
"Embun di food truck ada banyak makanan terbaru dari kafe saya.Kamu boleh mampir dan mencobanya nanti disana.Saya permisi dulu ya".Kata Rico pada Embun dengan tersenyum.
"Baik pak.Saya nanti kesana dengan anak saya".Kata Embun sambil melihat kearah Arsy dan lalu tatapannya kembali kearah Rico.Embun tak lupa membalas senyum Rico dengan wajah yang bersahabat.
"Ooh ini ternyata anak Tuan Arjuna ya?"Waah kamu cantik sekali sangat mirip dengan tuan Arjuna".Kata Rico tersenyum menyapa Arsy.Tanpa diberi tahu Arsy juga sangat ramah dan santun pada orang yang lebih tua.Arsy tersenyum manis pada Rico.
"Terima kasih paman".Kata Arsy tersenyum malu.
Rico pun pergi meninggalkan mereka dan menuju foodtruck miliknya.
"Kimmy kamu pasti lelah,kamu bisa kembali kemobil bersama dengan paman iyat".Kata Embun sambil merapikan rambutnya yang tampak berserak karena tertiup angin.Embun pun mengikat rambutnya dengan ikat rambut yang ada didalam tas nya.
"Tidak non,saya ditugaskan untuk tidak boleh jauh dari nona dan nona muda."Jawab Kimmy dengan tegas.
"Iya kalau begitu kamu bergabung saja dengan kami".Kata Embun lagi.
"Tidak non terima kasih.Saya tidur diluar saja".Kata Kimmy menolak.
"Tidak pokoknya kamu harus tidur bersama kami,kalau kamu sakit bagaimana nanti bisa menjaga kami.Haaa?"Kata Embun memberi logika.
"Babaiklah non,terima kasih atas kebaikan nona".Kata Kimmy tampak sungkan.Baru kali ini mendapat Boss yang begitu perhatian pada pekerjanya.
"Waaah hebat...!!!"Benar nona Embun tidak hanya cantik wajahnya tapi juga hatinya.Gumam Kimmy menatap Embun penuh kekaguman.
"Anak² perhatian nanti malam kita akan mengadakan acara api unggun setelah itu kita akan bermain permainan seruh jadi kalian harus bersiap² ya untuk makan malam."Kata wali kelas Arsy dengan pengeras suara.
"Senja pun kian berganti dan kini matahari mulai memasuki peraduannya.Aroma khas hutan pinus masih terus menyeruak diindra penciuman.Terdengar suara serangga seakan bernyanyi menikmati malam yang begitu indah.Tampak rembulan malam yang terang dan bulat sempurnah menerangi semesta.Udara pegunungan yang dingin seakan menusuk.Embun yang masih duduk sendiri menatap langit seakan merindukan sang pujaan hati yang jauh disana.Embun mengambil ponsel yang ada disaku jaketnya dan memotret langit yang dihiasi rembulan diatas sana.Embun tersenyum saat melihat hasil jepretannya.Hatinya tergerak untuk mengirimkan hasil fotonya kepada Arjuna.
"Sayang indah sekali bukan?".
"Andai kakak ada disini pasti akan menjadi lebih indah malam ini".
Tak menunggu lama Embun pun mendapat balasan pesan dari Arjuna.
"Indah seperti kamu.Aaah kakak jadi semakin merindukan kamu". Balas Arjuna melalui pesan singkat.
Tak menunggu lama Arjuna pun video Call Embun.Rindunya kian semakin menggunung saat mengingat wajah istrinya yang membuat candu.
"Sayang kamu sudah makan?"Tanya Arjuna.
"Belum sayang sebentar lagi".
"Oh ya dimana Arsy?"Tanya Arjuna karena tidak melihat Arsy bersama Embun.
"Sebentar sayang,Arsy....!!! sini sayang papa mau bicara".Panggil Embun pada Arsy yang sedang bermain bersama teman²nya.
"Paaaapaaaaa.....!!!! kapan papa pulang?"Tanya Arsy dengan nafas terengah² karena habis berlarian bersama teman²nya.
"Lusa papa pulang sayang.Arsy jangan bandel ya.Jangan buat mama repot ya sayang...!!!"Kata Arjuna mengingatkan Arsy.
