyelenggara Pesta rakyat di desanya.Dengan sangat telaten embun merangkai bunga mawar merah berbentuk hati ditengahnya.Dikombinasi dengan bunga mawar putih.Embun memang ahli dalam merangkai bunga.Embun akan tahan berjam jam untuk merangkai bunga hingga lupa makan.Karena memang dia sangat menyukai bunga dan merangkai bunga menjadi hobbynya.
Bunga bunga pesanan untuk pesta rakyat pun selesai dia rangkai dan siap untuk dipajang di Aula.
Sebuah mobil bak terbuka datang untuk menjemput bunga bunga cantik itu.
__ADS_1
"Nak,kita diundang diacara pesta rakyat itu,ini ayah dapat undangan khusus dari pak RT".Kata ayah menunjukan sebuah undangan pada embun.
"Wah wah ternyata ayah sekarang menjadi terkenal ya,ini buktinya pak RT mengundang langsung,pakai undangan resmi lagi.Biasanya cuma ngirim bunga juga pulang".hehehehehe.Ledek embun lagi pada ayahnya.
"Iya dong,percuma toko bunga kita kan sudah naik satu tingkat.YP group loh yang meminta sendiri untuk membeli bunga disini."kata ayah dengan gaya menyombongkan diri yang dibuat buat.
"Hoh ooh"Jawab embun,dengan memanyunkan bibirnya.Membuat ayahnya tertawa lucu melihat embun seperti itu.
Mereka pun bersiap siap untuk datang menuju Aula dimana pesta rakyat diadakan.
Embun dan ayahnya tiba di aula,disana sangatlah ramai banyak para petinggi daerah dan pengusaha pengusaha ternama disana sudah duduk di bangku VIP.Embun tidak menyangka ternyata acaranya sangatlah semarak kali ini.Panitia penyelenggara pun mengundang Artis danggut terkenal ibu kota.
Semua masyarakat pun antusias mau menonton dangdutan.
MC pun sudah menaiki panggung dan acara akan segera dimulai.MC meminta semua para undangan duduk dibangku yang ada di nomor undangan masing masing.Embun dapat tempat duduk di pinggir dan sedikit jauh dari bangku VIP.
Acara kata sambutan dari panitia penyelenggara dan kata sambutan dari pemerintah setempat sudah usai kini masuklah kata sambutan dari Donatur terbesar untuk acara pesta rakyat ini.
Kata MC dengan sangat antusias.
Semua orang bertepuk tangan sangat antusias tapi tidak dengan Embun.Dia sangat shock tidak percaya ternyata yang berjalan di atas panggung menuju podium itu adalah Arjuna yang ia kenal.Selama ini dalam fikiran Embun Arjuna itu pemuda biasa dan seorang ayah yang bekerja di sebuah perusahaan ternama.Ternyata dialah pemilik perusahaan ternama itu.
Jantungnya masih berdegup kencang,benar saja selama ini dia berhubungan dengan orang yang sangat ternama di Asia.Namanya ada disetiap majalah bisnis.Kakinya terasa tidak bertenanga kini dia hanya bisa terduduk di bangkunya sambil menyekah air matanya yang telah lolos dari pelupuk matanya.
Arjuna tidak sendirian ternyata Cellia ada disamping Arjuna sebagai partner bisnis di acara tersebut.Cellia tampak sangat cantik dengan balutan gaun yang elegant.Cellia senyum sangat anggun dan bahagia.
Semua orang bergosip tentang Cellia dan Arjuna.
"Waah cantik sekali wanita itu,mungkin itu calon istri tuan Arjuna."
__ADS_1
"Waah dia seperti boneka barbie yaa,kulitnya seputih Es krim."
"Mereka benar benar serasi".
Semua tamu undangan takjub dengan kecantikan Cellia yang begitu memesona.
Arjuna dengan gagahnya memberi kata sambutan dan mengucapkan terima kasih karena diberi kesempatan untuk bicara di podium.
Arjuna tidak mengetahui keberadaan Embun.Karena Embun juga tidak terjangkau mata arjuna.Embun duduk sangat jauh dari panggung.
Embun melihat keberadaan Arjuna dan dirinya yang begitu jauh pun merasa minder.Embun hanya bisa menatap Arjuna tanpa bisa meraihnya.Didalam hati embun tiba tiba tersimpan bongkahan Es yang membeku.Dadanya terasa sesak menahan kesedihan yang tidak tahu harus bagaimana.
Embun berkali kali menyekah kristalan kristalan dipelupuk matanya yang mulai jatuh tanpa aba aba.
Dia melihat ke elokan Cellia yang begitu cantik.Tubuhnya yang tinggi wajahnya bak boneka kulitnya yang putih dan gayanya serta derajatnya yang setara dengan arjuna pun seketika membuat hati embun remuk.
Embun membandingkan dirinya dengan cellia yang nyaris sempurna.Hatinya seperti teriris,terasa perih dan tidak tahu harus bagaimana.Arjuna sudah turun dari podium dan langsung keluar dari Aula.Diikuti oleh Cellia,tapi Cellia dengan sengaja berpura pura pusing dan meminta Arjuna untuk menggandengnya keluar.Semua wartawan pun mengambil foto mereka berdua.Ini adalah kesempatan bagi para pemburu berita sebagai berita utama di media.
Tiba tiba Arjuna mengirim pesan pada Embun.
Arjuna : Embun kamu ditoko hari ini?
"Triing.".Ponsel embun pun berbunyi.Embun melihat ponsel dan melihat arjuna yang mengirim pesan.Dia pun membaca dan membalasnya dengan suasana hati yang tidak tahu seperti apa.
Embun : aku sedang tidak di toko kak.
Balasnya singkat.
Arjuna : Bisa kita bertemu,ada yang ingin aku bicarakan padamu.
__ADS_1
Embun : Aku ada di aula tempat pesta rakyat hari ini.
"Deg".Jantung arjuna seperti terhenti sesaat.Dia berlari kembali ke aula dan para bodyguardnya pun bingung dengan sikap Arjuna.Arjuna mencari Embun di dalam Aula.Suasana pun semakin ramai karena ada Artis ibu kota yang sedang bernyanyi.