
"Mas,hahaha..."
Emang aku mas mas bakso.Kata Arjuna
"Jadi apa dong,kakak,abang,oppa...?"Tanya Embun kesal sambil mengerucutkan bibirnya yang basah itu.Membuat Arjuna semakin gemas melihatnya.
Arjuna pun mencubit pipinya dengan gemas.
"Aaauuww sakit tau...!"Kata Embun sambil mengelus pipinya.
"Hahaha".Arjuna tertawa terbahak bahak melihat wajah embun yang menggemaskan itu.
"Apa si yang lucu,kenapa kamu tertawa?"Tanya embun heran.
"Kamu".Kata Arjuna sambil mengelus puncak kepala embun.
Embun yang mendengar itu pun pipinya merona malu.Karena baru kali ini ia dipuji seorang pria.
"Hati hati yaa".Kata Embun sambil melambaikan tangannya.
"iya,kamu juga hati hati dirumah."Jawab arjuna.
Malam yang dingin,tapi tidak yang dirasakan Arjuna.Dia merasakan malam ini sangat hangat dan cerah.
Arjuna mengemudi mobilnya menyusuri kegelapan malam,dia membuka kaca jendela mobilnya dan menghirup udara luar dan tercium aroma khas rerumputan basah.Arjuna masih tidak bisa membohongi suasana hatinya yang bahagia.
Arjuna terus tersenyum sambil menggeleng gelengkan kepalanya,dia tidak menyangka kalau Embun sudah menjadi kekasihnya.
Akhirnya Embun mampu mencairkan hatinya yang beku.Arjuna pun menjerit sambil menyebut nama Embun.
"Embuuuunnnnn....."
"Hahahahaa..... "
Diapun tertawa karena tidak bisa menahan kebahagiaan.
Sudah lama sekali Arjuna tidak tertawa selepas itu.Arjuna seperti menemukan hidupnya kembali setelah kematian adinda.Rasa percaya dirinya untuk mencintai wanita lain pun sudah mulai tumbuh.
Andai saja Embun tidak mengungkapkan perasaanya pada arjuna lebih dulu,mungkin saja Arjuna akan terus menjadi pria yang dingin.
Arjuna terus bersiul dan bernyanyi karena suasana hatinya sedang bahagia.
Arjuna tiba di villanya.Biasanya dia adalah sosok pria yang dingin dan tidak perna menyapa bawahanya.Tapi setelah kejadian tadi semua berubah.
"Terima kasih pak".Kata Arjuna pada scurity yang membukakan gerbang.
Dan scurity itu hanya mematung dan menatap arjuna heran.Sejak kapan Arjuna Pramuja mengucapkan terima kasih.Scurity itupun tersadar dengan cepat dia menjawab."Iya tuan sama sama".Katanya sambil terus menatap heran pada Arjuna.
"Selamat malam pak,semoga malam mu menyenangkan".Sapa Arjuna pada seorang scurity yang sedang berjaga dipost dan membuat scurity itu pun shock sampai menjatuhkan rotinya yang sedikit lagi masuk kemulutnya diapun langsung membungkukan tubuhnya untuk memberi hormat pada Arjuna.
"Ma ma malam tuan".Kata scurity itu terbata.
"Ya allah mimpi apa aku hari ini disapa tuan arjuna.
eh sayang rotiku belum lima menit".Kata scurity itu heran dan bahagia sambil memasukan lagi roti kemulutnya yang sempat terjatuh tadi.
Arjuna masih bersenandung lirih sambil berjalan menuju tangga dan menyapa semua pelayan yang ada diruang tamu.Smua pelayan dirumah melihat keanehan pada arjuna malam ini.
__ADS_1
Mbak ina kepala pelayan divilla itu pun merasa ada yang aneh dengan boss nya itu.Mereka pun saling tatap dan mengendikkan bahu masing masing tanda tidak tahu apa yang telah terjadi pada Arjuna.
Mbak ina memanggil lirih pada mang udin.
"Mang sini,cepat sini...Kata mbak ina pada mang udin.
"Eneng opo sih ina?"
Kata mang udin
"Cepat sini dong,lihat tuh tuan Arjuna,abis kepentok apa kepalanya kok tidak biasanya dia seperti itu?"
Kata mbak ina pada mang udin.
"Iyo yo,kok tuan keliatane bahagia mbanget yo na..tumben tumbeneh kita disapa"
kata mang udin.
"Lah iku seng arep aku tanyake loh mang,piyeh toh?
Kata mbak ina sambil memukul bahu mang udin kesal.