__ADS_1
"Baik papa.Udah dulu ya pa.!!!Arsy main dulu".Kata Arsy berlari meninggalkan Arjuna karena sudah tidak sabar ingin bermain dengan teman²nya.
"Astagah Arsy..!!!benar² luar biasa".Kata Arjuna tersenyum.
"Hahaha....sayang sudah waktunya makan malam.Kami makan dulu ya sayang karena sebentar lagi akan ada acara api unggun".Kata Embun memberi tahu.
"Okay sayang kakak juga ada meeting dengan klien."Kata Arjuna.
"Kakak baik² disana ya.I love you".
"I love you too sayang.Kamu juga baik² disana".Mereka pun mengakhiri video callnya.
Dengan perut yang mulai keroncongan Embun pun mengajak Arsy menuju food truck yang sudah dipersiapkan sekolah untuk mereka.Ada beberapa food truck berjajar rapi disana.Embun mencari foodtruck milik Rico dan pandangannya jatuh pada salah satu foodtruck bertuliskan "korean food".
"Mungkin ini milik pak Rico.Karena hanya ada satu foodtruck menyajikan makanan korea."Gumam Embun sambil berjalan mendekati truck itu.
"Sayang kamu mau makan apa?"Tanya Embun pada Arsy.
"Mama,Arsy mau makan ramyoen".Kata Arsy antusia.
"Baiklah sayang...!!!"Sebentar ya.
"Mas ayam goreng pedas satu,Ramyoen dua ya".Kata Embun pada seorang panjaga foodtruck itu.
"mas,truck ini punya pak Rico bukan?"Tanya Embun memberanikan diri.
Malam menunjukkan puluk 19.30 tepat.Para guru dan seluruh siswa bersama² menyusun kayu untuk membuat api unggun.Arsy pun ikut membantu dengan begitu antusiasnya Arsy banyak membawa kayu bakar dengan tangannya.Kimmy melihat Arsy kesulitan pun ikut membatu Arsy membawa kayu bakar milik Arsy.
"Nona Arsy.Sini biar saya bantu".Kata Kimmy mengambil kayu bakar yang Arsy bawa.
"Terima kasih mbak".Kata Arsy tersenyum.
"Kimmy kamu benar² pekah dan sigap."Gumam Embun menatap Kimmy takjub.
"Sayang hati² yaa....!!"Teriak Embun pada Arsy yang berlari kembali mengambil kayu bakar di sebuah gudang penyimpanan.Arsy tidak sendiri ia berasama dengan teman²nya yang ikut mengambil kayu bakar.Sementara Kimmy ikut membantu para guru menyusun kayu bakar.
Arsy dan teman²nya pun kembali membawa sepotong kayu bakar ditangan mereka masing².Mereka begitu antusias untuk membuat api unggun.Karena dengan umur mereka yang masi 6 tahun membuat api unggun adalah hal yang sangat luar biasa.Tema Camping ini memberi didikkan untuk saling bergotong royong dan menciptakan kebersamaan agar tidak ada lagi yang apatis dengan keadaan sekitar.Hal itu sangat baik untuk perkembangan sikap saling perduli untuk anak seusia Arsy.
Tak menunggu lama kayu untuk api unggun pun siap disusun dan siap untuk dibakar.Semua peserta camping sangat antusias dan begitu menunggu moment terbaik ini.Seorang petugas mengguyur kayu itu dengan minyak tanah dan membuat api itu basah.Aroma minyak tanah begitu menusuk ke indra penciuman setiap orang disana.
"Ayo murid² kita nyalakan obor dan kita bakar bersama ya...!!!"Kata Wali kelas mereka.
" Satu,dua ,tiiiiigaaaa...!!!"
Semua para murid melempar obor yang mereka pegang kedalam tumpukan kayu yang sudah tersusun rapi seperti gunung.
"Yeeeeyyyy....!!!"Horeeeee....!!!"Para murid bersorak gembira.
Tampak Api menyala dan melahap seluruh kayu yang mereka susun rapi.Tapi ada hal yang tidak mereka sadari ternyata tumpahan minyak tanah itu menetes dan membuat api yang begitu besar menyambar disetiap bekas tumpahan minyak tanah yang terjatuh ditanah dan menciptakan api baru yang menyala dan menuju disebuah tenda.
