
🌺🌺 Haiii readers mohon dukungannya untuk selalu like dan komen ya guys.Mohon juga kritik dan saran.Oya readers ini masih sambungan flash back eps.8 ya guys 🌺🌺
Saat mbak susi mengangkat telefon dari nyonya besar,mbak susi mendekati Arsy dan berkata :
"Arsy disini dulu ya jangan kemana mana,mbak susi angkat tel****e**fon dari oma dulu ya**." kata mbak susi kepada Arsy.
Arsy hanya mengangguk tanda mengerti.Saat mbak susi mengangkat telfon dan bicara dengan oma Wike.
Arsy melihat sebuah balon yang terbang di udara,dan balon itu sedikit rendah saat arsy mau menjangkaunya balon itu terbang dan menjauh.Arsy tanpa sadar mengejar balon tersebut sampai jauh.
Pada saat itu tampak ramai pembeli dan orang orang berlalu lalang.Arsy sudah tidak lagi ditempat penjual kembang gula,dia sudah sangat jauh mengejar balon tadi.Arsy yang tersadar karena dia sudah tidak berada dikeramaian,diapun panik dia mencoba mencari jalan dimana penjual kembang gula tadi,tp dia tersesat.
Dia sangat takut dan saat itu juga dia menangis sambil berlari tanpa tahu arah dan tujuan kemana,karena pada saat mengejar balon tadi,dia hanya fokus pada balon itu,dan tidak mengingat sama sekali jalan yang dia lalui.
Sementara mbak susi yang sudah selesai telefonan dengan oma wike,mencari dimana arsy.
"Loh dimana nona Arsy? Astagaaaa gawat,bisa mati aku kalau nona arsy hilang,bagaimana caranya aku memberi tahu pada tuan arjuna kalau arsy hilang." Mbak susi pun panik dan dia berlari menuju mobil kalau kalau aray ada dimobil,dia melihat pak ridwan duduk dimobil sambil tertidur didepan kemudi.
__ADS_1
Mbak susi segera mengetuk jendela mobil dengan keras,"Pak...pak..pak...anuu pak,anuuu...." mbak susi terbata bata dan dia tampak panik,tampak air bening dari matanya pun tumpah karena dia ketakutan.
Wajahnya pucat pasih,bibirnya begetar,dan dia berkeringat dicuaca yang dingin,karena dia sangat panik dan takut.
"Ada apa susi,kamu mengagetkan ku saja,".Tanya paman Ridwan.
"Anuuu pak,nonaaa nonaaa arsy hilang."
Paman Ridwan yang mendengar itu terkesiap dan mebulatkan matanya,"Apaaaaaa kata mu?,hilaaang.Bisa mampus kita susi."kata paman Ridwan.
Mereka berpencar untuk mencari arsy kesana kemari tetapi tidak kunjung ketemu juga.Jika melapor polisi pun belum 24 jam sebagai Laporan orang hilang.Ridwan pun menelfon Arjuna,dan menjelaskan apa yang terjadi,Arjuna sangat marah kepada ridwan dan susi,Arjuna panik dan langsung mengajak supir untuk mencari asry,dia juga mengerahkan semua orang divilla untuk mencari arsy.
Tubuh arjuna bergetar mendengar berita itu,ia sangat murka pada Ridwan dan susi,tapi ia masih bisa mengendalikan amarahnya,ia berfikir untuk saat ini lebih fokus mencari Arsy.
Di perjalanan mencari Arsy,arjuna selalu berdoa.
"Ya Allah jagalah dia untuk ku,dia satu satunya hartaku bersama Adinda,aku mohon ,semoga dia tidak kenapa kenapa."
__ADS_1
Wajah arjuna tampak sangat panik,dan sesekali dia menjerit,dan memaki ridwan juga susi, rahangnya mengetat,dan mengepalkan tangannya dengan kuat,seperti siap untuk meninju siapa saja yang didekatnya saat itu.
"Dasaar bodoh,menjaga satu anak kecil saja tidak bejus." Arjuna sambil memukul mukul bangku mobil yang ada disebelah tempat dia duduk.paman iyat pun merasa sangat takut untuk melihat arjuna kala itu,wajahnya merah,matanya juga memerah memancarkan api amarah disana.
Arsy maafkan papa ya nak,kalau papa tidak bisa menjaga mu dengan baik,Arsy papa mohon kau baik baik saja dimana pun kau berada,papa pasti akan menemukanmu.Guman arjuna dalam hati.Hati arjuna terasa perih dia takut terjadi sesuatu yang menimpah arsy,dia tidak sanggup kalau harus kehilangan buah cintanya bersama Adinda.
"Maafkan aku dinda kalau aku tidak bisa menjadi ayah yang baik untuk arsy.Gumam arjuna sambil menahan cairan bening yang akan tumpah di pelupuk matanya.Arjunapun menelfon orang orang besar di kota itu untuk meminta bantuan mencari anaknya.Dia menelfon polisi kota itu untuk mengarahkan anggotanya agar bisa menemukan anaknya.Karena Arjuna berteman dengan kapolres disana.Arjuna juga tidak lupa untuk menelfon mbak inah untuk meminta bantuannya untuk mencari anaknya.
Hujan pun sudah redah,Embun masih terus memeluk arsy dan dia bertanya pada arsy,dimana dia tinggal dan siapa nama orang tuanya,agar dia bisa membantu mencari keluarganya.
"Anak manis,siapa namamu,terus siapa nama orang tuamu? dan dimana tempat tinggalmu?".
tanya embun pada Arsy,sambil terus memeluk arsy dan mengelus kepala arsy.
"Bibi cantik,Namaku Arsy,Nama papa ku Arjuna pramuja,mamaku Adinda wijaya dan arsy tinggal di Kota X".Kata arsy dengan mendongakan wajahnya sambil melihat embun.Embun mendengar itu pun terkejut.
"Waaah rumah mu sangat jauh dari sini sayang,kamu pergi dengan siapa sayang?
__ADS_1
tanya embun pada arsy,tapi sebelum arsy menjawab tiba tiba arsy pingsan dan dia tampak pucat,dia terserang hipotermia dan kelelahan karena terus menangis dan berlari,dia ternyata juga belum makan.Melihat itu embun langsung membawa arsy pulang kerumah dengan menggendong embun kepunggungnya sambil mencari tumpangan.