"Lah kamu tanya sama aku,lah aku tanya sama siapa ina?Kata mang udin kesal
"Tuhan."Kata mbak ina sambil melengos dan pergi.
"Ya allah ina,piye toh.kok karo Tuhan,tapi bener juga yo ina.
"Ya allah ada apa sebenarnya dengan tuan Arjuna?"
"Eh ina tunggu toh,kok mala ditinggal aku."Kejar mang udin kepada ina menuju dapur.
Arjuna masuk kemarnya dan menjatuhkan tubuhnya ke tempat tidurnya.Diapun merogoh kantung celananya untuk mengambil ponselnya.
Dia pun memberi kabar pada Embun kalau dia sudah sampai.
Arjuna :
"Embun,aku sudah sampai divilla".
Arjuna masih memandangi ponsel miliknya,tapi sudah ada lima menit Embun belum membalas pesannya.Dan itu membuat Arjuna kesal dan gelisah.
"Haaah apa apaan ini,kenapa dia lama sekali membalas pesan ku".kata Arjuna sambil membantik ponselnya ketempat tidur.
Arjuna pun mondar mandi dikamar hanya sambil memegang ponsel miliknya dan menunggu balasan dari Embun.
"Tring".
Pesan pun dibalas Embun dan dengan cepat Arjuna membuka isi pesan itu.
Embun :
"Alhamdulillah,ya sudah kakak istirahat dong".โค๏ธ
"Hahahaha kakak,apa ini emot love?.hahahaa.
hmmmm kakak,tapi unik juga kalau dipanggil kakak".Kata Arjuna sambil berguling guling ditempat tidurnya.
__ADS_1
Kali ini arjuna tidak seperti arjuna yang dingin,ketus,dan tanpa ampun.Kali ini dia berubah menjadi Arjuna yang lembut dan mudah tersenyum.
Pertemuannya dengan embun membawa dampak positif pada dirinya.
Saat dia sedang berguling guling di tempat tidur,arjuna lupa menutup pintu kamarnya dan mbak ina mengetuk kamarnya berkali kali tidak ad respon karena arjuna masih asyik dengan kebahagiaanya sampai tidak mendengar ketukan mbak ina.
Saat ia sedang berguling guling seperti anak kecil mbak ina masuk dan membuat mbak ina shock tanpa kata melihat Arjuna yang bertingkah seperti itu.
"Astaghfirullah,tuan muda?"
Kata mbak ina mengejutkan Arjuna.
Arjuna yang melihat mbak ina sudah didepan pintu dan membawa nampan berisikan segelas teh jahe pun terkejut.Arjuna secepat kilat bangkit dari tempat tidur dan berdiri dengan memasang wajah dinginnya kembali.Terlihat jelas kalau Arjuna sangat malu dan salah tingkah karena tertangkap basah oleh mbak ina.
"**Tuan ini teh jahe nya".
"Letakan disana"
"sekali lagi kamu harus ketuk pintu dulu**."
Katanya dingin.
"Tad tadi...eh Ba baik tuan" Kata mbak ina takut.
"permisi tuan"
"Hmmmm"Jawab arjuna
"Iiisss tadi kan saya udah ketuk pintu berkali kali tapi tidak di jawab,ya saya masuklah,ternyata tuan sedang asyik sendiri,tapi kenapa ya dia jadi seperti itu,kesambet apa si tuan muda,aah gak tau ah pusing".Gumam mbak ina sambil berjalan keluar kamar arjuna.
"Tring".Ponsel milik mbak ina berbunyi
Pesan grup para pelayan dan tukang kebun dan scurity di villa.
Neng Sri :
Hai guys,tau gak tadi aku disapa sama tuan muda.kenapa dia hari ini ya?๐ค
Aku mau pingsan guys rasanya.Dunia ini seperti berbunga bunga ๐บ๐บ๐บ๐บ
Pak Selamat Scurity 2 :
Lah iya,betul aku juga disapa tuan muda,dia bilang makasih.
Pak Jali Kepala scurity :
Aku juga,di sapa tuan muda,kesambet apa ya dia hari ini?Heran๐ค
Mang Udin : Huuussss kesambet!! mudah mudahan tuan muda kesambet malaikat rahmad ๐คญ
Mbak ina : ๐ฉ๐ฉ๐ฉ Aku juga heran dengan tuan muda hari ini,dia berguling guling di tempat tidur seperti kegirangan begitu.
"Semua serentak bertanya tidak percaya :
Apaaaaaaaa????
Yaa begitulah Arjuna yang selama ini dengan sikapnya yang dingin tiba tiba perubahannya yang seperti itu menggemparkan para karyawannya.
__ADS_1