__ADS_1
Saat hal itu terjadi Embun sedang berada di tenda untuk mengambil kameranya.Ia ingin mengabadikan momen indah itu.
Semua orang tidak menyadari hal itu.Mereka tampak sangat bahagia sambil bernyanyi bersama menikmati momen indah itu.Saat mereka sedang asyik bernyanyi tiba² sebuah tenda terbakar dan itu membuat salah satu dari peserta camping menjerit dan mengagetkan yang lain.
"Aaaapiiii....!!!.kebakaran....kebakaraaan ituuuu...!!!"Kata Orang tua murid yang menyadari ada tenda yang terbakar.Semua orang panik dan membuat para orang tua mencari anak mereka dan menyelamatkan anaknya masing².
"Arsy juga tampak kebingungan mencari Embun.Ia tampak menoleh kesana kemari tapi tidak melihat wajah Embun.Kimmy menarik tangan Arsy dan itu mengejukan Arsy.
"Mbak mama dimana?"Tanya Arsy dengan air mata yang tidak terbendung karena ketakutan.
"Sebentar ya sayang mbak cari mama dulu.Kamu disini dulu bersama mereka."Kata Kimmy menenangkan Arsy.
"Buk titip Arsy sebentar saya mencari mamanya dulu".Kata Kimmy pada wali kelas Arsy.
"Iyaaa kamu hati² ya....!!"Kata orang itu.Kimmy mengangguk dan langsung berlari mencari Embun.Tenda yang terbakar itu tidak terlalu jauh dari tenda milik Embun dan Arsy.
"Ah ini dia akhirnya ketemu".Kata Embun dan ia mendengar keributan diluar dengan rasa penasaran Embun pun keluar dari tenda dan mendapati Kimmy sudah ada didepan tenda mengejutkan Embun.
"Astagah Kimmy kamu mengejutkanku saja".Kata Embun membuang nafas kasar.
"Nona syukurlah nona baik² saja.Non ayo cepat keluar dari sini.Ada kebakaran disana".Kata Kimmy menunjuk arah tenda yang terbakar.
"Astagah Arsy...Arsy dimana?"Tanya Embun pada Kimmy.
"Arsy tadi saya titipkan pada seorang guru disana."Kata Kimmy menjelaskan.
"Ayo kalau begitu cepat kita kesana.Saya takut terjadi sesuatu pada Arsy.
Mereka pun berlari menuju tempat para siswa berkumpul dan alangkah terkejutnya Embun dan Kimmy tidak menemukan Arsy dan guru itu.
"Permisi buk,anda melihat Arsy tadi?"Tanya Embun yang jantungnya mulai tidak menentu.
"Tadi disini,loh dimana Arsy?"Tanya Wali kelasnya kepada orang disana.
"Tidak tahu,bukanya tadi ada disini?"Kata mereka dan semua orang disana pun penuh tanya karena Arsy tidak ada bersama mereka.
"Tadi saya menitipkan dengan salah satu guru disini".Kata Kimmy memberi tahu wali kelas mereka.
"Guru,kami hanya ada Empat orang guru disini.Guru yang mana yang anda maksud?"Kata wali kelas mereka.Tampak Empat orang guru wanita berbaris rapi menggunakan jaket dan pita pengenal dilengannya.Kimmy tampak bingung karena guru yang ia maksud tidak ada disitu.
"Apa jangan² ada penyusup disini?"Kata Kimmy dengan membulatkan matanya Sempurna.Semua orang pun terkejut mendengar perkataan Kimmy.Begitu juga Embun dan tidak bisa berkata² ia pun jatuh terduduk karena kakinya tiba² gontai.
"Arsyyyy....!!!!.Pekik Embun sambil menangis sejadi²nya.
"Hidup itu seperti mendaki gunung.Ada medan yang tidak semua baik dilalui kadang terjal dan licin.Tapi disaat sudah mencapai puncak semua akan tampak indah dan tampak sangat mengagumkan dipandang mata".
(Embun).
Hal ini seperti yang sedang dialami Embun.Setiap perjalanan hidup itu tidak semuanya mulus akan ada masalah yang menimpah tapi bagaimana seseorang menyikapi dan menyelesaikan masalah itu dengan baik.Saat ini Embun dan Arjuna sedang diuji dalam pernikahan mereka.Akankah mereka kuat menghadapinya?
__ADS_1